Perang Iran Belum Ada Sinyal Berakhir, Ketegangan Ekonomi dan Politik Terus Memanas di Eropa

Rabu, 29 April 2026 - 01:10 WIB
loading...
A A A
“Kita menghadapi stagflasi — perlambatan ekonomi dan peningkatan inflasi pada saat yang bersamaan,” kata Dombrovskis. "Hampir pasti kita harus merevisi perkiraan ekonomi [setahun penuh] kita ke bawah dalam perkiraan musim semi kita pada paruh kedua bulan Mei."

Jerman dan Italia, yang bersama-sama menyumbang lebih dari sepertiga PDB Uni Eropa, telah menurunkan perkiraan ekonomi mereka dalam beberapa hari terakhir.

6. Kekhawatiran Jangka Panjang, Perpecahan Internal

Situasi ini berkembang di tengah tantangan struktural jangka panjang. Pada tahun 2024, mantan kepala Bank Sentral Eropa, Mario Draghi, memperingatkan bahwa Eropa berisiko mengalami "penderitaan yang lambat" tanpa reformasi besar untuk bersaing dengan ekonomi global yang tumbuh lebih cepat.

Pada pertemuan puncak baru-baru ini, Presiden Prancis Emmanuel Macron juga menggarisbawahi tekanan geopolitik yang dihadapi Eropa. "Kita tidak boleh meremehkan bahwa ini adalah momen yang unik," ketika tokoh-tokoh global utama, termasuk Trump, "sangat menentang Eropa," katanya. "Jadi, ini adalah saat yang tepat bagi kita untuk bangun."

Para pemimpin juga bergulat dengan perbedaan pendapat internal mengenai kebijakan fiskal. Pembicaraan tentang anggaran jangka panjang Uni Eropa telah mengungkap perpecahan antara negara-negara utara. Macron menyerukan pembatasan pengeluaran dan negara-negara bagian selatan meminta dukungan keuangan yang lebih besar.

"Kita berutang selama Covid. Hari ini, beberapa orang mengatakan kepada kita bahwa kita perlu segera melunasi utang tersebut," kata Macron. "Itu konyol."
(ahm)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Setelah 13 Hari Menyerang...
Setelah 13 Hari Menyerang Iran, Trump Tunda Invasi Udara, Ini 5 Pertimbangannya
Iran Klaim Tewaskan...
Iran Klaim Tewaskan 200 Tentara AS, Pentagon Sebut Hanya 14, Siapa yang Bohong?
Intelijen AS: Mojtaba...
Intelijen AS: Mojtaba Khamenei Lebih Tertarik Kembangkan Senjata Nuklir daripada Ayahnya
Trump Batal Serang Iran...
Trump Batal Serang Iran Besar-besaran usai Jenderal AS Peringatkan Krisis Rudal Patriot
Iran Klaim Hancurkan...
Iran Klaim Hancurkan 11 Pesawat Militer dan Bunuh 200 Tentara AS, Sebut Data Pentagon Bohong
Perang Meluas, Ukraina...
Perang Meluas, Ukraina Serang Kapal Perang Rusia dan 2 Kapal Kargo Militer Terkait Iran
Korsel Terjunkan Robot...
Korsel Terjunkan Robot PiBot untuk Kemudikan Kapal Perang
Kebakaran Hutan Dahsyat...
Kebakaran Hutan Dahsyat Menyebar di Prancis, Lebih dari 10.000 Orang Dievakuasi
Konflik AS-Iran Makin...
Konflik AS-Iran Makin Memanas, Harga Minyak Dunia Kembali Tembus 100 Dolar AS per Barel
Rekomendasi
Kris Dayanti Borong...
Kris Dayanti Borong 2 Medali Emas di Kejuaraan Nasional Wushu
Tarif 3 Jalan Tol Berpotensi...
Tarif 3 Jalan Tol Berpotensi Naik Tahun Ini, Semuanya di Pulau Jawa
4 Jembatan Putus Akibat...
4 Jembatan Putus Akibat Banjir di Aceh Utara, BNPB: Anomali Cuaca di Tengah Kemarau
Berita Terkini
Pemukim Israel Bakar...
Pemukim Israel Bakar 2 Masjid Bersejarah di Tepi Barat, Hamas: Lanjutkan Jalan Perlawanan
Setelah 13 Hari Menyerang...
Setelah 13 Hari Menyerang Iran, Trump Tunda Invasi Udara, Ini 5 Pertimbangannya
30.000 Tentara Korea...
30.000 Tentara Korea Utara Akan Dikirim ke Perang Ukraina
Kapal Induk Nuklir George...
Kapal Induk Nuklir George Washington AS Unjuk Kekuatan di Laut China Selatan
Iran Klaim Tewaskan...
Iran Klaim Tewaskan 200 Tentara AS, Pentagon Sebut Hanya 14, Siapa yang Bohong?
Wanita Keturunan China...
Wanita Keturunan China yang Magang di Markas Militer NATO Ditangkap atas Tuduhan Mata-mata
Infografis
4 Alasan Selat Hormuz...
4 Alasan Selat Hormuz Jadi Medan Perang Mematikan Antara Iran dan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved