Pakar Militer Sebut Penyitaan Kapal oleh AS Jadi Indikasi Dimulainya Invasi Militer Jilid II ke Iran

Senin, 20 April 2026 - 14:47 WIB
loading...
Pakar Militer Sebut...
Penyitaan kapal oleh AS jadi indikasi dimulainya invasi militer jilid II ke Iran. Foto/X
A A A
TEHERAN - Zohreh Kharazmi, seorang profesor di Universitas Teheran, mengatakan bahwa para pejabat Iran percaya upaya AS untuk putaran negosiasi kedua hanyalah kedok untuk serangan militer baru. Tapi, sesungguhnya AS mengindikasi akan melancarkan perang jilid II ke Iran.

“Pada putaran serangan terakhir di Islamabad, persepsi Iran adalah bahwa Amerika tidak serius, karena mereka mundur di tengah pembicaraan,” katanya kepada Al Jazeera.

“Dan kali ini lagi, tepat pada saat yang genting untuk memulai putaran kedua, mereka menyerang kapal-kapal Iran. Jadi… mungkin ini pertanda bahwa Amerika Serikat akan memulai serangan militer baru terhadap Iran, dan negosiasi hanyalah kedok untuk itu,” tambahnya.

Mengapa Penyitaan Kapal oleh AS Jadi Indikasi Dimulainya Invasi Militer Jilid II ke Iran?

1. AS Sedang menyiapkan Pasukan dan Amunisi di Timur Tengah

Kharazmi mengatakan bahwa sumber-sumber Rusia mengindikasikan bahwa AS sedang mengumpulkan pasukan dan amunisi di wilayah tersebut, sebuah pertanda yang dianggap oleh para pejabat Iran sebagai “indikasi dimulainya fase baru serangan militer terhadap Iran”.

Ia mencatat bahwa AS telah mengerahkan beberapa kapal perang ke perairan sekitar Iran, termasuk kapal induk Abraham Lincoln.

“Dan, bersamaan dengan dialog kita, sebenarnya, muncul berita bahwa kapal tanker bahan bakar dan jet tempur terbang di atas Irak. Jadi, seluruh konteks menunjukkan bahwa [babak] aksi militer baru jauh lebih mungkin terjadi daripada negosiasi,” katanya.


2. AS Terus Memprovokasi

Donald Rothwell, seorang profesor di Universitas Nasional Australia, mengatakan lokasi pasti Touska ketika ditembak oleh pasukan AS adalah kunci untuk menentukan legitimasi penyitaan kapal tersebut.

“Peristiwa ini terjadi… di Teluk Oman. Itu di luar Teluk Persia. Itu tidak berada di dalam Selat Hormuz. Seberapa dekat ini dengan pantai Iran? Ada laporan bahwa Touska berusaha berlayar ke pelabuhan Iran,” katanya kepada Al Jazeera.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Hanya Iran yang Bisa...
Hanya Iran yang Bisa Membuka Selat Hormuz, Ini 3 Alasannya
Aset Iran yang Dibekukan...
Aset Iran yang Dibekukan Rp107 Triliun Segera Cair, Perundingan Digelar di Qatar
Bantah Militernya Melemah,...
Bantah Militernya Melemah, Iran Klaim Selalu Membuat Terobosan yang Tak Diprediksi Musuh
Setelah Saling Serang,...
Setelah Saling Serang, AS dan Iran Sepakat Menahan Diri, Ternyata Ini Pemicunya!
10 Kali Amerika Serikat...
10 Kali Amerika Serikat dan Iran Duduk di Meja Perundingan, tapi Perang Terus Berlanjut, Ini Penyebabnya
Biden Sebut Trump Pencundang,...
Biden Sebut Trump Pencundang, Narsis, dan Sombong
Penembakan di Fan Zone...
Penembakan di Fan Zone Piala Dunia 2026, Satu Orang Tewas dan Satu Kritis
Pesawat Pembawa Penerjun...
Pesawat Pembawa Penerjun Payung Jatuh di Prancis, 11 Orang Tewas
Tragis! 5 Orang Sekeluarga...
Tragis! 5 Orang Sekeluarga Tewas Disambar Petir
Rekomendasi
Program CID Pertamina...
Program CID Pertamina Patra Niaga Ubah Tantangan Lokal Jadi Peluang Usaha
Kawal Kedaulatan Energi...
Kawal Kedaulatan Energi di Jatim, Komut Pertamina Mochamad Iriawan Cek Kesiapan SAF hingga B50
Brasil Lolos ke 16 Besar...
Brasil Lolos ke 16 Besar usai Comeback Dramatis Singkirkan Jepang
Berita Terkini
3 Alasan Malaysia Lanjutkan...
3 Alasan Malaysia Lanjutkan Pencarian MH370, Operasi Termahal di Dunia
Merasa Dikucilkan di...
Merasa Dikucilkan di NATO, Erdogan Minta Turki Dimasukkan dalam Struktur Keamanan Eropa
Kekurangan Uang, Ukraina...
Kekurangan Uang, Ukraina Terpaksa Bersekongkol dengan Kartel Narkoba Meksiko
Hanya Iran yang Bisa...
Hanya Iran yang Bisa Membuka Selat Hormuz, Ini 3 Alasannya
Aset Iran yang Dibekukan...
Aset Iran yang Dibekukan Rp107 Triliun Segera Cair, Perundingan Digelar di Qatar
Rusia Alami Krisis BBM...
Rusia Alami Krisis BBM Akibat Serangan Efektif Drone Ukraina, Ini 4 Faktanya
Infografis
6 Pulau yang Jadi Target...
6 Pulau yang Jadi Target Invasi Darat AS di Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved