Bandara Utama Teheran Kembali Dibuka setelah Tutup 57 Hari karena Perang

Rabu, 29 April 2026 - 16:05 WIB
loading...
Bandara Utama Teheran...
Bandara Internasional Imam Khomeini kembali beroperasi di Teheran, Iran. Foto/anadolu
A A A
TEHERAN - Bandara Internasional Imam Khomeini, gerbang utama menuju ibu kota Iran, Teheran, kembali dibuka setelah 57 hari ditutup karena kondisi perang. Penerbangan kembali beroperasi beberapa hari yang lalu ketika wilayah udara Iran akhirnya dibuka kembali.

Pada hari biasa, bandara ini menangani sekitar 100 hingga 150 penerbangan. Saat ini, angka tersebut mendekati 10 hingga 15.

Kita melihat kembalinya operasi secara bertahap dan terminal perlahan terisi kembali.

Ini penting, bukan hanya karena gangguan yang disebabkan oleh perang, tetapi karena dimulainya kembali penerbangan terjadi meskipun terjadi kerusakan infrastruktur yang meluas di seluruh negeri.

Ini adalah bandara internasional terpenting Iran. Teheran memiliki bandara kedua, Bandara Mehrabad, yang terutama digunakan untuk penerbangan domestik dan yang telah beberapa kali terkena serangan selama konflik.

Bandara lain di seluruh negeri, termasuk di Tabriz dan Urmia, juga menjadi sasaran. Beberapa pesawat sipil terkena atau rusak.

Dan dengan sanksi yang telah menghantam sektor penerbangan Iran selama beberapa dekade, kerugian pada infrastruktur transportasi negara itu sangat signifikan.

Al Jazeera telah berbicara dengan para penumpang yang datang dan pergi ke sana.

Saat ini, ada sedikit rasa normalitas, dan ada campuran emosi: frustrasi, harapan, dan rasa kerentanan.

Gencatan senjata masih berlaku untuk saat ini, tetapi orang-orang khawatir apakah akan ada perdamaian yang langgeng atau babak konfrontasi lainnya.

Baca juga: Pentagon Akui Tak Mampu Lawan Rudal Hipersonik Rusia dan China
(sya)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Hamas Sambut Baik Kesepakatan...
Hamas Sambut Baik Kesepakatan AS-Iran, Serukan Penghentian Serangan di Gaza dan Lebanon
Inggris, Prancis, Jerman,...
Inggris, Prancis, Jerman, dan Italia Siap Cabut Sanksi Teheran setelah Kesepakatan Damai AS-Iran
Trump: AS Tidak akan...
Trump: AS Tidak akan Bayar Iran Rp5 Triliun, Itu Berita Palsu
Siapa Pihak yang Berpotensi...
Siapa Pihak yang Berpotensi Menggagalkan Kesepakatan Perdamaian Iran dan AS?
Posisi Iran Jadi Pemenang,...
Posisi Iran Jadi Pemenang, Israel Tetap Berstatus Pecundang
Wapres AS Sebut Iran...
Wapres AS Sebut Iran Bisa Dapat Rp5.312 Triliun, tapi Trump Ragu
Indonesia Tak Lagi Bergantung...
Indonesia Tak Lagi Bergantung Impor Minyak Timur Tengah
WNI Dikeroyok dan Dianiaya...
WNI Dikeroyok dan Dianiaya di Malaysia, Polisi Amankan 4 Orang yang Terlibat
Masih Trauma, Iran Belum...
Masih Trauma, Iran Belum Percaya kepada AS meski Segera Teken Perjanjian Damai
Rekomendasi
Denny JA Soroti Kerusuhan...
Denny JA Soroti Kerusuhan Agustus 2025 dalam Perspektif Kelas Rentan Digital
Menag: Tahun Baru Islam...
Menag: Tahun Baru Islam 1 Muharram Momentum Transformasi Diri dan Sosial
Sudewo Klaim Namanya...
Sudewo Klaim Namanya Dicatut Soal Pemerasan Jabatan Perangkat Desa, KPK: Publik Bisa Cermati Dakwaan
Berita Terkini
Hamas Sambut Baik Kesepakatan...
Hamas Sambut Baik Kesepakatan AS-Iran, Serukan Penghentian Serangan di Gaza dan Lebanon
7 Fakta Unik Cape Verde,...
7 Fakta Unik Cape Verde, Negara Kecil yang Bikin Spanyol Frustrasi di Piala Dunia 2026
Inggris, Prancis, Jerman,...
Inggris, Prancis, Jerman, dan Italia Siap Cabut Sanksi Teheran setelah Kesepakatan Damai AS-Iran
Trump: AS Tidak akan...
Trump: AS Tidak akan Bayar Iran Rp5 Triliun, Itu Berita Palsu
Siapa Pihak yang Berpotensi...
Siapa Pihak yang Berpotensi Menggagalkan Kesepakatan Perdamaian Iran dan AS?
Inggris Akan Pasok Uranium...
Inggris Akan Pasok Uranium ke Ukraina dan Jatuhkan Sanksi Baru terhadap Rusia
Infografis
Ancol Dibuka Kembali...
Ancol Dibuka Kembali Hari Ini, Catat Syaratnya Bagi Pengunjung
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved