Mengapa Jet Tempur Tua F-5 Iran Sukses Pecundangi Sistem Rudal Canggih Patriot AS di Kuwait?

Selasa, 28 April 2026 - 09:40 WIB
loading...
A A A
Menurut pejabat AS yang dikutip dalam laporan NBC News, F-5 Iran mendekat pada ketinggian rendah dan melakukan apa yang digambarkan sebagai serangan "bom bodoh", melewati sistem Patriot dan jaringan pertahanan udara jarak pendek yang diharapkan menciptakan zona intersepsi yang tumpang tindih.

Hal ini penting karena baterai Patriot dioptimalkan terutama untuk misi pertahanan rudal kelas atas, sementara integrasi pencegat jarak pendek dan cakupan radar secara teoritis akan menutup kerentanan terhadap pesawat berawak tingkat rendah.

Fakta bahwa F-5 Iran yang sudah tua dapat memanfaatkan celah tersebut menimbulkan pertanyaan doktrinal serius mengenai keterbatasan cakrawala radar, waktu reaksi komando dan kendali, dan tantangan untuk membedakan penembus cepat di ketinggian rendah dari gangguan ruang udara rutin dalam kondisi perang.

NBC News tidak mengonfirmasi apakah F-5 tersebut selamat dari serangan atau kemudian dihancurkan, tetapi keberhasilan operasional dari serangan bom itu sendiri sudah merupakan kemenangan pesan strategis bagi Teheran terlepas dari nasib akhir pesawat tersebut.

Penggunaan platform warisan jet tempur generasi keempat yang lebih tua oleh Iran juga memperkuat pelajaran militer klasik: kemampuan bertahan hidup di ruang udara yang diperebutkan seringkali ditentukan kurang oleh prestise platform dan lebih oleh waktu, rute, penipuan, dan rasa puas diri musuh.

Bagi perencana AS, insiden tersebut menunjukkan bahwa sistem pertahanan udara terpadu yang mahal mungkin masih rentan terhadap improvisasi taktis yang relatif murah ketika pihak bertahan menganggap superioritas teknologi menjamin kekebalan strategis.
(mas)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
AS Tak Umumkan Serangan...
AS Tak Umumkan Serangan Udara ke Iran, Apakah Dikaitkan dengan Angka Sial?
Trump Tiba-tiba Ganti...
Trump Tiba-tiba Ganti Pesawat karena Takut Dibunuh usai KTT NATO di Turki
Memanas, Kuwait dan...
Memanas, Kuwait dan Bahrain Lancarkan Serangan Udara ke Iran
Viral Video Trump Pingsan...
Viral Video Trump Pingsan dan Terduduk Lemas saat Mau Masuk Limusin
Trump Ungkap Iran Sedang...
Trump Ungkap Iran Sedang Bernegosiasi dengan AS, Peringatkan Teheran Tak Boleh Punya Senjata Nuklir
Iran Desak Warga di...
Iran Desak Warga di Negara-negara Teluk Jaga Jarak 500 Meter dari Akomodasi Rahasia Pasukan AS
Sepekan ke Depan, Rupiah...
Sepekan ke Depan, Rupiah Masih Akan Dibayangi Tekanan
Iran Klaim Serang Aset...
Iran Klaim Serang Aset Militer AS di Bahrain, Yordania, dan Kuwait
Lagi, Houthi Serang...
Lagi, Houthi Serang Kapal Tanker Saudi di Laut Merah
Rekomendasi
Jumhur Dapat Wisdom...
Jumhur Dapat Wisdom dari Sri Sultan HB X: Kita Harus Mengayomi Alam Lingkungan
Tak Pakai Rompi Tahanan,...
Tak Pakai Rompi Tahanan, Febrie Adriansyah Diduga Pegang Kartu As Tawar Proses Hukum
Hati-hati! Ada Perbaikan...
Hati-hati! Ada Perbaikan Jalan di Tol Jakarta-Cikampek
Berita Terkini
Houthi dan Arab Saudi...
Houthi dan Arab Saudi Saling Serang, Ini 5 Pemicunya
AS Tak Umumkan Serangan...
AS Tak Umumkan Serangan Udara ke Iran, Apakah Dikaitkan dengan Angka Sial?
Dipaksa Akui Israel...
Dipaksa Akui Israel untuk Kesepakatan Nuklir, Akankah Saudi Merapat ke China dan Pakistan?
Trump Tiba-tiba Ganti...
Trump Tiba-tiba Ganti Pesawat karena Takut Dibunuh usai KTT NATO di Turki
Memanas, Kuwait dan...
Memanas, Kuwait dan Bahrain Lancarkan Serangan Udara ke Iran
Viral Video Trump Pingsan...
Viral Video Trump Pingsan dan Terduduk Lemas saat Mau Masuk Limusin
Infografis
Spesifikasi Sistem Rudal...
Spesifikasi Sistem Rudal Patriot yang Dikirim AS ke Ukraina
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved