Israel Sesumbar Siap Kembalikan Iran ke Zaman Batu, Klaim Sedang Tunggu Lampu Hijau AS

Jum'at, 24 April 2026 - 09:27 WIB
loading...
Israel Sesumbar Siap...
Israel sesumbar siap mengembalikan Iran ke Zaman Batu, klaim sedang menunggu lampu hijau dari AS. Foto/X @manniefabian
A A A
TEL AVIV - Rezim Zionis Israel sesumbar siap untuk mengembalikan Republik Islam Iran ke "Zaman Batu". Menteri Pertahanan Zionis, Israel Katz, Israel sekarang sedang menunggu lampu hijau dari Amerika Serikat (AS) untuk menjalankan misi tersebut.

"Israel siap untuk melanjutkan perang melawan Iran," kata Katz dalam pernyataan video pada hari Kamis. "Militer Israel siap baik secara defensif maupun ofensif, dan target telah ditandai," lanjut dia.

Baca Juga: Iran Tiba-tiba Aktifkan Sistem Rudal, Klaim Diserang Musuh

"Kami sedang menunggu lampu hijau dari Amerika Serikat—pertama dan terutama untuk menyelesaikan penghapusan dinasti Khamenei...dan juga untuk mengembalikan Iran ke Zaman Kegelapan dan Zaman Batu dengan menghancurkan fasilitas energi dan listrik utama dan membongkar infrastruktur ekonomi nasionalnya," imbuh dia, seperti dikutip dari AFP, Jumat (24/4/2026).

Serangan pembuka AS-Israel dalam perang pada 28 Februari menewaskan pemimpin tertinggi Iran, Ayatollah Ali Khamenei, yang kemudian digantikan oleh putranya; Mojtaba Khamenei, yang belum muncul di depan umum sehingga menimbulkan spekulasi tentang kondisinya dan apakah dia masih hidup.

“Kali ini, ketika serangan dilanjutkan, akan berbeda dan mematikan, menambahkan pukulan dahsyat di titik-titik paling sensitif— setelah serangan luar biasa yang telah dialami rezim teror Iran—yang akan mengguncang dan meruntuhkan fondasinya,” kata Katz.

Presiden AS Donald Trump pada hari Selasa mengumumkan perpanjangan gencatan senjata tanpa batas waktu antara Amerika Serikat dan Iran, yang mulai berlaku pada 8 April, untuk menciptakan ruang bagi perundingan dengan Teheran.

Rencana untuk negosiasi ulang di Pakistan masih belum pasti.

Perang AS-Israel melawan Iran telah meluas ke seluruh Timur Tengah, menyebabkan ribuan orang tewas, terutama di Iran dan Lebanon, dan terus menggoyahkan ekonomi global.

Sementara itu, militer Iran mengatakan siap untuk melawan AS sampai meraih kemenangan penuh.

Ketua Parlemen Mohammad Bagher Ghalibaf menuduh AS mencoba mengubah negosiasi menjadi "meja penyerahan diri", menambahkan bahwa perundingan dan "gencatan senjata penuh" hanya akan masuk akal jika tidak dilanggar oleh blokade maritim Amerika.

“Mereka tidak mencapai tujuan mereka melalui agresi militer, dan mereka juga tidak akan mencapainya melalui intimidasi. Satu-satunya jalan ke depan adalah dengan mengakui hak-hak bangsa Iran,” tulis Ghalibaf di X pada hari Kamis.
(mas)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Pemerintah Suriah Terbuka...
Pemerintah Suriah Terbuka untuk Bertemu Hizbullah
PM Pakistan Sharif akan...
PM Pakistan Sharif akan Hadiri Pemakaman Pemimpin Tertinggi Iran Khamenei
CIA akan Rilis Berkas...
CIA akan Rilis Berkas Baru Program Pengendalian Pikiran Terkait Nazi
Israel Ngotot Tempatkan...
Israel Ngotot Tempatkan Pasukannya di Lebanon, Suriah, dan Gaza Tanpa Batas Waktu
Kiper Palestina Saleem...
Kiper Palestina Saleem Al-Ashqar Tewas Dibunuh Tentara Israel di Gaza
Usai Tewaskan 1.300...
Usai Tewaskan 1.300 Orang di Eropa, Gelombang Panas Ekstrem Kini Melanda AS
AS Menguji Pertempuran...
AS Menguji Pertempuran Udara Jarak Jauh dengan Dukungan AI F-16
Presiden Serbia Aleksandar...
Presiden Serbia Aleksandar Vučić Umumkan Pengunduran Diri
Iran Larang Badan Energi...
Iran Larang Badan Energi Atom Periksa Fasilitas Nuklir yang Hancur Diserang AS
Rekomendasi
Indonesia Ingin Bangun...
Indonesia Ingin Bangun Pusat Keuangan Berdaya Saing Global, Bali Jadi Kandidat Bukan IKN
Syngenta Indonesia Kenalkan...
Syngenta Indonesia Kenalkan Inovasi Pertanian di PENAS KTNA XVII
Rupiah Kritis, Hari...
Rupiah Kritis, Hari Ini Berakhir Ambruk ke Rp17.995 per Dolar AS
Berita Terkini
Pemerintah Suriah Terbuka...
Pemerintah Suriah Terbuka untuk Bertemu Hizbullah
PM Pakistan Sharif akan...
PM Pakistan Sharif akan Hadiri Pemakaman Pemimpin Tertinggi Iran Khamenei
CIA akan Rilis Berkas...
CIA akan Rilis Berkas Baru Program Pengendalian Pikiran Terkait Nazi
Israel Ngotot Tempatkan...
Israel Ngotot Tempatkan Pasukannya di Lebanon, Suriah, dan Gaza Tanpa Batas Waktu
Kiper Palestina Saleem...
Kiper Palestina Saleem Al-Ashqar Tewas Dibunuh Tentara Israel di Gaza
130 Orang Ditangkap...
130 Orang Ditangkap karena Korupsi, Termasuk Para Pejabat Berbagai Kementerian
Infografis
Perang AS-Israel vs...
Perang AS-Israel vs Iran Telah Mengungkap Kelemahan Militer Inggris
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved