Jenderal AS Sebut China Ancaman Terbesar: Militer Beijing dan Washington Sekarang Setara!

Kamis, 30 April 2026 - 11:44 WIB
loading...
A A A
Serangan non-kinetik akan sama melemahkannya dan sama pentingnya secara strategis seperti serangan kinetik apa pun yang akan terjadi. "Dan serangan ini akan membawa kesan tidak menimbulkan kerugian yang dirancang untuk membingungkan para pengambil keputusan dan menabur kekacauan selama fase paling kritis dari pertempuran, permulaan, tembakan pertama dari perang berikutnya," terangnya.

Serangan pertama itu, kata Sklenka, kemungkinan besar tidak akan dilancarkan oleh rudal atau pesawat pengebom.

“Kemungkinan besar tidak akan ditembakkan di Laut China Selatan atau di Selat Taiwan,” jelasnya. “Itu akan berupa serangan siber terhadap jaringan listrik di pangkalan kita, kampanye disinformasi yang menargetkan keluarga militer, atau kawanan drone yang berasal dari salah satu instalasi kita.”

Kekhawatiran akan serangan drone lokal persis seperti yang dikhawatirkan The War Zone telah lama memprediksi dan menjadi kenyataan tahun lalu di Rusia dan Iran. Juni lalu, Ukraina meluncurkan "Operasi Jaring Laba-laba", serangan jarak dekat yang berani terhadap pangkalan udara Rusia, menghancurkan sejumlah besar pesawat pengebom strategis dengan drone yang dioperasikan dari jarak jauh yang ditempatkan di truk di dekat instalasi tersebut.

"Operasi Jaring Laba-laba" diikuti sekitar dua minggu kemudian oleh operasi yang dilakukan Israel, menggunakan drone yang telah dipersiapkan di dalam Iran untuk menyerang pertahanan udara Republik Islam tersebut.

“Saya pikir instalasi kita harus mulai diperlakukan sebagai platform pertempuran,” kata Sklenka. “Kita membutuhkan solusi terbaik untuk melawan UAS [Unmanned Aircraft System]. Kita harus berhenti membicarakannya, mulai mewujudkannya. Kita membutuhkan daya yang tangguh. Kita harus mampu mengatasi ketika komunikasi kita terputus dan melanjutkan tindakan komunikasi tersebut. Kita membutuhkan infrastruktur yang kuat dan jaringan yang andal.”

Permohonannya untuk memperkuat infrastruktur bertentangan dengan pemikiran beberapa pemimpin militer AS, khususnya di Pasifik, yang telah meremehkan kebutuhan untuk melakukan lebih banyak upaya untuk memperkuat pangkalan yang ada secara fisik.

Sklenka memiliki saran lain untuk melindungi instalasi. “Kita membutuhkan pertahanan pangkalan terintegrasi, dan kita membutuhkan bantuan industri untuk melakukan semua ini,” desaknya.

“Kita tidak hanya akan berperang dari pangkalan kita. Dalam banyak kasus, kita akan berperang untuk pangkalan-pangkalan itu. Itu adalah konsep yang baru bagi kita. Kita harus mulai menerimanya.”
(mas)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Trump Klaim Iran Setujui...
Trump Klaim Iran Setujui Hampir Semua yang Diinginkan AS Selama Negosiasi
Israel Ternyata Coba...
Israel Ternyata Coba Habisi 2 Negosiator Utama Iran, Ini yang Dilakukan AS
Tuntut Kemerdekaan dari...
Tuntut Kemerdekaan dari China, Pria Tibet Tewas Bakar Diri di Luar Markas PBB
Iran Peringatkan AS...
Iran Peringatkan AS dan Israel Jangan Serang Prosesi Pemakaman Khamenei!
Jadi Anak Presiden dan...
Jadi Anak Presiden dan Jabat Panglima Militer, Jenderal Ini Seenaknya Menutup Media
Jerman Berani Menolak...
Jerman Berani Menolak Loyal pada AS: 'Sesama Anggota NATO Jangan Mendikte!'
TikTok soal Kabar PHK...
TikTok soal Kabar PHK 90% Karyawan Tokopedia: Ini Bukan Keputusan Mudah
Gempa Venezuela: Korban...
Gempa Venezuela: Korban Tewas Meningkat Menjadi 1.943 Orang, 10.571 Terluka
Ekstrem! Pasangan Ini...
Ekstrem! Pasangan Ini Panjat Ujung Antena Empire State Building New York untuk Lamaran
Rekomendasi
Syah Afandin Dinonaktifkan...
Syah Afandin Dinonaktifkan dari Ketua DPW PAN Sumut usai Kena OTT KPK
KPK terkait OTT Bupati...
KPK terkait OTT Bupati Langkat: Suap Proyek di Dinas Pendidikan dan Dinas Perkim
PAN Tak Beri Bantuan...
PAN Tak Beri Bantuan Hukum ke Bupati Langkat yang Kena OTT KPK, Viva Yoga: Tanggung Jawab Pribadi
Berita Terkini
Trump Klaim Iran Setujui...
Trump Klaim Iran Setujui Hampir Semua yang Diinginkan AS Selama Negosiasi
Israel Ternyata Coba...
Israel Ternyata Coba Habisi 2 Negosiator Utama Iran, Ini yang Dilakukan AS
Tuntut Kemerdekaan dari...
Tuntut Kemerdekaan dari China, Pria Tibet Tewas Bakar Diri di Luar Markas PBB
Iran Peringatkan AS...
Iran Peringatkan AS dan Israel Jangan Serang Prosesi Pemakaman Khamenei!
Jadi Anak Presiden dan...
Jadi Anak Presiden dan Jabat Panglima Militer, Jenderal Ini Seenaknya Menutup Media
5 Pemimpin Muslim yang...
5 Pemimpin Muslim yang Jenazahnya Diawetkan sebelum Dimakamkan, Ali Khamenei Paling Lama
Infografis
4 Alasan Selat Hormuz...
4 Alasan Selat Hormuz Jadi Medan Perang Mematikan Antara Iran dan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved