Terungkap! Serangan Iran Sebabkan Pangkalan-pangkalan AS Rusak Sangat Parah, tapi Ditutup-tutupi
Minggu, 26 April 2026 - 09:20 WIB
loading...
A
A
A
Hegseth mengatakan kepada wartawan pada bulan Maret bahwa rudal Iran tidak akan sampai ke targetnya.
“Hampir tidak ada yang dapat mereka lakukan secara militer,” katanya. “Ya, mereka masih akan menembakkan beberapa rudal, tetapi kita akan menembak jatuh rudal-rudal itu," lanjut dia.
Namun, laporan NBC News mengungkap bahwa sejumlah besar rudal Iran berhasil menembus pertahanan AS di pangkalan-pangkalan Timur Tengah pada suatu titik.
Tuduhan penutupan informasi tidak hanya terkait dengan infrastruktur militer. Sebuah analisis oleh The Intercept minggu ini mengeklaim bahwa jumlah korban jiwa anggota militer Amerika juga lebih tinggi daripada yang telah dipublikasikan oleh Pentagon.
NBC News melaporkan bahwa Gedung Putih telah meminta perusahaan satelit swasta untuk tidak mempublikasikan gambar pangkalan AS di wilayah tersebut setelah diserang oleh Iran. Permintaan tersebut diungkapkan oleh Planet Labs dalam email tanggal 4 April kepada pelanggan yang menyatakan bahwa larangan publikasi gambar selama 14 hari di wilayah tersebut diperpanjang.
Sebelumnya, The New York Times menggunakan data satelit yang tersedia untuk umum untuk menjelaskan sejauh mana kerusakan yang ditimbulkan Iran pada pangkalan-pangkalan tersebut, menunjukkan perbandingan sebelum dan sesudah serangan balasan Iran.
“Hampir tidak ada yang dapat mereka lakukan secara militer,” katanya. “Ya, mereka masih akan menembakkan beberapa rudal, tetapi kita akan menembak jatuh rudal-rudal itu," lanjut dia.
Namun, laporan NBC News mengungkap bahwa sejumlah besar rudal Iran berhasil menembus pertahanan AS di pangkalan-pangkalan Timur Tengah pada suatu titik.
Tuduhan penutupan informasi tidak hanya terkait dengan infrastruktur militer. Sebuah analisis oleh The Intercept minggu ini mengeklaim bahwa jumlah korban jiwa anggota militer Amerika juga lebih tinggi daripada yang telah dipublikasikan oleh Pentagon.
NBC News melaporkan bahwa Gedung Putih telah meminta perusahaan satelit swasta untuk tidak mempublikasikan gambar pangkalan AS di wilayah tersebut setelah diserang oleh Iran. Permintaan tersebut diungkapkan oleh Planet Labs dalam email tanggal 4 April kepada pelanggan yang menyatakan bahwa larangan publikasi gambar selama 14 hari di wilayah tersebut diperpanjang.
Sebelumnya, The New York Times menggunakan data satelit yang tersedia untuk umum untuk menjelaskan sejauh mana kerusakan yang ditimbulkan Iran pada pangkalan-pangkalan tersebut, menunjukkan perbandingan sebelum dan sesudah serangan balasan Iran.
(mas)
Lihat Juga :