Makin Mesra, Israel Kirim Senjata Laser Iron Beam ke UEA untuk Melawan Rudal Iran
Jum'at, 01 Mei 2026 - 08:46 WIB
loading...
A
A
A
Skala serangan tersebut telah membebani persediaan pencegat di antara Amerika Serikat, Israel, dan negara-negara Teluk. Beberapa pencegat canggih berharga jutaan dolar per unit dan membutuhkan waktu berbulan-bulan untuk diproduksi.
Center for Strategic and International Studies (CSIS) memperkirakan bahwa pada saat Iran dan Amerika Serikat menyetujui gencatan senjata, militer AS telah menggunakan sekitar setengah dari persediaan rudal pencegat Terminal High Altitude Area Defense (THAAD) dan Patriot.
Situasi ini telah meningkatkan permintaan akan sistem pencegatan yang lebih murah dan lebih fleksibel. Ini termasuk teknologi yang dikembangkan di Ukraina untuk melawan drone Rusia berdasarkan desain Shahed Iran, yang terbukti sulit dideteksi karena ukurannya yang kecil dan jejak panas yang rendah.
Hal ini akan memungkinkan UEA untuk mengganti kemampuan pencari panas rudal Sidewinder lama dengan "kepala pencari laser pasif", yang akan bekerja bersamaan dengan sistem pengawasan Spectro guna menandai drone Shahed untuk dicegat.
Center for Strategic and International Studies (CSIS) memperkirakan bahwa pada saat Iran dan Amerika Serikat menyetujui gencatan senjata, militer AS telah menggunakan sekitar setengah dari persediaan rudal pencegat Terminal High Altitude Area Defense (THAAD) dan Patriot.
Situasi ini telah meningkatkan permintaan akan sistem pencegatan yang lebih murah dan lebih fleksibel. Ini termasuk teknologi yang dikembangkan di Ukraina untuk melawan drone Rusia berdasarkan desain Shahed Iran, yang terbukti sulit dideteksi karena ukurannya yang kecil dan jejak panas yang rendah.
Hal ini akan memungkinkan UEA untuk mengganti kemampuan pencari panas rudal Sidewinder lama dengan "kepala pencari laser pasif", yang akan bekerja bersamaan dengan sistem pengawasan Spectro guna menandai drone Shahed untuk dicegat.
(mas)
Lihat Juga :