Trump: Tersangka Penembakan Tulis Manifesto Anti-Kristen, Orang Sakit Jiwa

Senin, 27 April 2026 - 08:43 WIB
loading...
Trump: Tersangka Penembakan...
Cole Thomas Allen, tersangka penembakan acara White House Correspondents Association Dinner di Washington Hilton Hotel. Presiden AS Donald Trump menyebutnya orang sakit jiwa. Foto/NDTV
A A A
WASHINGTON - Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump mengatakan tersangka penembakan di acara "White House Correspondents' Association Dinner" pada Sabtu malam adalah orang yang sakit jiwa. Menurutnya, tersangka telah menulis manifesto anti-Kristen sebelum beraksi.

Tersangka yang beraksi di Washington Hilton Hotel diidentifikasi sebagai Cole Thomas Allen (31), asal Torrance, California. Dia ditangkap agan Secret Service di lokasi kejadian.

Baca Juga: Allen Tulis Manifesto sebelum Tembaki Dinner Trump, Isinya Benci Pedofil di Pemerintahan AS

Trump mengatakan dalam wawancara televisi bahwa pihak keluarga sebelumnya telah menyampaikan kekhawatiran tentang tersangka kepada petugas penegak hukum.

“Dia seorang Kristen, seorang yang beriman, dan kemudian dia menjadi anti-Kristen, dan dia mengalami banyak perubahan,” kata Trump kepada program “60 Minutes” CBS. “Dia mungkin orang yang cukup sakit jiwa," katanya lagi, yang dikutip Reuters, Senin (27/4/2026).

Manifesto tersebut dikirim kepada anggota keluarga Allen tak lama sebelum serangan, kata seorang pejabat penegak hukum kepada Reuters. Di dalamnya, tersangka menyebut dirinya sebagai “Pembunuh Federal yang Ramah", kata pejabat tersebut.

“Menolak untuk berbuat dosa ketika orang lain ditindas bukanlah perilaku Kristen; itu adalah keterlibatan dalam kejahatan penindas,” bunyi manifesto tersebut, yang disampaikan pejabat AS.

Target yang tercantum dalam manifesto tersebut termasuk pejabat pemerintahan Trump, namun mengecualikan Direktur FBI Kash Patel dari daftar target.

Manifesto tersebut mengejek kurangnya keamanan yang "gila" di Washington Hilton Hotel, tempat jamuan makan malam itu diadakan.

“Seperti, satu hal yang langsung saya perhatikan saat memasuki hotel adalah rasa arogansi,” imbuh manifesto yang ditulis Allen.

“Saya masuk dengan banyak senjata dan tidak seorang pun di sana mempertimbangkan kemungkinan bahwa saya bisa menjadi ancaman.”

Peristiwa kacau tersebut menimbulkan pertanyaan baru tentang keamanan para pejabat tinggi AS, banyak di antaranya berkumpul di ruang dansa hotel yang luas. Trump memanfaatkan perhatian yang ditimbulkan oleh insiden tersebut untuk mempromosikan ruang dansa Gedung Putih yang direncanakannya sebagai tempat yang lebih aman untuk acara-acara semacam itu.

“Acara ini tidak akan pernah terjadi dengan Ruang Dansa Rahasia Militer yang sedang dibangun di Gedung Putih. Pembangunannya tidak bisa cukup cepat!” tulis Trump di Truth Social.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Pengaruh Wali Kota Muslim...
Pengaruh Wali Kota Muslim New York Ini Makin Kuat, Siapa yang Didukungnya Menang!
Pilot F-15 AS: Serangan...
Pilot F-15 AS: Serangan Drone Iran Membentuk Formasi Ubur-ubur
Trump Kecam Pemungutan...
Trump Kecam Pemungutan Suara Senat untuk Batasi Kewenangannya dalam Perang Iran
10 Mata-mata Perang...
10 Mata-mata Perang Dingin yang Tak Pernah Takut Mati
Senat AS Sahkan Resolusi...
Senat AS Sahkan Resolusi Penghentian Perang Iran, Pukulan Telak bagi Trump
Trump Ungkap Dana Iran...
Trump Ungkap Dana Iran yang Dilepaskan akan Digunakan untuk Beli Barang-barang AS
Usai Perang dengan Iran,...
Usai Perang dengan Iran, Trump Janji Ekonomi AS Segera Bangkit
Delegasi Iran Berangkat...
Delegasi Iran Berangkat ke Swiss Negosiasi dengan AS, Perang Bakal Berakhir?
Raksasa Teknologi Oracle...
Raksasa Teknologi Oracle PHK 21.000 Karyawan usai Fokus Bisnis Beralih ke AI
Rekomendasi
Lolos ke Jakarta, Peserta...
Lolos ke Jakarta, Peserta Liga Bintang Juara GTV Ungkap Pengalaman Seru dan Menegangkan
Jalur Medan-Berastagi...
Jalur Medan-Berastagi Tak Lagi Memadai
1.000 Taruna Akmil Bakal...
1.000 Taruna Akmil Bakal Latih Siswa Sekolah Rakyat
Berita Terkini
Venezuela Diguncang...
Venezuela Diguncang Gempa M7,2 Berturut-turut, Korban Tewas Diperkirakan Ribuan Orang
AS dan Israel Jadi Sumber...
AS dan Israel Jadi Sumber Kerusakan, Iran Serukan Tatanan Baru Negara Islam
Eropa Terasa Dipanggang!...
Eropa Terasa Dipanggang! Suhu Mencapai 44 Derajat Celsius
Pengaruh Wali Kota Muslim...
Pengaruh Wali Kota Muslim New York Ini Makin Kuat, Siapa yang Didukungnya Menang!
Menteri Zionis: AS Akan...
Menteri Zionis: AS Akan Segera Berada di Jalur Bentrokan dengan Israel
Rusia Klaim Senjata...
Rusia Klaim Senjata Nuklir Jadi Satu-satunya Jaminan pada Perang Global, Ini 3 Alasannya
Infografis
Tarif Trump Bikin Harta...
Tarif Trump Bikin Harta Orang Terkaya Dunia Susut Rp3.400 Triliun
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved