Drone Serat Optik Hizbullah Jadi Senjata Paling Mematikan bagi Israel, Ini 4 Keunggulannya

Sabtu, 02 Mei 2026 - 18:19 WIB
loading...
A A A
Kecepatan dan ketepatan drone berarti mereka dapat menyebabkan kerusakan yang cukup besar pada target Israel, dan kurangnya jejak elektronik membuat pasukan bergantung pada radar atau deteksi visual, yang seringkali datang terlambat.

3. Mendukung Peperangan Asimetris Versi Hizbullah

Penggunaan drone oleh Hizbullah merupakan ciri khas peperangan asimetris, jelas peneliti INSS Mizrahi.

Dalam beberapa hari terakhir, Hizbullah lebih mengandalkan drone ini, sebuah perubahan yang mencolok dari rentetan roket yang mereka luncurkan beberapa minggu setelah perang pecah.

Para ahli mengatakan biaya perakitan drone serat optik dapat berkisar dari beberapa ratus dolar hingga sekitar $4.000 tergantung pada kualitas dan jenis komponen, yang dapat dibeli di platform online seperti AliExpress.

Pada hari Jumat, kepala media kelompok militan Lebanon, Youssef al Zein, mengkonfirmasi bahwa kelompok tersebut menggunakan drone dan mengatakan bahwa drone tersebut diproduksi di Lebanon.

“Kami menyadari keunggulan musuh, tetapi pada saat yang sama kami mengeksploitasi titik lemahnya,” katanya.

Bagi Israel, menembak jatuh drone murah menggunakan sistem pertahanan udara canggih dan jet tempur tidak berkelanjutan dan mahal.

Aviram mengatakan bahwa laser, seperti yang digunakan oleh sistem pertahanan udara Iron Beam Israel, dapat menjadi solusi yang tepat “asalkan digunakan secara luas,” yang belum terjadi saat ini.

Menunjukkan tantangan yang ditimbulkan oleh perangkat ini, Kementerian Pertahanan Israel mengeluarkan seruan publik pada 11 April untuk “proposal untuk mengidentifikasi kemampuan tambahan untuk mengatasi ancaman drone FPV yang dikendalikan serat optik.”
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
6 Petani Diculik Tentara...
6 Petani Diculik Tentara Israel di Lebanon Selatan
Lebanon dan Israel Tandatangani...
Lebanon dan Israel Tandatangani Kesepakatan Kerangka Kerja untuk Akhiri Perang
Hizbullah Sergap Unit...
Hizbullah Sergap Unit Israel di Beit Yahoun, 4 Tentara Zionis Terluka
Pemimpin Hizbullah Tegaskan...
Pemimpin Hizbullah Tegaskan Israel Harus Tinggalkan Lebanon Tanpa Syarat
Trump Batasi Israel...
Trump Batasi Israel di Berbagai Bidang, Tak Hanya di Lebanon
AS Mediasi Perundingan...
AS Mediasi Perundingan Lebanon-Israel, Bahas Kemungkinan Penarikan Zionis dari Lebanon Selatan
Dubes Iran Tegas Tolak...
Dubes Iran Tegas Tolak Gencatan Senjata di Gaza: Palestina Harus Dibebaskan!
Gempa Dahsyat Venezuela,...
Gempa Dahsyat Venezuela, Bandara Internasional Ditutup hingga Warga Berhamburan ke Jalan
Ngeri! Suhu Paris Lebih...
Ngeri! Suhu Paris Lebih Panas daripada Makkah
Rekomendasi
Ekspor Batu Bara Dibuka...
Ekspor Batu Bara Dibuka Lagi, Pasokan 141 Juta Metrik Ton Diamankan demi Cegah Pemadaman Listrik
Bandara Husein Sastranegara...
Bandara Husein Sastranegara Dibuka Lagi, Bagaimana Nasib Kertajati?
Ducati Kenalkan Panigale...
Ducati Kenalkan Panigale V4 Márquez 2025 World Champion Replica
Berita Terkini
6 Teroris Ditembak Mati...
6 Teroris Ditembak Mati usai Serang Markas Rangers Pakistan, 4 Tentara Juga Tewas
6 Pesawat Pengebom Nuklir...
6 Pesawat Pengebom Nuklir China dan Rusia Manuver Gabungan Dekati Jepang
Xi Jinping dan Akhir...
Xi Jinping dan Akhir dari Narasi Kebangkitan Damai China
Update Gempa Kembar...
Update Gempa Kembar Guncang Venezuela: 1.430 Orang Tewas, 3.200 Luka, 50.000 Hilang
China Selidiki Insiden...
China Selidiki Insiden Pesawat Tabrak Gedung Tertinggi, Pilot Tewas, 13 Orang Luka
Benarkah Mossad Hendak...
Benarkah Mossad Hendak Habisi Bos Militer Pakistan Selama Perundingan AS-Iran di Swiss?
Infografis
Rusia: Ukraina Jadi...
Rusia: Ukraina Jadi Tambang Emas bagi Produsen Senjata Barat
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved