Militer Iran Klaim Perang dengan AS Mungkin Berlanjut

Sabtu, 02 Mei 2026 - 14:23 WIB
loading...
A A A
Undang-undang tersebut mengharuskan presiden AS yang melancarkan permusuhan tanpa persetujuan Kongres untuk mengakhirinya dalam waktu 60 hari atau meminta perpanjangan dari anggota parlemen.

Trump secara resmi menghadapi tenggat waktu tersebut untuk perang Iran pada hari Jumat, tetapi pemerintahannya berpendapat bahwa gencatan senjata tersebut telah mengatur ulang batas waktu.

Sementara itu, kepala kehakiman Iran, Gholamhossein Mohseni Ejei, menegaskan dalam pernyataan video pada hari Jumat bahwa AS tidak mencapai "apa pun" selama perang, dan bahwa Teheran terbuka untuk negosiasi tetapi tidak akan "mundur" dalam hal itu.

“Republik Islam tidak pernah menghindari negosiasi… tetapi kami tentu tidak menerima pemaksaan,” kata Ejei dalam pernyataan tersebut, yang dimuat oleh situs web kehakiman Mizan Online.

“Kami sama sekali tidak menyambut perang; kami tidak menginginkan perang, kami tidak menginginkan kelanjutannya,” tetapi Iran “sama sekali tidak bersedia meninggalkan prinsip dan nilai-nilai kami dalam menghadapi musuh jahat ini untuk menghindari perang atau mencegah kelanjutannya,” kata Ejei.

Dua sumber senior Iran mengatakan kepada Reuters dengan syarat anonim bahwa Iran telah mengaktifkan pertahanan udara dan merencanakan respons yang luas jika diserang, setelah menilai bahwa akan ada serangan AS yang singkat dan intensif, kemungkinan diikuti oleh serangan Israel.

Pejabat AS yang tidak disebutkan namanya dan dua sumber informasi lainnya juga NBC pada hari Jumat mengutip pernyataan bahwa Iran telah mempersiapkan diri untuk kemungkinan runtuhnya gencatan senjata dengan menggali rudal dan amunisi lainnya dari unit penyimpanan bawah tanah dan di bawah reruntuhan.

Washington menilai bahwa Teheran ingin siap untuk segera memperbarui serangan drone dan rudal jika perang berlanjut, kata laporan itu, menambahkan bahwa Trump akan memutuskan bagaimana melanjutkan dalam beberapa hari ke depan.

Sementara itu, ledakan bom sisa dari serangan selama perang melawan Iran menewaskan 14 anggota Korps Garda Revolusi Islam, media Iran melaporkan pada hari Jumat.

Sebuah laporan oleh situs web Nournews, yang diyakini dekat dengan keamanan Iran, mengatakan ledakan itu terjadi di dekat kota Zanjan di utara, yang terletak di barat laut Teheran.

Itu adalah jumlah anggota IRGC terbesar yang dilaporkan tewas sejak gencatan senjata dimulai pada 7 April. Laporan itu mengatakan amunisi tersebut termasuk bom cluster dan ranjau udara yang dijatuhkan selama pertempuran.
(ahm)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Serangan Israel ke Lebanon...
Serangan Israel ke Lebanon Bisa Gagalkan Perdamaian AS dan Iran, Ini 3 Alasannya
4 Alasan Iran Mampu...
4 Alasan Iran Mampu Memberikan Pukulan Telak ke Amerika Serikat dan Israel
Mengapa Kekejaman Israel...
Mengapa Kekejaman Israel di Lebanon Bisa Picu Pembalasan dari Iran?
Ini Keunggulan Pesawat...
Ini Keunggulan Pesawat Pengebom B-52 vs Tu-22M3 yang Jatuh pada Hari yang Sama
IRGC Seharusnya Jadi...
IRGC Seharusnya Jadi Teladan bagi Negara Muslim di Seluruh Dunia
Pasokan Senjata Rapuh,...
Pasokan Senjata Rapuh, Presiden Trump Dorong Produksi Massal
Dokumen Rahasia Bocor!...
Dokumen Rahasia Bocor! Qatar Diam-diam Tawarkan Kesepakatan Gelap ke Iran
Trump Sebut Kesepakatan...
Trump Sebut Kesepakatan Damai dengan Iran Akan Ditandatangani pada Minggu, Ini Respons Teheran
8 Fakta Eton College,...
8 Fakta Eton College, Sekolah Elite Pilihan Pangeran George yang Biayanya Rp1,4 Miliar!
Rekomendasi
Rueibin Chen Ungkap...
Rueibin Chen Ungkap Alasan Pilih Musik Karya Brahms untuk Konser Eksklusif di Jakarta
Strategi Moneter Dikritik...
Strategi Moneter Dikritik Banggar DPR, Begini Penjelasan BI Soal Menjaga Rupiah
Ronaldo Mandul, Portugal...
Ronaldo Mandul, Portugal Ditahan Imbang RD Kongo di Laga Perdana Piala Dunia 2026
Berita Terkini
Serangan Israel ke Lebanon...
Serangan Israel ke Lebanon Bisa Gagalkan Perdamaian AS dan Iran, Ini 3 Alasannya
4 Alasan Iran Mampu...
4 Alasan Iran Mampu Memberikan Pukulan Telak ke Amerika Serikat dan Israel
Mengapa Kekejaman Israel...
Mengapa Kekejaman Israel di Lebanon Bisa Picu Pembalasan dari Iran?
Ini Keunggulan Pesawat...
Ini Keunggulan Pesawat Pengebom B-52 vs Tu-22M3 yang Jatuh pada Hari yang Sama
IRGC Seharusnya Jadi...
IRGC Seharusnya Jadi Teladan bagi Negara Muslim di Seluruh Dunia
G7 Kini Fokus Memusuhi...
G7 Kini Fokus Memusuhi Rusia, Trump: Ini Perang yang Mudah Diselesaikan
Infografis
10 Negara dengan Cadangan...
10 Negara dengan Cadangan Emas Terbesar Dunia, AS Masih Teratas
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved