Perang Iran Belum Ada Sinyal Berakhir, Ketegangan Ekonomi dan Politik Terus Memanas di Eropa

Rabu, 29 April 2026 - 01:10 WIB
loading...
Perang Iran Belum Ada...
Ketegangan ekonomi dan politik terus memanas di Eropa. Foto/X
A A A
LONDON - Para pemimpin Eropa semakin khawatir bahwa ketegangan yang muncul dari agresi AS yang tidak beralasan di bawah Presiden Donald Trump terhadap Iran, yang telah mengakibatkan pembalasan dari Republik Islam, dapat meningkat dari guncangan ekonomi menjadi krisis politik yang lebih luas bagi Uni Eropa, demikian menurut sebuah laporan.

Melaporkan pada hari Senin, situs web Amerika Politico menulis bahwa, dengan harga energi yang naik dan pertumbuhan ekonomi yang melambat, pemerintah di seluruh blok bersiap menghadapi dampak yang kemampuan mereka untuk menahannya terbatas. Laporan tersebut mengatakan situasi tersebut dapat semakin melemahkan pusat politik Eropa yang sudah rapuh.

Perang Iran Belum Ada Sinyal Berakhir, Ketegangan Ekonomi dan Politik Terus Memanas di Eropa

1. Krisis Ekonomi Melanda Eropa

Dampak ekonomi sudah dirasakan di seluruh sektor utama.

“Biaya energi berdampak pada makanan, transportasi, dan perumahan, yang paling memukul rumah tangga berpenghasilan rendah dan menengah,” kata Seamus Boland, presiden Komite Ekonomi dan Sosial Eropa. “Secara politik, hal itu menciptakan ruang untuk ketidakpercayaan — bukan hanya terhadap pemerintah nasional, tetapi juga terhadap kemampuan lembaga-lembaga Eropa untuk melindungi warga negara dari guncangan eksternal. Hal ini berisiko mempercepat dukungan untuk pendekatan yang lebih proteksionis atau berorientasi ke dalam.”

Di tengah meningkatnya ketidakpuasan publik, para petahana di beberapa negara Eropa menghadapi reaksi balik populis, dengan kekhawatiran bahwa pemilihan mendatang dapat menggeser keseimbangan politik.


2. Risiko Pemilu di Seluruh Blok

Prancis dipandang sebagai medan pertempuran utama, di mana pergeseran politik dapat memiliki implikasi global yang lebih luas.

Di tempat lain, perkembangan terkini telah meningkatkan kekhawatiran di antara para pemimpin pro-Uni Eropa.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Perjanjian Damai Iran...
Perjanjian Damai Iran Jadi Kekalahan Paling Memalukan bagi AS, Ini 3 Alasannya
Setelah 4 Bulan Berperang,...
Setelah 4 Bulan Berperang, Ini 7 Hal yang Membuat Iran Lebih Kuat
Berlatih di Tijuana,...
Berlatih di Tijuana, Timnas Iran Dikawal 300 Pasukan Elite Meksiko
Jika Dicairkan, Aset...
Jika Dicairkan, Aset Beku Iran Jadi Oksigen Segar untuk Kebangkitan Ekonomi Iran
Inggris Caplok Armada...
Inggris Caplok Armada Bayangan Rusia, Akankah Picu Perang Besar?
Ini 5 Bukti Perjanjian...
Ini 5 Bukti Perjanjian Damai AS dan Iran Tunjukkan Kegagalan Tujuan Perang Israel
Akhirnya Eropa Izinkan...
Akhirnya Eropa Izinkan Fitur FSD Tesla Digunakan
Laporan Media: UEA Cairkan...
Laporan Media: UEA Cairkan Miliaran Dolar untuk Iran agar Tak Jadi Sasaran Serangan
Jet Tempur F/A-18 Hornet...
Jet Tempur F/A-18 Hornet AS Tabrak Gunung, Picu Kebakaran Hutan
Rekomendasi
PBNU Gelar Munas dan...
PBNU Gelar Munas dan Konbes di Ploso Kediri pada 20-23 Juni 2026, Presiden Prabowo Diundang
Audisi Miss Indonesia...
Audisi Miss Indonesia 2026 Yogyakarta Disambut Antusias, Jakarta Jadi Kota Terakhir Seleksi
Walhi Minta Pembahasan...
Walhi Minta Pembahasan Revisi UU HAM Ditunda
Berita Terkini
Warga China dan Rusia...
Warga China dan Rusia Berlomba Melahirkan Bayi di AS demi Status Kewarganegaraan
Perjanjian Damai Iran...
Perjanjian Damai Iran Jadi Kekalahan Paling Memalukan bagi AS, Ini 3 Alasannya
Setelah 4 Bulan Berperang,...
Setelah 4 Bulan Berperang, Ini 7 Hal yang Membuat Iran Lebih Kuat
Berlatih di Tijuana,...
Berlatih di Tijuana, Timnas Iran Dikawal 300 Pasukan Elite Meksiko
Jika Dicairkan, Aset...
Jika Dicairkan, Aset Beku Iran Jadi Oksigen Segar untuk Kebangkitan Ekonomi Iran
Militerisasi Jepang...
Militerisasi Jepang dan Bahaya Radiasi Radio Aktif
Infografis
AS dan Israel Adalah...
AS dan Israel Adalah Dalang Perang Saudara di Palestina
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved