3 Kapal Induk AS Bersiap Kepung Iran, Salah Satunya Kapal Terbesar di Dunia

Minggu, 19 April 2026 - 08:16 WIB
loading...
3 Kapal Induk AS Bersiap...
Kapal induk terbesar di dunia, USS Gerald R Ford, satu dari tiga kapal yang dikerahkan AS ke Timur Tengah untuk mengepung Iran. Foto/US Navy/Mass Communication Specialist 2nd Class Jackson Adkins
A A A
TEHERAN - Tiga kapal induk Amerika Serikat (AS) akan berkumpul di Laut Arab dalam upaya untuk mengepung Iran menjelang berakhirnya gencatan senjata 22 April. Salah satu dari mereka adalah kapal induk terbesar di dunia; USS Gerald R. Ford, yang dikirim kembali ke Timur Tengah setelah mundur dari perang Iran karena mengalami kebakaran.

Dua pejabat pertahanan Amerika, yang dikutip Associated Press, Minggu (19/4/2026), mengonfirmasi pengerahan kembali kapal USS Ford.

Para pejabat mengatakan kapal induk tersebut, yang telah beroperasi di Mediterania timur, kini telah memasuki Laut Merah setelah melewati Terusan Suez. Kapal itu didampingi oleh dua kapal perusak, USS Mahan dan USS Winston S. Churchill.

Baca Juga: Iran Bidik Kapal Induk dan Seluruh Kapal Perang AS: Kami Akan Tenggelamkan Semuanya!

“USS Ford telah memasuki Laut Merah dan sekarang beroperasi di wilayah tersebut,” kata seorang pejabat, yang berbicara dengan syarat anonim karena sensitivitas penempatan kapal tersebut.

Langkah ini dilakukan setelah kapal induk tersebut menghabiskan lebih dari sebulan di Mediterania menyusul kebakaran di area pencucian yang memaksanya kembali ke pelabuhan untuk perbaikan. Terlepas dari kemunduran tersebut, USS Ford baru-baru ini mencetak rekor penugasan kapal induk AS terlama sejak Perang Vietnam.

Kembalinya USS Ford ke Timur Tengah, berarti akan ada tiga kapal induk AS di di kawasan yang luas tersebut dalam upaya untuk mengepung Iran.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
3 Penyebab Batalnya...
3 Penyebab Batalnya Penandatanganan Perjanjian Damai AS dan Iran
Wapres Vance Batalkan...
Wapres Vance Batalkan Kunjungan ke Jenewa, Swiss: Perundingan AS-Iran Ditunda
Tanpa Bantuan AS, Trump:...
Tanpa Bantuan AS, Trump: Israel Akan Hancur
PM Meloni Kecam Trump...
PM Meloni Kecam Trump soal Minta Foto: Italia Tidak Pernah Mengemis
Bagaimana Industri Farmasi...
Bagaimana Industri Farmasi Besar AS Raup Untung dari Pandemi dengan Perlakukan Warga Seperti Kelinci Percobaan?
PM Australia Ungkap...
PM Australia Ungkap Pengiriman BBM Baru, Ancaman di Selat Hormuz Masih Moderat
Pascadamai AS-Iran:...
Pascadamai AS-Iran: Kapal Raksasa Ini Tembus Selat Hormuz, Krisis Energi Global Mulai Mereda?
AS dan Iran Setujui...
AS dan Iran Setujui Kesepakatan untuk Akhiri Perang di Timur Tengah, Ini Isinya
Ini Alasan Trump Ingin...
Ini Alasan Trump Ingin Buru-Buru Teken Perjanjian Damai dengan Iran
Rekomendasi
Ketika Kebaikan Menjadi...
Ketika Kebaikan Menjadi Strategi: Akhir Dominasi Reward dan Punishment?
Turki Catat 62 Tendangan...
Turki Catat 62 Tendangan Tanpa Gol dalam 180 Menit di Piala Dunia 2026
BPDP Dorong UMKM Perkebunan...
BPDP Dorong UMKM Perkebunan Naik Kelas lewat Inovasi Produk
Berita Terkini
3 Penyebab Batalnya...
3 Penyebab Batalnya Penandatanganan Perjanjian Damai AS dan Iran
Wapres Vance Batalkan...
Wapres Vance Batalkan Kunjungan ke Jenewa, Swiss: Perundingan AS-Iran Ditunda
Demo Anti-Pemerintah...
Demo Anti-Pemerintah Digelar selama 50 Hari, Bolivia Deklarasikan Status Darurat
Tanpa Bantuan AS, Trump:...
Tanpa Bantuan AS, Trump: Israel Akan Hancur
PM Meloni Kecam Trump...
PM Meloni Kecam Trump soal Minta Foto: Italia Tidak Pernah Mengemis
Bagaimana Industri Farmasi...
Bagaimana Industri Farmasi Besar AS Raup Untung dari Pandemi dengan Perlakukan Warga Seperti Kelinci Percobaan?
Infografis
7 Alasan Dunia Tak Menghukum...
7 Alasan Dunia Tak Menghukum Trump dan Netanyahu meski AS-Israel Bom Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved