AS dan Iran Hanya Perang Kata-kata, Pakar: Mereka Hanya Bersikap Pura-pura di Depan Publik

Minggu, 03 Mei 2026 - 18:07 WIB
loading...
AS dan Iran Hanya Perang...
AS dan Iran hanya perang kata-kata semata. Foto/X/CENTCOM
A A A
TEHERAN - Presiden AS Donald Trump mengatakan kepada wartawan di Florida bahwa ada kemungkinan serangan terhadap Iran dapat dimulai kembali. Setelah perang selama 40 hari, baik Trump dan pemimpin Iran sering terjebak dalam perang kata-kata.

Ketika ditanya tentang prospek kembalinya perang, Trump mengatakan bahwa jika Iran "berperilaku buruk" atau melakukan "sesuatu yang buruk" ada "kemungkinan itu bisa terjadi". Tetapi saat ini, "kita lihat saja nanti," katanya.

Trump menambahkan bahwa AS "berkinerja sangat baik" dalam hubungannya dengan Iran dan bahwa Teheran ingin membuat kesepakatan karena mereka "hancur lebur".

"Mereka kesulitan mencari tahu siapa pemimpin mereka, mereka tidak tahu siapa pemimpin mereka," kata Trump, menambahkan bahwa mantan pemimpin mereka Ali Khamenei "sudah tiada".

Merujuk pada rencana 14 poin yang diusulkan Iran, Trump berkata: "Mereka memberi tahu saya tentang konsep kesepakatan itu. Mereka akan memberi saya kata-kata yang tepat sekarang."


AS dan Iran Hanya Perang Kata-kata, Pakar: Mereka Hanya Bersikap Pura-pura di Depan Publik

1. Tidak Mau Serius Bernegosiasi

Alex Vatanka, seorang peneliti senior di Middle East Institute dan penulis buku The Battle of the Ayatollahs in Iran, mengatakan negosiasi antara AS dan Iran terhenti karena kedua pihak hanya bersikap pura-pura di depan publik daripada terlibat secara serius.

“Pada dasarnya, keduanya sedang bermain perang kata-kata. Mereka perlu lebih serius,” kata Vatanka kepada Al Jazeera.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Iran dan AS Berdamai,...
Iran dan AS Berdamai, Upacara Pemakaman Ayatollah Ali Khamenei Digelar selama 6 Hari
Iran Menang Banyak!...
Iran Menang Banyak! Sanksi Dicabut dan Diizinkan Ekspor Minyak
Iran dan AS Sepakati...
Iran dan AS Sepakati Peta Jalan untuk Mengakhiri Perang
Menhan Negara NATO Salahkan...
Menhan Negara NATO Salahkan Trump atas Penutupan Selat Hormuz
AS Kerahkan Sistem Rudal...
AS Kerahkan Sistem Rudal Canggih Typhon ke Jepang, Dapat Menargetkan China
Ledakan Dahsyat Guncang...
Ledakan Dahsyat Guncang Situs LNG Qatar, 54 Orang Terluka, 18 Hilang
Perjalanan Berliku Iran...
Perjalanan Berliku Iran Tulis Sejarah di Piala Dunia 2026
Israel Bom Lebanon,...
Israel Bom Lebanon, Iran Murka Bakal Kembali Tutup Selat Hormuz
Ledakan Dahsyat Guncang...
Ledakan Dahsyat Guncang Fasilitas Gas Qatar, Korban Berjatuhan
Rekomendasi
Dari Barak Militer ke...
Dari Barak Militer ke Panggung Politik, Perjalanan Ferry Irawan Panglima Baru Perindo Sultra
Megawati Gelar Silaturahmi...
Megawati Gelar Silaturahmi dengan Tokoh Gerakan Nurani Bangsa, Ada Istri Gus Dur hingga Romo Magnis
Ketum PASI Luhut Panjaitan...
Ketum PASI Luhut Panjaitan Apresiasi Dukungan Prabowo untuk Pelatnas Jangka Panjang
Berita Terkini
Iran dan AS Berdamai,...
Iran dan AS Berdamai, Upacara Pemakaman Ayatollah Ali Khamenei Digelar selama 6 Hari
PM Inggris Keir Starmer...
PM Inggris Keir Starmer Mundur, Krisis Politik Berlanjut
Iran Menang Banyak!...
Iran Menang Banyak! Sanksi Dicabut dan Diizinkan Ekspor Minyak
Profil Abelardo De La...
Profil Abelardo De La Espriella, Pengacara Berjam Tangan Mewah yang Jadi Presiden Baru Kolombia
Iran dan AS Sepakati...
Iran dan AS Sepakati Peta Jalan untuk Mengakhiri Perang
Menhan Negara NATO Salahkan...
Menhan Negara NATO Salahkan Trump atas Penutupan Selat Hormuz
Infografis
5 Alasan Perdamaian...
5 Alasan Perdamaian Amerika Serikat dan Iran Sulit Terwujud
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved