Lebih dari 1,25 Juta Orang di Lebanon Berisiko Mengalami Kerawanan Pangan

Kamis, 30 April 2026 - 22:30 WIB
loading...
Lebih dari 1,25 Juta...
Warga Lebanon yang mengungsi dan tinggal di tenda-tenda terlihat di daerah Raouche di Beirut, Lebanon pada 13 April 2026. Foto/Houssam Shbaro/Anadolu Agency
A A A
BEIRUT - Lebih dari 1,25 juta orang di Lebanon dapat menghadapi kerawanan pangan tingkat krisis atau lebih buruk pada bulan Agustus. Data itu menurut laporan bersama PBB dan pemerintah Lebanon yang dirilis pada hari Rabu (29/4/2026).

Laporan yang diterbitkan Kementerian Pertanian Lebanon, Organisasi Pangan dan Pertanian PBB (FAO), dan Program Pangan Dunia (WFP) memperingatkan perang terbaru di negara itu telah membalikkan kemajuan kemanusiaan sebelumnya dan mendorong Lebanon kembali ke dalam krisis, di tengah meningkatnya tekanan ekonomi dan kehidupan.

Perwakilan WFP di Lebanon, Allison Oman Lawi, mengatakan kerapuhan yang sebelumnya telah disoroti "kini terbukti nyata".
Dia menambahkan, "Keluarga yang sebelumnya hanya mampu bertahan kini didorong kembali ke dalam krisis karena konflik, pengungsian, dan kenaikan biaya bertabrakan, membuat makanan semakin tidak terjangkau."

Perwakilan FAO di Lebanon, Nora Ourabah Haddad, mengatakan, “Guncangan beruntun melemahkan mata pencaharian pertanian dan berdampak pada ketahanan pangan, menyoroti kebutuhan mendesak akan bantuan pertanian darurat untuk mendukung petani dan mencegah memburuknya situasi lebih lanjut.”

Lebanon telah menghadapi krisis ekonomi dan kehidupan yang memburuk selama bertahun-tahun, yang semakin diperparah oleh peningkatan pertempuran baru-baru ini, yang secara signifikan memengaruhi kemampuan masyarakat untuk memenuhi kebutuhan dasar mereka.

Baca juga: Qatar Bantah Klaim Dukung Jaksa ICC dalam Kasus Netanyahu
(sya)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
2 Tentara AS Tewas Dirudal...
2 Tentara AS Tewas Dirudal Iran, Anggota DPR Iran: Silakan Melarikan Diri
The Wall Street Journal...
The Wall Street Journal Ungkap Kemampuan Rudal Iran Lebih Unggul Dibandingkan Pertahanan Udara AS
Pakar Militer Ini Ungkap...
Pakar Militer Ini Ungkap Psikologi Presiden Trump Lebih Penting Dibandingkan Biaya Politik
Mengapa Yordania Jadi...
Mengapa Yordania Jadi Bulan-bulanan Serangan Iran, Termasuk Tewaskan 2 Tentara AS?
Perang Iran Makin Sengit,...
Perang Iran Makin Sengit, AS Keluarkan Travel Warning Seluruh Dunia untuk Warganya
Perang Iran Makin Panas,...
Perang Iran Makin Panas, AS Kerahkan Banyak Jet Tempur Siluman F-35 ke Timur Tengah
AS-Iran Saling Gempur,...
AS-Iran Saling Gempur, Harga Minyak Dunia Melonjak Tembus USD88 per Barel
AS Bombardir Jembatan...
AS Bombardir Jembatan Bandar-e Khamir Iran, Korban Tewas Bertambah Jadi 7 Orang
Dituduh Trump Campuri...
Dituduh Trump Campuri Pilpres AS 2020, Ini Jawaban Keras China
Rekomendasi
Jennifer Coppen Dapat...
Jennifer Coppen Dapat Hadiah Cincin Berlian Rp766 Juta dari Justin Hubner, Padahal Belum Ultah
O2SN Kalteng 2026 Berakhir,...
O2SN Kalteng 2026 Berakhir, Agustiar Sabran Tantang Para Juara Ukir Prestasi di Tingkat Nasional
Sikat Wakil Korea, Fajar/Fikri...
Sikat Wakil Korea, Fajar/Fikri Juara Ganda Putra Japan Open 2026
Berita Terkini
2 Tentara AS Tewas Dirudal...
2 Tentara AS Tewas Dirudal Iran, Anggota DPR Iran: Silakan Melarikan Diri
The Wall Street Journal...
The Wall Street Journal Ungkap Kemampuan Rudal Iran Lebih Unggul Dibandingkan Pertahanan Udara AS
Pakar Militer Ini Ungkap...
Pakar Militer Ini Ungkap Psikologi Presiden Trump Lebih Penting Dibandingkan Biaya Politik
Khawatir Asia Timur...
Khawatir Asia Timur Jadi Medan Perang, Menhan Jepang: Senjata Nuklir Tak Bisa Dihindari
Meski Dihujani Puluhan...
Meski Dihujani Puluhan Rudal Rusia, Kenapa Jumlah Korban Tewas di Ukraina Tidak Banyak?
39 Rudal Rusia Hujani...
39 Rudal Rusia Hujani Ibu Kota Ukraina, Warga Sipil Ketakutan
Infografis
12 Jenis Pisang Terbaik...
12 Jenis Pisang Terbaik di Dunia, Nomor 4 dari Indonesia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved