Blokade AS Runtuh, 34 Kapal Hantu Iran Menyelinap Bawa Minyak Senilai Rp15,6 Triliun

Kamis, 23 April 2026 - 07:04 WIB
loading...
Blokade AS Runtuh, 34...
Blokade AS terhadap pelabuhan-pelabuhan Iran di Selat Hormuz runtuh. Sebanyak 34 kapal tanker terkait Iran berhasil menyelinap bawa minyak senilai Rp15,6 triliun. Foto/NDTV
A A A
TEHERAN - Sebuah laporan dari Financial Times mengungkap bahwa blokade Angkatan Laut Amerika Serikat (AS) terhadap pelabuhan-pelabuhan Iran di Selat Hormuz telah runtuh. Buktinya, 34 kapal tanker yang terkait dengan Iran—yang oleh media Barat dijuluki sebagai kapal hantu karena mematikan transponder—berhasil menyelinap dengan membawa minyak senilai US900 juta (Rp15,6 triliun)

Laporan tersebut akan menjadi pukulan menyakitkan bagi pemerintah Presiden AS Donald Trump yang selama ini mengeklaim bahwa Amerika sepenuhnya mengendalikan Selat Hormuz. Trump juga telah sesumbar bahwa strategi blokade telah menjadi "kesuksesan luar biasa" dan bahwa embargo tidak akan dicabut sampai kesepakatan akhir dengan Iran tercapai.

Baca Juga: IRGC Sita 2 Kapal di Selat Hormuz dan Dibawa ke Pantai Iran

Pada 13 April, AS memberlakukan blokade yang seharusnya menghentikan sepenuhnya perdagangan ekonomi yang masuk dan keluar Iran melalui laut dan kapal-kapal pembawa barang-barang yang dapat digunakan oleh Iran dalam perang melawan AS dan Israel.

Sejauh ini, hanya satu kapal kontainer di Teluk Oman yang ditahan oleh pasukan AS dan satu kapal tanker yang dikenai sanksi berhasil dinaiki di Indo-Pasifik.

Komando Pusat AS atau CENTCOM mengatakan pada Selasa lalu bahwa pasukan Amerika telah memerintahkan 28 kapal untuk berbalik arah atau kembali ke pelabuhan Iran sejak dimulainya blokade.

Namun, mengutip laporan dariFinancial Times, Kamis (23/4/2026), terungkapbahwa dari 34 kapal tanker yang terkait Iran telah melewati blokade AS, dengan setidaknya 19 kapal telah keluar dari Teluk. Sedangkan 15 lainnya telah memasuki Teluk dari Laut Arab, menuju Iran.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Demi Lindungi Negara-negara...
Demi Lindungi Negara-negara Arab, AS Janjikan Perdamaian Abadi dengan Iran
Badan Intelijen AS Kehilangan...
Badan Intelijen AS Kehilangan Akses ke Alat AI Mythos 5, Apa Pemicunya?
LineShine Jadi Superkomputer...
LineShine Jadi Superkomputer Tercepat di Dunia, China Mampu Kalahkan AS
AS dan Israel Jadi Sumber...
AS dan Israel Jadi Sumber Kerusakan, Iran Serukan Tatanan Baru Negara Islam
Pengaruh Wali Kota Muslim...
Pengaruh Wali Kota Muslim New York Ini Makin Kuat, Siapa yang Didukungnya Menang!
Menteri Zionis: AS Akan...
Menteri Zionis: AS Akan Segera Berada di Jalur Bentrokan dengan Israel
Harga Minyak Dunia Hancur...
Harga Minyak Dunia Hancur Mendekati Level Normal! Kapan BBM RI Turun?
Kematian Akibat Wabah...
Kematian Akibat Wabah Ebola di RD Kongo Tembus 200 Orang
2 Gempa Dahsyat M7,2...
2 Gempa Dahsyat M7,2 dan 7,5 Guncang Venezuela, Banyak Bangunan Ambruk
Rekomendasi
Maroko Temani Brasil...
Maroko Temani Brasil ke Babak 32 Besar Piala Dunia 2026, Haiti Tersingkir
Brasil Lolos ke Fase...
Brasil Lolos ke Fase Gugur usai Hajar Skotlandia: Vinicius Bersinar, Neymar Comeback
Perjuangkan Hak Daerah,...
Perjuangkan Hak Daerah, Komisi XI DPR Upayakan TKD Tak Berkurang
Berita Terkini
Demi Lindungi Negara-negara...
Demi Lindungi Negara-negara Arab, AS Janjikan Perdamaian Abadi dengan Iran
Seluruh WNI di Venezuela...
Seluruh WNI di Venezuela Aman, Gedung KBRI di Caracas Tidak Rusak
Badan Intelijen AS Kehilangan...
Badan Intelijen AS Kehilangan Akses ke Alat AI Mythos 5, Apa Pemicunya?
LineShine Jadi Superkomputer...
LineShine Jadi Superkomputer Tercepat di Dunia, China Mampu Kalahkan AS
Venezuela Diguncang...
Venezuela Diguncang Gempa M7,2 Berturut-turut, Korban Tewas Diperkirakan Ribuan Orang
AS dan Israel Jadi Sumber...
AS dan Israel Jadi Sumber Kerusakan, Iran Serukan Tatanan Baru Negara Islam
Infografis
Perang AS-Israel vs...
Perang AS-Israel vs Iran Telah Mengungkap Kelemahan Militer Inggris
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved