Pentagon Akui Tak Mampu Lawan Rudal Hipersonik Rusia dan China

Rabu, 29 April 2026 - 14:10 WIB
loading...
Pentagon Akui Tak Mampu...
Pentagon akui tak mampu lawan rudal hipersonik Rusia dan China. Foto/X
A A A
WASHINGTON - Amerika Serikat akan kesulitan mempertahankan diri terhadap sistem rudal canggih yang dikembangkan oleh China dan Rusia . Itu diungkapkan para pejabat senior Pentagon kepada anggota parlemen saat mereka menyerukan pendanaan untuk program pertahanan rudal Golden Dome yang diusulkan.

Presiden Donald Trump meluncurkan inisiatif tersebut tak lama setelah menjabat pada Januari 2025, mengusulkan investasi skala besar – berpotensi mencapai ratusan miliar dolar selama dekade berikutnya – untuk memperluas kemampuan berbasis darat dan ruang angkasa.

Peningkatan ini sangat dibutuhkan, karena AS memiliki “sistem pertahanan dalam negeri berbasis darat satu lapis yang sangat terbatas dan dirancang khusus untuk melawan serangan kecil yang tidak terencana,” kata Asisten Menteri Perang untuk Kebijakan Luar Angkasa Marc Berkowitz dalam sidang komite angkatan bersenjata Senat pada hari Senin.

Negara itu akan menghadapi masalah serius melawan rudal balistik dan “tidak memiliki pertahanan terhadap senjata hipersonik atau rudal jelajah saat ini,” tegasnya.



Michael Guetlein, yang memimpin program Golden Dome di Angkatan Luar Angkasa AS, bersaksi bahwa baik Tiongkok maupun Rusia terus memodernisasi dan memperluas persenjataan rudal mereka.

Ia menunjuk pada penyebaran kendaraan luncur hipersonik – hulu ledak yang mampu bermanuver dengan kecepatan tinggi di atmosfer setelah diluncurkan – serta pengembangan rudal jelajah Burevestnik bertenaga nuklir oleh Rusia.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Iran Kecam Perlakuan...
Iran Kecam Perlakuan Buruk AS di Piala Dunia: Tim yang Paling Ditindas
Kapal Fregat Rusia Lepaskan...
Kapal Fregat Rusia Lepaskan Tembakan Peringatan di Selat Inggris
Iran dan Oman Tegaskan...
Iran dan Oman Tegaskan Komitmen Navigasi Maritim Aman melalui Selat Hormuz setelah Kesepakatan dengan AS
Trump Ungkap Selat Hormuz...
Trump Ungkap Selat Hormuz akan Dibuka Kembali Sepenuhnya pada Hari Jumat Secara Permanen
Trump Tegaskan Tanpa...
Trump Tegaskan Tanpa AS, Tidak akan Ada Israel, Netanyahu Harus Lebih Tanggung Jawab
Menlu Iran Tegaskan...
Menlu Iran Tegaskan Akhir Perang Dideklarasikan Senin, Resmi Berlaku Jumat
Harga Emas Bangkit usai...
Harga Emas Bangkit usai Trump Sebut Selat Hormuz Dibuka Pekan Ini
AS dan Iran Setujui...
AS dan Iran Setujui Kesepakatan untuk Akhiri Perang di Timur Tengah, Ini Isinya
Harga Minyak Dunia Anjlok...
Harga Minyak Dunia Anjlok ke Level Terendah dalam 3 Bulan usai Kesepakatan Damai AS-Iran
Rekomendasi
Pesan Said Didu untuk...
Pesan Said Didu untuk Prabowo: Waktu Melakukan Akomodasi Politik Sudah Lewat
Harga Emas Bangkit usai...
Harga Emas Bangkit usai Trump Sebut Selat Hormuz Dibuka Pekan Ini
Budiman Sudjatmiko Ungkap...
Budiman Sudjatmiko Ungkap Dialog dengan Mahasiswa di UGM Gagal Terjadi: Ada Penghakiman
Berita Terkini
Iran Kecam Perlakuan...
Iran Kecam Perlakuan Buruk AS di Piala Dunia: Tim yang Paling Ditindas
Media Asing Soroti Aksi...
Media Asing Soroti Aksi Demo Mahasiswa terhadap Kebijakan Pemerintah Indonesia
Kapal Fregat Rusia Lepaskan...
Kapal Fregat Rusia Lepaskan Tembakan Peringatan di Selat Inggris
Iran dan Oman Tegaskan...
Iran dan Oman Tegaskan Komitmen Navigasi Maritim Aman melalui Selat Hormuz setelah Kesepakatan dengan AS
Trump Ungkap Selat Hormuz...
Trump Ungkap Selat Hormuz akan Dibuka Kembali Sepenuhnya pada Hari Jumat Secara Permanen
Kenapa Perdamaian Iran...
Kenapa Perdamaian Iran Tak Semudah Membalikkan Telapak Tangan?
Infografis
5 Kapal Selam Serang...
5 Kapal Selam Serang Terbaik, AS dan Rusia Mendominasi
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved