Kapal Perang AS Tembaki Kapal Kargo Iran di Dekat Selat Hormuz, lalu Merampasnya

Senin, 20 April 2026 - 07:02 WIB
loading...
A A A
Serangan tersebut tampaknya merupakan peningkatan blokade AS terhadap kapal-kapal Iran di Selat Hormuz. Sebagai bagian dari blokade tersebut, AS sejauh ini telah memerintahkan 25 kapal komersial untuk berbalik atau kembali ke pelabuhan Iran, menurut CENTCOM.

Trump sebelumnya menuduh Iran melanggar ketentuan gencatan senjata selama dua minggu dalam perang tersebut setelah Iran menembaki kapal-kapal di Selat Hormuz. Sebaliknya, Iran menuduh AS melanggar gencatan senjata dengan tetap memberlakukan blokade terhadap pelabuhan-pelabuhan Iran.

Insiden ini terjadi ketika para pejabat AS menuju Islamabad, Pakistan, untuk putaran lain perundingan dengan Iran guna menegosiasikan pengakhiran perang.

Tiga pejabat AS yang menuju Pakistan adalah Wakil Presiden JD Vance, utusan khusus AS Steve Witkoff, dan menantu Presiden Trump; Jared Kushner. Demikian diungkap seorang pejabat Gedung Putih yang berbicara secara anonim.

Pada Minggu sore, media Iran; IRNA, melaporkan bahwa pemerintah telah menolak untuk bergabung dalam perundingan tersebut.

IRNA mengutip apa yang digambarkan sebagai "Tuntutan Washington yang berlebihan, harapan yang tidak realistis, perubahan sikap yang konstan, kontradiksi yang berulang, dan blokade Angkatan Laut yang sedang berlangsung", yang dianggap Iran sebagai pelanggaran gencatan senjata.

Pada Minggu pagi, Trump mengatakan dalam sebuah unggahan di media sosial bahwa perundingan akan dimulai pada Senin malam.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
4 Keuntungan Besar Iran...
4 Keuntungan Besar Iran dalam Perjanjian Damai dengan AS, dari Kompensasi hingga Program Nuklir
Pesawat Pengebom Nuklir...
Pesawat Pengebom Nuklir B-52 AS Jatuh Tewaskan 8 Awak, Harganya Rp1,5 Triliun
Ini Alasan Trump Puji...
Ini Alasan Trump Puji Putin dan Xi Jinping atas Kesepakatan Damai AS-Iran
AS dan Iran Sepakat...
AS dan Iran Sepakat Damai, Netanyahu Jadi Sasaran Kemarahan Warga Israel
Pesawat Pengebom Nuklir...
Pesawat Pengebom Nuklir B-52 AS Jatuh di Pangkalan California, 8 Orang Tewas
Presiden Iran Klaim...
Presiden Iran Klaim Teheran Keluar sebagai Pemenang, Ini Alasan Utamanya
Sambut Kabar Damai AS-Iran,...
Sambut Kabar Damai AS-Iran, Harga Bitcoin Melesat Tembus USD65.900
Pentagon Buka Arsip...
Pentagon Buka Arsip UFO, Ungkap Bola Bercahaya Misterius di Langit AS
Gempa Dahsyat M7,8 Angkat...
Gempa Dahsyat M7,8 Angkat Dasar Laut Filipina 2 Meter, Ikan-Ikan Mati
Rekomendasi
Cerita Aiman Ricky Jadi...
Cerita Aiman Ricky Jadi Petugas Haji, Belajar Sabar dan Melayani Jemaah
KPU Kaji Penerapan E-Voting...
KPU Kaji Penerapan E-Voting untuk Pemilu di Luar Negeri, Ini Alasannya
FIFA Putar Balik Aturan...
FIFA Putar Balik Aturan Aneh usai Insiden Konferensi Pers Hakimi dan Vinicius di Piala Dunia 2026
Berita Terkini
4 Keuntungan Besar Iran...
4 Keuntungan Besar Iran dalam Perjanjian Damai dengan AS, dari Kompensasi hingga Program Nuklir
Pesawat Pengebom Nuklir...
Pesawat Pengebom Nuklir B-52 AS Jatuh Tewaskan 8 Awak, Harganya Rp1,5 Triliun
Presiden Mahmoud Abbas:...
Presiden Mahmoud Abbas: Pilpres Palestina Digelar Awal 2027
Ini Alasan Trump Puji...
Ini Alasan Trump Puji Putin dan Xi Jinping atas Kesepakatan Damai AS-Iran
AS dan Iran Sepakat...
AS dan Iran Sepakat Damai, Netanyahu Jadi Sasaran Kemarahan Warga Israel
Presiden Belarusia:...
Presiden Belarusia: Lobi Yahudi Menipu Putin
Infografis
Perang AS-Israel vs...
Perang AS-Israel vs Iran Telah Mengungkap Kelemahan Militer Inggris
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved