AS Hamburkan Senjata Rp603 Triliun dalam Perang Iran, dari Rudal Patriot hingga Tomahawk
Jum'at, 24 April 2026 - 14:57 WIB
loading...
A
A
A
Pentagon telah meminta Kongres untuk pendanaan tambahan sebelum dapat membayar produsen senjata untuk mengisi kembali pasokan Amerika yang menipis dan sedang menunggu persetujuan.
Namun, pemulihan persediaan global AS ke ukuran sebelumnya mungkin membutuhkan waktu. Sementara itu, Washington mungkin harus mengurangi kekuatan militernya.
"Dengan tingkat produksi saat ini, membangun kembali apa yang telah kita habiskan bisa memakan waktu bertahun-tahun," kata Senator Jack Reed dari Rhode Island, politisi terkemuka Partai Demokrat yang duduk di Komite Angkatan Bersenjata, kepada The New York Times.
"Amerika Serikat memiliki banyak amunisi dengan persediaan yang memadai, tetapi beberapa amunisi serangan darat dan pertahanan rudal yang penting kekurangan sebelum perang dan bahkan lebih kekurangan sekarang," kata Mark F Cancian, seorang kolonel Korps Marinir purnawirawan dan penasihat senior di CSIS.
Gedung Putih telah menolak laporan tersebut, mengeklaim "seluruh premis cerita ini salah".
"Amerika Serikat memiliki militer terkuat di dunia, yang dilengkapi sepenuhnya dengan senjata dan amunisi yang lebih dari cukup dalam persediaan di dalam negeri dan di seluruh dunia untuk secara efektif mempertahankan tanah air dan mencapai operasi militer apa pun yang diperintahkan oleh panglima tertinggi," kata Sekretaris Pers Gedung Putih Karoline Leavitt dalam sebuah pernyataan kepada The New York Times.
Namun, pemulihan persediaan global AS ke ukuran sebelumnya mungkin membutuhkan waktu. Sementara itu, Washington mungkin harus mengurangi kekuatan militernya.
"Dengan tingkat produksi saat ini, membangun kembali apa yang telah kita habiskan bisa memakan waktu bertahun-tahun," kata Senator Jack Reed dari Rhode Island, politisi terkemuka Partai Demokrat yang duduk di Komite Angkatan Bersenjata, kepada The New York Times.
"Amerika Serikat memiliki banyak amunisi dengan persediaan yang memadai, tetapi beberapa amunisi serangan darat dan pertahanan rudal yang penting kekurangan sebelum perang dan bahkan lebih kekurangan sekarang," kata Mark F Cancian, seorang kolonel Korps Marinir purnawirawan dan penasihat senior di CSIS.
Reaksi Tim Trump
Gedung Putih telah menolak laporan tersebut, mengeklaim "seluruh premis cerita ini salah".
"Amerika Serikat memiliki militer terkuat di dunia, yang dilengkapi sepenuhnya dengan senjata dan amunisi yang lebih dari cukup dalam persediaan di dalam negeri dan di seluruh dunia untuk secara efektif mempertahankan tanah air dan mencapai operasi militer apa pun yang diperintahkan oleh panglima tertinggi," kata Sekretaris Pers Gedung Putih Karoline Leavitt dalam sebuah pernyataan kepada The New York Times.
(mas)
Lihat Juga :