Sebelum Buka Selat Hormuz, Iran Tuntut Jaminan AS dan Israel Tak Luncurkan Perang Lagi

Selasa, 28 April 2026 - 10:19 WIB
loading...
A A A
Sumber-sumber Iran sebelumnya pada hari Senin mengungkapkan proposal terbaru Teheran, yang akan menunda pembahasan program nuklir Iran hingga perang berakhir dan perselisihan mengenai pengiriman minyak dan gas dari Teluk diselesaikan. Hal itu kemungkinan tidak akan memuaskan Washington, yang mengatakan bahwa masalah nuklir Teheran harus ditangani sejak awal.

Menteri Luar Negeri AS Marco Rubio mengatakan dia berpikir Iran mencoba untuk mengulur waktu. “Kita tidak bisa membiarkan mereka lolos begitu saja,” katanya dalam sebuah wawancara dengan Fox News.

“Mereka adalah negosiator yang sangat baik. Mereka adalah negosiator yang sangat berpengalaman. Kita harus memastikan bahwa setiap kesepakatan yang dibuat, setiap perjanjian yang dibuat, adalah kesepakatan yang pasti mencegah mereka untuk bergegas menuju senjata nuklir kapan pun,” kata Rubio.

Upaya untuk menjembatani kesenjangan antara AS dan Iran belum berhenti, kata sumber dari mediator Pakistan, meskipun tidak ada diplomasi tatap muka setelah Trump membatalkan kunjungan perwakilannya pada akhir pekan.

Harapan untuk menghidupkan kembali upaya perdamaian telah memudar sejak Trump pada akhir pekan lalu mengumumkan bahwa dia telah membatalkan kunjungan utusan khususnya Steve Witkoff dan menantunya Jared Kushner ke Islamabad, ibu kota Pakistan, tempat Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi bolak-balik dua kali selama akhir pekan.

Araghchi juga mengunjungi Oman dan pada hari Senin pergi ke Rusia, di mana dia bertemu Presiden Vladimir Putin dan menerima kata-kata dukungan dari sekutu lama.

Dengan kedua pihak yang bertikai tampaknya masih sangat berbeda pendapat mengenai isu-isu termasuk ambisi nuklir Iran dan akses ke Selat Hormuz yang krusial, harga minyak kembali naik pada hari Senin, mencapai level tertinggi dalam dua minggu.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Ledakan Terdengar di...
Ledakan Terdengar di Wilayah PLTN Bushehr, Iran Serang Fasilitas AS di Negara-negara Teluk
Peti Jenazah Khamenei...
Peti Jenazah Khamenei Mendarat di Kota Mashhad Menjelang Pemakamannya
Akademisi Beijing: Negara...
Akademisi Beijing: Negara Mana Pun yang Berani Perang Nuklir Melawan China Akan Musnah
Trump Tolak Seruan Netanyahu...
Trump Tolak Seruan Netanyahu agar AS Tak Jual Jet Tempur Siluman F-35 ke Turki
Trump Keliru Sebut Iran...
Trump Keliru Sebut Iran 'Republik Islam Jepang': 111 Rudalnya Serang Kapal Induk AS
AS Gempur 90 Target...
AS Gempur 90 Target di Iran, Teheran Balas Bombardir Pangkalan Amerika di Kuwait dan Bahrain
Eropa Siap Masuk Arena...
Eropa Siap Masuk Arena Pertempuran Robot AI China dan AS
Dibombardir AS, Asap...
Dibombardir AS, Asap Membubung di Pelabuhan Iran
Perang Pecah Lagi, Trump:...
Perang Pecah Lagi, Trump: Saya Tak Mau Negosiasi Lagi dengan Iran
Rekomendasi
Jaksa Minta Lanjutan...
Jaksa Minta Lanjutan Sidang Dokter Tifa Digelar 2 Pekan Lagi, Hakim Menolak
Perbaikan MBG Harus...
Perbaikan MBG Harus Dimulai dari Ketepatan Sasaran hingga Transparansi Tata Kelola
Pemprov DKI Bakal Bangun...
Pemprov DKI Bakal Bangun 11 Rusun Baru, Pramono: Baru Dua yang Sudah Ada Angggarannya
Berita Terkini
Ledakan Terdengar di...
Ledakan Terdengar di Wilayah PLTN Bushehr, Iran Serang Fasilitas AS di Negara-negara Teluk
Peti Jenazah Khamenei...
Peti Jenazah Khamenei Mendarat di Kota Mashhad Menjelang Pemakamannya
Nasib Apes Pesawat Boeing...
Nasib Apes Pesawat Boeing 737 Hilang Kontak, Ditemukan Jadi Puing-puing di Laut Arab
Akademisi Beijing: Negara...
Akademisi Beijing: Negara Mana Pun yang Berani Perang Nuklir Melawan China Akan Musnah
Trump Tolak Seruan Netanyahu...
Trump Tolak Seruan Netanyahu agar AS Tak Jual Jet Tempur Siluman F-35 ke Turki
Trump Keliru Sebut Iran...
Trump Keliru Sebut Iran 'Republik Islam Jepang': 111 Rudalnya Serang Kapal Induk AS
Infografis
7 Alasan Dunia Tak Menghukum...
7 Alasan Dunia Tak Menghukum Trump dan Netanyahu meski AS-Israel Bom Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved