Negosiator AS Terus Berkomunikasi dengan Iran, Pakistan Dorong Perdamaian

Rabu, 29 April 2026 - 20:25 WIB
loading...
Negosiator AS Terus...
Bendera Iran, Pakistan dan Amerika Serikat. Foto/anadolu
A A A
WASHINGTON - Gedung Putih mengatakan para negosiator Amerika Serikat (AS) terus berinteraksi dengan pihak Iran, yang menurut klaim mereka, "sedang berjuang untuk menyelesaikan situasi kepemimpinan mereka" di tengah perang. Pernyataan itu muncul di tengah proses negosiasi yang terhenti antara AS dan Iran.

Dalam pernyataan kepada media AS, juru bicara Anna Kelly mengatakan Trump hanya akan membuat kesepakatan dengan Iran yang "mengutamakan keamanan nasional AS".

Pernyataan Gedung Putih ini muncul setelah Trump mengancam Iran di media sosial untuk "segera bertindak cerdas".

Sementara itu, Perdana Menteri Pakistan mengatakan upaya untuk membangun "perdamaian di Timur Tengah... masih berlangsung" karena pembicaraan antara AS dan Iran tampaknya buntu.

Dalam unggahan media sosial oleh kantor Perdana Menteri, Sharif mengatakan, "Karena upaya besar kami, gencatan senjata telah diperpanjang, yang masih berlangsung.”

"Upaya untuk perdamaian masih berlangsung, dan tidak akan ada pengurangan dalam upaya tersebut," ujar dia.

Baca juga: Bandara Utama Teheran Kembali Dibuka setelah Tutup 57 Hari karena Perang
(sya)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Iran Tolak Pendapat...
Iran Tolak Pendapat Menlu AS Rubio tentang Kesepakatan Damai
Trump Ungkap Turki Siap...
Trump Ungkap Turki Siap Gabung Perang Bersama Iran tapi Dicegah AS
Iran Peringatkan Kapal-kapal...
Iran Peringatkan Kapal-kapal Tidak Melintasi Selat Hormuz Tanpa Izin
Menlu Iran Bilang Hamas:...
Menlu Iran Bilang Hamas: Gaza Penting dalam Negosiasi dengan AS
Netanyahu Terpaksa Terima...
Netanyahu Terpaksa Terima Gencatan Senjata, Israel Bersiap Tarik Pasukan
Venezuela Umumkan Keadaan...
Venezuela Umumkan Keadaan Darurat setelah Diguncang 2 Gempa Dahsyat, 32 Orang Tewas
Trump Peringatkan Iran,...
Trump Peringatkan Iran, Tarif Selat Hormuz Tak Dapat Diterima
Dampak Kunjungan Trump,...
Dampak Kunjungan Trump, China Perketat Pembatasan Aktivis dan Pengawasan Domestik
Mengenal Gempa Doublet...
Mengenal Gempa Doublet di Venezuela Tewaskan Ratusan Orang, Jarang Terjadi
Rekomendasi
BPDP Unjuk Gigi Tampilkan...
BPDP Unjuk Gigi Tampilkan Produk Turunan Kakao EastFood Indonesia 2026
Jembatan Pasar Aset...
Jembatan Pasar Aset Tradisional dan Digital, ICE dan OKX Bentuk Joint Venture
EV Services: Membangun...
EV Services: Membangun Ekosistem Kendaraan Listrik yang Semakin Terintegrasi
Berita Terkini
Iran Tolak Pendapat...
Iran Tolak Pendapat Menlu AS Rubio tentang Kesepakatan Damai
Trump Ungkap Turki Siap...
Trump Ungkap Turki Siap Gabung Perang Bersama Iran tapi Dicegah AS
Iran Peringatkan Kapal-kapal...
Iran Peringatkan Kapal-kapal Tidak Melintasi Selat Hormuz Tanpa Izin
Korban Gempa Venezuela...
Korban Gempa Venezuela Bertambah, 164 Orang Tewas, 971 Luka-luka
Menlu Iran Bilang Hamas:...
Menlu Iran Bilang Hamas: Gaza Penting dalam Negosiasi dengan AS
Netanyahu Terpaksa Terima...
Netanyahu Terpaksa Terima Gencatan Senjata, Israel Bersiap Tarik Pasukan
Infografis
10 Negara dengan Harga...
10 Negara dengan Harga Bensin Termurah di Dunia, Libya Cuma Rp427 per Liter
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved