Pemerintahan Trump Klaim Perang Iran Berakhir sebelum Batas 60 Hari Persetujuan Kongres

Jum'at, 01 Mei 2026 - 14:47 WIB
loading...
Pemerintahan Trump Klaim...
Presiden AS Donald Trump. Foto/anadolu
A A A
WASHINGTON - Kantor berita Associated Press (AP) dan Reuters melaporkan pemerintahan Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump berpendapat perang di Iran telah berakhir – karena gencatan senjata yang dimulai pada awal April. Itu berarti presiden tidak perlu meminta persetujuan Kongres untuk tindakan militer.

Permusuhan dengan Iran yang dimulai pada bulan Februari telah "berakhir", menurut seorang pejabat senior pemerintahan Trump kepada Reuters pada Kamis malam.

"Kedua pihak menyetujui gencatan senjata selama 2 minggu pada hari Selasa, 7 April yang kemudian diperpanjang," kata pejabat itu. "Tidak ada baku tembak antara Angkatan Bersenjata AS dan Iran sejak Selasa, 7 April."

Dengan menggunakan alasan tersebut, pemerintahan Trump belum memenuhi persyaratan yang diamanatkan Resolusi Kekuatan Perang tahun 1973, undang-undang yang menyatakan presiden harus meminta persetujuan resmi dari Kongres untuk tindakan militer yang berlangsung lebih dari 60 hari, tulis AP.

Berdasarkan resolusi tersebut, Trump memiliki waktu hingga Jumat – hari ke-60 perang – untuk meminta otorisasi Kongres untuk perangnya melawan Iran atau menghentikan pertempuran.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Iran dan AS Berdamai,...
Iran dan AS Berdamai, Negara-negara Arab Bisa Bernapas Lega
JD Vance: Iran dan AS...
JD Vance: Iran dan AS Bekerja Sama Mewujudkan Perdamaian dan Kemakmuran di Timur Tengah
Iran Gunakan Senjata...
Iran Gunakan Senjata Ampuh dalam Negosiasi di Swiss, Apa Itu?
Selain Ingin Perang...
Selain Ingin Perang di Lebanon Berakhir, Iran Klaim Tak Ingin Kembangkan Senjata Nuklir
Demi Wujudkan Perdamaian...
Demi Wujudkan Perdamaian dengan Iran, AS Terus Tekan Israel
Meski Menang dalam Negosiasi...
Meski Menang dalam Negosiasi dan Perang, Iran: Kita Selalu Hati-hati
Belajar dari Iran: Tiga...
Belajar dari Iran: Tiga Pelajaran Strategis bagi Indonesia
Suami Divonis 4 Tahun...
Suami Divonis 4 Tahun Penjara karena Paksa Istri Berhubungan Seks dengan 120 Pria
Zelensky Ajak Putin...
Zelensky Ajak Putin Bertemu di AS: Kalau Diminta Trump Dia Sulit Menolak
Rekomendasi
MNC University Perkuat...
MNC University Perkuat Kolaborasi dengan Sekolah Mitra melalui Pra-Rapat Kerja Tahun Ajaran 2026/2027
Marc Marquez Juara MotoGP...
Marc Marquez Juara MotoGP Republik Ceko 2026
Pramono Bangun Pedestrian...
Pramono Bangun Pedestrian Deck Dukuh Atas untuk Tingkatkan Konektivitas
Berita Terkini
3 Alasan PM Inggris...
3 Alasan PM Inggris Starmer Akan Mundur, Popularitasnya Terus Menurun
Iran dan AS Berdamai,...
Iran dan AS Berdamai, Negara-negara Arab Bisa Bernapas Lega
Gelar Serangan Balasan,...
Gelar Serangan Balasan, Rusia Hancurkan Fasilitas Energi di Seluruh Ukraina
JD Vance: Iran dan AS...
JD Vance: Iran dan AS Bekerja Sama Mewujudkan Perdamaian dan Kemakmuran di Timur Tengah
Iran Gunakan Senjata...
Iran Gunakan Senjata Ampuh dalam Negosiasi di Swiss, Apa Itu?
Selain Ingin Perang...
Selain Ingin Perang di Lebanon Berakhir, Iran Klaim Tak Ingin Kembangkan Senjata Nuklir
Infografis
7 Alasan Dunia Tak Menghukum...
7 Alasan Dunia Tak Menghukum Trump dan Netanyahu meski AS-Israel Bom Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved