Trump Tidak Khawatir tentang Penipisan Persediaan Senjata AS akibat Perang Iran

Sabtu, 02 Mei 2026 - 08:30 WIB
loading...
Trump Tidak Khawatir...
Presiden AS Donald Trump. Foto/anadolu
A A A
WASHINGTON - Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump menepis kekhawatiran tentang penipisan persediaan senjata AS akibat perang dengan Iran. Pada 21 April, Trump mengatakan perjanjian gencatan senjata antara Amerika Serikat dan Iran adalah hal positif karena memungkinkan militer AS mengisi kembali persediaan amunisinya.

"Kita memiliki lebih dari dua kali lipat dari yang kita miliki ketika ini dimulai. Saya tidak khawatir," ujar Trump kepada wartawan ketika ditanya tentang laporan bahwa para pejabat Gedung Putih khawatir tentang pengurangan signifikan dalam persediaan AS.

Pada hari Senin, The Atlantic melaporkan, mengutip dua pejabat senior pemerintahan Trump, bahwa Wakil Presiden JD Vance telah beberapa kali mengajukan pertanyaan, secara tertutup, mengenai penggambaran Departemen Perang tentang konflik dengan Iran, dan apakah Pentagon telah objektif dalam penilaiannya terhadap persediaan rudal AS.

Reuters melaporkan pada bulan April, mengutip sumber, bahwa AS telah memberi tahu negara-negara Eropa tentang potensi penundaan pengiriman senjata karena kebutuhan untuk memprioritaskan kebutuhan militer di tengah konflik dengan Iran.

Penundaan tersebut diperkirakan akan memengaruhi beberapa negara Eropa, termasuk negara-negara Baltik dan Skandinavia.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Iran dan AS Berdamai,...
Iran dan AS Berdamai, Upacara Pemakaman Ayatollah Ali Khamenei Digelar selama 6 Hari
Iran Menang Banyak!...
Iran Menang Banyak! Sanksi Dicabut dan Diizinkan Ekspor Minyak
Iran dan AS Sepakati...
Iran dan AS Sepakati Peta Jalan untuk Mengakhiri Perang
Menhan Negara NATO Salahkan...
Menhan Negara NATO Salahkan Trump atas Penutupan Selat Hormuz
AS Kerahkan Sistem Rudal...
AS Kerahkan Sistem Rudal Canggih Typhon ke Jepang, Dapat Menargetkan China
Ledakan Dahsyat Guncang...
Ledakan Dahsyat Guncang Situs LNG Qatar, 54 Orang Terluka, 18 Hilang
Janji Manis Investasi...
Janji Manis Investasi Rp5.323 Triliun di Balik Kesepakatan Damai AS-Iran
Kematian Akibat Wabah...
Kematian Akibat Wabah Ebola di RD Kongo Tembus 200 Orang
PM Inggris Keir Starmer...
PM Inggris Keir Starmer Diisukan Akan Mundur, Ini Kata Trump
Rekomendasi
Purbaya Pede Harga BBM...
Purbaya Pede Harga BBM Pertamax Bakal Turun Efek Damai AS-Iran
Lindungi Generasi Muda,...
Lindungi Generasi Muda, Sejumlah Elemen Dukung Standardisasi Kemasan Rokok
2 Pembangkit Besar Jadi...
2 Pembangkit Besar Jadi Penyebab Pemadaman Listrik di Jawa, Dirut PLN: Satu Berhasil Pulih
Berita Terkini
PM Inggris Keir Starmer...
PM Inggris Keir Starmer Mundur, Krisis Politik Berlanjut
Iran Menang Banyak!...
Iran Menang Banyak! Sanksi Dicabut dan Diizinkan Ekspor Minyak
Profil Abelardo De La...
Profil Abelardo De La Espriella, Pengacara Berjam Tangan Mewah yang Jadi Presiden Baru Kolombia
Iran dan AS Sepakati...
Iran dan AS Sepakati Peta Jalan untuk Mengakhiri Perang
Menhan Negara NATO Salahkan...
Menhan Negara NATO Salahkan Trump atas Penutupan Selat Hormuz
9 Kota di Mana Matahari...
9 Kota di Mana Matahari Hampir Tidak Pernah Terbenam atau Terbit saat Musim Panas
Infografis
7 Alasan Dunia Tak Menghukum...
7 Alasan Dunia Tak Menghukum Trump dan Netanyahu meski AS-Israel Bom Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved