Militer Iran Janji Balas Dendam usai Kapalnya Ditembaki dan Dirampas AS
Senin, 20 April 2026 - 09:59 WIB
loading...
Militer Iran janji segera balas dendam usai kapal kargonya ditembaki kapal perang AS dan kemudian disita. Foto/Screenshot video US CENTCOM
A
A
A
TEHERAN - Militer Teheran telah berjanji untuk segera membalas setelah kapal kargo berbendera Iran ditembaki oleh kapal perang Amerika Serikat (AS) di Teluk Oman. Kapal kargo itu kemudian disita atau dirampas.
Insiden itu terjadi pada hari Minggu ketika kapal kargo Touska mencoba menghindari blokade Angkatan Laut AS di sekitar Selat Hormuz.
Baca Juga: Kapal Perang AS Tembaki Kapal Kargo Iran di Dekat Selat Hormuz, lalu Merampasnya
“Kami memperingatkan bahwa angkatan bersenjata Republik Islam Iran akan segera merespons dan melakukan pembalasan terhadap pembajakan bersenjata ini dan [tindakan] militer AS,” kata Markas Besar Pusat Khatam Al-Anbiya, pusat komando militer Iran, seperti dikutip ISNA, Senin (20/4/2026).
Dia menuduh Amerika Serikat telah melanggar gencatan senjata yang telah berlaku sejak 8 April.
Presiden AS Donald Trump mem-posting di Truth Social bahwa setelah kapal Iran, Touska, mengabaikan peringatan untuk berhenti, kapal perusak rudal berpemandu USS Spruance menghentikan mereka tepat di jalurnya dengan meledakkan lubang di ruang mesin.
“Saat ini, Marinir AS telah mengamankan kapal tersebut,” imbuh Trump. "Dan sedang memeriksa apa yang ada di dalamnya!”
Insiden ini terjadi di tengah ketegangan yang tinggi di Selat Hormuz, jalur vital untuk minyak dan gas alam cair dunia, yang praktis tertutup sejak dimulainya perang AS-Israel dengan Iran tujuh minggu lalu.
Iran sempat membuka kembali selat tersebut pada hari Jumat sebagai pengakuan atas gencatan senjata Israel-Lebanon, tetapi menutupnya kembali pada hari berikutnya sebagai tanggapan atas tindakan Amerika Serikat yang mempertahankan blokade terhadap kapal-kapal yang berlayar ke dan dari pelabuhan Iran.
Dalam unggahan sebelumnya, Trump menuduh Teheran melanggar gencatan senjata, yang akan berakhir Rabu mendatang, dengan melancarkan serangan pada hari Sabtu di jalur pelayaran vital tersebut.
Insiden itu terjadi pada hari Minggu ketika kapal kargo Touska mencoba menghindari blokade Angkatan Laut AS di sekitar Selat Hormuz.
Baca Juga: Kapal Perang AS Tembaki Kapal Kargo Iran di Dekat Selat Hormuz, lalu Merampasnya
“Kami memperingatkan bahwa angkatan bersenjata Republik Islam Iran akan segera merespons dan melakukan pembalasan terhadap pembajakan bersenjata ini dan [tindakan] militer AS,” kata Markas Besar Pusat Khatam Al-Anbiya, pusat komando militer Iran, seperti dikutip ISNA, Senin (20/4/2026).
Dia menuduh Amerika Serikat telah melanggar gencatan senjata yang telah berlaku sejak 8 April.
Presiden AS Donald Trump mem-posting di Truth Social bahwa setelah kapal Iran, Touska, mengabaikan peringatan untuk berhenti, kapal perusak rudal berpemandu USS Spruance menghentikan mereka tepat di jalurnya dengan meledakkan lubang di ruang mesin.
“Saat ini, Marinir AS telah mengamankan kapal tersebut,” imbuh Trump. "Dan sedang memeriksa apa yang ada di dalamnya!”
Insiden ini terjadi di tengah ketegangan yang tinggi di Selat Hormuz, jalur vital untuk minyak dan gas alam cair dunia, yang praktis tertutup sejak dimulainya perang AS-Israel dengan Iran tujuh minggu lalu.
Iran sempat membuka kembali selat tersebut pada hari Jumat sebagai pengakuan atas gencatan senjata Israel-Lebanon, tetapi menutupnya kembali pada hari berikutnya sebagai tanggapan atas tindakan Amerika Serikat yang mempertahankan blokade terhadap kapal-kapal yang berlayar ke dan dari pelabuhan Iran.
Dalam unggahan sebelumnya, Trump menuduh Teheran melanggar gencatan senjata, yang akan berakhir Rabu mendatang, dengan melancarkan serangan pada hari Sabtu di jalur pelayaran vital tersebut.
(mas)
Lihat Juga :