AS dan Iran Hanya Perang Kata-kata, Pakar: Mereka Hanya Bersikap Pura-pura di Depan Publik

Minggu, 03 Mei 2026 - 18:07 WIB
loading...
A A A
“Mungkin mereka harus berhenti melakukan ini di media. Kita bahkan belum melihat kesepakatan dasar tentang apa yang bisa menjadi fokus negosiasi.

“Cara realistis untuk maju adalah dengan fokus pada inti krisis saat ini. Itu adalah Selat Iran.” “Itulah nasib program nuklir Iran,” katanya.

2. Tidak Ada Terobosan

Vatanka menyerukan “langkah-langkah kecil” untuk membangun kepercayaan, memperingatkan bahwa terobosan cepat tidak mungkin terjadi.

“Jangan, demi Tuhan, berpikir bahwa Anda akan memiliki kesepakatan besar atau perjanjian non-agresi pada musim panas ini, pada akhir tahun ini, atau bahkan pada akhir pemerintahan Trump. Tidak ada yang bisa menghapus permusuhan selama 47 tahun dalam waktu sesingkat itu.”

3. Akarnya Adalah Ketidakpercayaan

Kenneth Katzman, seorang peneliti senior di Soufan Center, mengatakan kesenjangan antara Iran dan AS mengenai program nuklir Teheran dapat dipersempit, tetapi hambatan yang lebih besar tetaplah ketidakpercayaan Iran terhadap Trump.

“Banyak hal yang terjadi di balik layar. Kedua pihak bertukar pandangan dan proposal, bahasa spesifik,” katanya kepada Al Jazeera.

“Perbedaan mengenai isu nuklir sebenarnya… tidak terlalu besar lagi. Masih substansial, tetapi dapat dipersempit. Masalahnya adalah Iran benar-benar tidak mempercayai Trump dan Amerika Serikat dan tidak ingin benar-benar masuk ke dalam diskusi penuh sampai blokade ini dicabut,” katanya.

“Itu adalah masalah yang dapat menyebabkan eskalasi AS. Seperti yang Trump ketahui, dia harus mematahkan kendali Iran atas selat ini, jadi di situlah masalahnya.”

Katzman mengatakan bahwa meskipun kedua belah pihak "frustrasi", kemungkinan besar tidak ada yang akan menyerah pada negosiasi dalam waktu dekat.

4. Menyelesaikan Kebuntuan

Kenneth Katzman di Soufan Center mengungkapkan Ia mengatakan Trump ingin menyelesaikan kebuntuan dengan Iran tanpa memulai kembali perang, dan sedang mempertimbangkan berbagai opsi, termasuk mengawal kapal tanker komersial melalui Selat Hormuz.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
4 Prasyarat Iran untuk...
4 Prasyarat Iran untuk Negosiasi di Swiss, Dapat Dana Segar Rp106 Triliun
5 Fakta Iran Mampu Memecah...
5 Fakta Iran Mampu Memecah Aliansi Abadi AS dan Israel, Lebanon Jadi Alat Utamanya
Iran dan AS Berdamai,...
Iran dan AS Berdamai, Negara-negara Arab Bisa Bernapas Lega
JD Vance: Iran dan AS...
JD Vance: Iran dan AS Bekerja Sama Mewujudkan Perdamaian dan Kemakmuran di Timur Tengah
Iran Gunakan Senjata...
Iran Gunakan Senjata Ampuh dalam Negosiasi di Swiss, Apa Itu?
Selain Ingin Perang...
Selain Ingin Perang di Lebanon Berakhir, Iran Klaim Tak Ingin Kembangkan Senjata Nuklir
Hasil Piala Dunia 2026:...
Hasil Piala Dunia 2026: Belgia Dipaksa Bermain Imbang Lawan Iran
Israel Bombardir Lebanon...
Israel Bombardir Lebanon Selatan Tewaskan 16 Orang
Arkeolog Arab Saudi...
Arkeolog Arab Saudi Temukan Prasasti Bertulis Khalifah Umar bin Khattab
Rekomendasi
Creavibe Fest 2026:...
Creavibe Fest 2026: Mahasiswa Desain Produk UMB Tampilkan Karya Fesyen Berkelanjutan
5 Kemenangan Terbesar...
5 Kemenangan Terbesar Spanyol di Piala Dunia: Arab Saudi Ikut Jadi Korban
MUI Tegaskan LGBT adalah...
MUI Tegaskan LGBT adalah Penyimpangan: Wajib Disembuhkan
Berita Terkini
4 Prasyarat Iran untuk...
4 Prasyarat Iran untuk Negosiasi di Swiss, Dapat Dana Segar Rp106 Triliun
5 Fakta Iran Mampu Memecah...
5 Fakta Iran Mampu Memecah Aliansi Abadi AS dan Israel, Lebanon Jadi Alat Utamanya
3 Alasan PM Inggris...
3 Alasan PM Inggris Starmer Akan Mundur, Popularitasnya Terus Menurun
Iran dan AS Berdamai,...
Iran dan AS Berdamai, Negara-negara Arab Bisa Bernapas Lega
Gelar Serangan Balasan,...
Gelar Serangan Balasan, Rusia Hancurkan Fasilitas Energi di Seluruh Ukraina
JD Vance: Iran dan AS...
JD Vance: Iran dan AS Bekerja Sama Mewujudkan Perdamaian dan Kemakmuran di Timur Tengah
Infografis
True Promise 4 Mengamuk!...
True Promise 4 Mengamuk! Pangkalan Militer AS di Timur Tengah Jadi Rongsokan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved