Terungkap! Serangan Iran Sebabkan Pangkalan-pangkalan AS Rusak Sangat Parah, tapi Ditutup-tutupi
Minggu, 26 April 2026 - 09:20 WIB
loading...
A
A
A
Beberapa anggota Parlemen dari Partai Republik dilaporkan kesal karena mereka tidak menerima gambaran lengkap tentang kerusakan yang ditimbulkan oleh serangan balasan Iran.
“Tidak ada yang tahu apa pun. Dan itu bukan karena kurangnya pertanyaan,” kata seorang ajudan Kongres dari Partai Republik kepada NBC News,yang dilansir Minggu (26/4/2026). “Kami telah bertanya selama berminggu-minggu dan tidak mendapatkan detail spesifik, bahkan ketika Pentagon meminta anggaran tertinggi sepanjang sejarah.”
Menteri Perang Pete Hegseth dan Presiden Donald Trump sebelumnya menolak anggapan bahwa Iran memiliki kemampuan untuk menimbulkan kerusakan sebesar itu.
Trump pada hari Jumat menyatakan bahwa Iran telah "dihancurkan". Dia menambahkan pada hari Sabtu bahwa Washington memiliki “semua kartu” dalam negosiasi perdamaian.
Pentagon tidak menanggapi permintaan komentar, tetapi seorang pejabat AS mengatakan kepada NBC News, “Kami tidak membahas penilaian kerusakan pertempuran karena alasan keamanan operasional. Pasukan kami tetap beroperasi penuh, dan kami terus menjalankan misi kami dengan kesiapan dan efektivitas tempur yang sama.”
Gedung Putih dan AEI tidak segera menanggapi permintaan komentar.
“Tidak ada yang tahu apa pun. Dan itu bukan karena kurangnya pertanyaan,” kata seorang ajudan Kongres dari Partai Republik kepada NBC News,yang dilansir Minggu (26/4/2026). “Kami telah bertanya selama berminggu-minggu dan tidak mendapatkan detail spesifik, bahkan ketika Pentagon meminta anggaran tertinggi sepanjang sejarah.”
Menteri Perang Pete Hegseth dan Presiden Donald Trump sebelumnya menolak anggapan bahwa Iran memiliki kemampuan untuk menimbulkan kerusakan sebesar itu.
Trump pada hari Jumat menyatakan bahwa Iran telah "dihancurkan". Dia menambahkan pada hari Sabtu bahwa Washington memiliki “semua kartu” dalam negosiasi perdamaian.
Pentagon tidak menanggapi permintaan komentar, tetapi seorang pejabat AS mengatakan kepada NBC News, “Kami tidak membahas penilaian kerusakan pertempuran karena alasan keamanan operasional. Pasukan kami tetap beroperasi penuh, dan kami terus menjalankan misi kami dengan kesiapan dan efektivitas tempur yang sama.”
Gedung Putih dan AEI tidak segera menanggapi permintaan komentar.
Lihat Juga :