Adanya Jeda Perang AS dan Iran Justru Mengguncang Seluruh Dunia

Sabtu, 02 Mei 2026 - 21:40 WIB
loading...
A A A
Fitch mengatakan konflik yang berkepanjangan akan berarti “harga energi yang tinggi secara berkelanjutan, kondisi keuangan yang lebih ketat, dan pertumbuhan global yang lebih rendah.” Kombinasi tersebut secara langsung memicu risiko kedaulatan, tekanan kredit perusahaan, dan volatilitas pasar.

3. Tekanan yang lebih tajam bagi beberapa negara

Tekanan tersebut lebih terasa langsung bagi negara-negara berkembang. Fitch mengidentifikasi beberapa saluran transmisi: “harga impor energi yang lebih tinggi, gangguan rantai pasokan, inflasi yang lebih tinggi… dan akses yang lebih mahal dan sulit ke pasar modal internasional.”

Negara-negara yang sangat bergantung pada impor energi—terutama di Asia Selatan dan sebagian Asia Tenggara—sangat rentan. Laporan tersebut juga menyoroti efek sekunder. Gangguan ekspor pupuk dari Teluk dapat mengurangi hasil pertanian dan mendorong harga pangan lebih tinggi, memperkuat inflasi dan meningkatkan tekanan sosial di negara-negara yang rentan.

Gencatan senjata mengurangi risiko militer langsung. Namun, hal itu tidak mengatasi pendorong struktural konflik. Aliran energi tetap rentan. Rantai pasokan sudah berada di bawah tekanan. Respons fiskal dan moneter semakin dibatasi di berbagai perekonomian.

Akibatnya, terjadi pergeseran dalam cara konflik dirasakan. Apa yang dimulai sebagai konfrontasi militer regional kini memicu guncangan ekonomi global yang lebih luas—guncangan yang terus meningkat bahkan ketika pertempuran mereda.

Ketidakpastian utamanya adalah waktu. Apakah jeda ini akan mengarah pada de-eskalasi dan negosiasi? Atau apakah ini hanya jeda sementara sebelum gangguan yang lebih dalam terjadi?
(ahm)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Israel Marah usai Diserang...
Israel Marah usai Diserang Rudal Iran: Teheran Harus Terbakar!
Iran Merudal Israel,...
Iran Merudal Israel, Trump Cegah Zionis Balas Serangan
Iran Tembakkan Rentetan...
Iran Tembakkan Rentetan Rudal ke Israel, Janjikan Serangan Lebih Dahsyat
Mendagri Pakistan Sampaikan...
Mendagri Pakistan Sampaikan Surat Khusus untuk Mojtaba Khamenei
5 Alasan Iran Serang...
5 Alasan Iran Serang Bahrain dan Kuwait, Menekan AS Memenuhi Tuntutan Teheran
Hamas Ungkap Pertemuan...
Hamas Ungkap Pertemuan di Kairo Bahas Penerapan Gencatan Senjata Gaza
Timnas Iran Mendarat...
Timnas Iran Mendarat di Meksiko Jelang Piala Dunia 2026, Optimistis Lolos Fase Grup
Iran Tembakkan 7 Rudal...
Iran Tembakkan 7 Rudal Balistik ke Kuwait, Balas Serangan AS di Pulau Qeshm dan Goruk
Panas! Iran Beri Peringatan...
Panas! Iran Beri Peringatan Keras kepada Negara-Negara Arab soal Serangan AS
Rekomendasi
Simpati Woman Rally...
Simpati Woman Rally Team Tampil Menjanjikan di Putaran 2 Kejurnas Sprint Rally 2026
3 Yayasan Sah di Bawah...
3 Yayasan Sah di Bawah UIN Jakarta, Pengacara: Klaim Sepihak Akan Berdampak Hukum
Energi Menjadi Medan...
Energi Menjadi Medan Perang AS-China di Abad Ini
Berita Terkini
Rentetan Penembakan...
Rentetan Penembakan Guncang Israel, 1 Tewas, 5 Luka
Israel Marah usai Diserang...
Israel Marah usai Diserang Rudal Iran: Teheran Harus Terbakar!
Iran Merudal Israel,...
Iran Merudal Israel, Trump Cegah Zionis Balas Serangan
Iran Tembakkan Rentetan...
Iran Tembakkan Rentetan Rudal ke Israel, Janjikan Serangan Lebih Dahsyat
Siapa Han Seong-sook?...
Siapa Han Seong-sook? PM Korea Selatan Perempuan Pimpin Transformasi AI
5 Tradisi Unik di Dunia,...
5 Tradisi Unik di Dunia, Salah Satunya Melempar Bayi di India
Infografis
4 Alasan Selat Hormuz...
4 Alasan Selat Hormuz Jadi Medan Perang Mematikan Antara Iran dan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved