Mengapa Jet Tempur Tua F-5 Iran Sukses Pecundangi Sistem Rudal Canggih Patriot AS di Kuwait?

Selasa, 28 April 2026 - 09:40 WIB
loading...
Mengapa Jet Tempur Tua...
Jet tempur tua F-5 Iran berhasil mengebom Camp Buehring di Kuwait meski dilindungi sistem pertahanan rudal canggih Patriot AS. Foto/Tehran Times
A A A
TEHERAN - Gambaran yang muncul tentang serangan balasan Iran terhadap pangkalan militer Amerika Serikat (AS) di seluruh Teluk menunjukkan bahwa biaya militer sebenarnya dari Operasi Epic Fury mungkin jauh lebih tinggi daripada yang telah diakui Washington secara publik. Ini mencakup kerusakan infrastruktur, kehilangan pesawat canggih, dan gangguan operasional yang sekarang diukur dalam miliaran dolar.

Sejumlah pejabat AS, staf kongres, dan individu yang mengetahui penilaian kerusakan yang dirahasiakan menunjukkan bahwa serangan balasan Iran menghantam puluhan target di setidaknya tujuh negara di Timur Tengah. Ini menantang narasi awal bahwa kapasitas pembalasan Teheran telah dinetralisir dengan cepat setelah serangan pembuka AS-Israel pada 28 Februari 2026.

Baca Juga: Terungkap! Serangan Iran Sebabkan Pangkalan-pangkalan AS Rusak Sangat Parah, tapi Ditutup-tutupi

Signifikansi strategis semakin mendalam ketika NBC News mengonfirmasi bahwa jet tempur F-5 Iran berhasil melakukan serangan bom di Camp Buehring di Kuwait, menembus sistem pertahanan rudal Patriot canggih AS yang telah siaga.

Serangan itu secara langsung melemahkan pernyataan berulang Presiden AS Donald Trump bahwa Angkatan Udara Iran telah "benar-benar dihancurkan", karena bukti operasional sekarang menunjukkan bahwa Teheran mempertahankan kemampuan penerbangan tempur yang cukup untuk menyerang instalasi AS yang diperkuat di medan pertempuran Teluk.

Ada tiga kemungkinan mengapa jet tempur tua F-5 Iran berhasil mempermalukan sistem pertahanan Patriot AS di Kuwait. Kemungkinan pertama, pesawat tempur tersebut terbang sangat rendah—sedangkan sistem Patriot dirancang untuk menembak target di ketinggian menengah-tinggi.

Kemungkinan kedua, serangan saturasi Iran membuat radar dan pencegat dari sistem Patriot tidak sanggup mencakup semua arah serangan. Kemungkinan ketiga, radar dan sistem sensor maupun operator Patriot sedang bermasalah atau faktor human error.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Selat Hormuz Bergejolak...
Selat Hormuz Bergejolak Lagi, Iran Serang Kapal Berbendera Singapura
Iran Tolak Pendapat...
Iran Tolak Pendapat Menlu AS Rubio tentang Kesepakatan Damai
Trump Ungkap Turki Siap...
Trump Ungkap Turki Siap Gabung Perang Bersama Iran tapi Dicegah AS
Iran Peringatkan Kapal-kapal...
Iran Peringatkan Kapal-kapal Tidak Melintasi Selat Hormuz Tanpa Izin
Menlu Iran Bilang Hamas:...
Menlu Iran Bilang Hamas: Gaza Penting dalam Negosiasi dengan AS
Netanyahu Terpaksa Terima...
Netanyahu Terpaksa Terima Gencatan Senjata, Israel Bersiap Tarik Pasukan
Trump Peringatkan Iran,...
Trump Peringatkan Iran, Tarif Selat Hormuz Tak Dapat Diterima
Mantan Menteri Kehakiman...
Mantan Menteri Kehakiman Korsel Divonis 25 Tahun Penjara Terkait Peran dalam Darurat Militer
Jemaah Umrah Perlu Tahu!...
Jemaah Umrah Perlu Tahu! Ini Waktu Masuk Hijr Ismail untuk Perempuan dan Laki-Laki
Rekomendasi
KPK Belum Menahan Eks...
KPK Belum Menahan Eks Sekjen MPR Ma'ruf Cahyono usai Pemeriksaan, Ini Alasannya
KPK Ungkap Biro Jasa...
KPK Ungkap Biro Jasa Harus Setor Rp100 Ribu hingga Rp2,5 Juta untuk Pengurusan Izin Tinggal WNA di Bali
Jangan Jadi Korban!...
Jangan Jadi Korban! Ini Strategi Melawan Hoaks Lowongan Kerja yang Wajib Diketahui
Berita Terkini
Negara NATO Ini Bakal...
Negara NATO Ini Bakal Melarang Kumandang Azan
Selat Hormuz Bergejolak...
Selat Hormuz Bergejolak Lagi, Iran Serang Kapal Berbendera Singapura
Iran Tolak Pendapat...
Iran Tolak Pendapat Menlu AS Rubio tentang Kesepakatan Damai
Trump Ungkap Turki Siap...
Trump Ungkap Turki Siap Gabung Perang Bersama Iran tapi Dicegah AS
Iran Peringatkan Kapal-kapal...
Iran Peringatkan Kapal-kapal Tidak Melintasi Selat Hormuz Tanpa Izin
Korban Gempa Venezuela...
Korban Gempa Venezuela Bertambah, 164 Orang Tewas, 971 Luka-luka
Infografis
4 Keunggulan Jet Tempur...
4 Keunggulan Jet Tempur Canggih J-35 Buatan China
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved