Kapal Perang AS Tembaki Kapal Kargo Iran di Dekat Selat Hormuz, lalu Merampasnya
Senin, 20 April 2026 - 07:02 WIB
loading...
A
A
A
"Kami menawarkan KESEPAKATAN yang sangat adil dan masuk akal, dan saya harap mereka menerimanya karena, jika tidak, Amerika Serikat akan menghancurkan setiap Pembangkit Listrik, dan setiap Jembatan, di Iran. TIDAK ADA LAGI PRIA BAIK!" tulis Trump.
Trump memuji blokade AS terhadap Selat Hormuz, mengatakan bahwa hal itu merugikan Iran USD500 juta per hari sementara Amerika Serikat tidak kehilangan apa pun.
"Iran memutuskan untuk menembakkan peluru kemarin di Selat Hormuz—Pelanggaran Total terhadap Perjanjian Gencatan Senjata kita!" tulis Trump.
Setelah sempat membuka kembali Selat Hormuz, Iran kembali menutup jalur air ekonomi vital tersebut, dengan mengatakan akan membatasi kapal untuk melewatinya selama AS terus memblokade pelabuhan Iran.
Kepala negosiator Iran yang juga Ketua Parlemen Mohammed Bagher Qalibaf, dengan tegas berkomentar di televisi pemerintah Iran: "Tidak mungkin bagi pihak lain untuk melewati Selat Hormuz sementara kita tidak bisa."
Militer AS mengatakan di X bahwa mereka memaksa 23 kapal untuk berbalik arah sebagai bagian dari blokade pelabuhan Iran.
Sekitar 20% minyak mentah dan gas alam dunia biasanya melewati jalur air sempit tersebut, yang pada dasarnya telah ditutup Iran untuk kapal tanker internasional sejak AS dan Israel melancarkan perang terhadap negara tersebut pada akhir Februari.
Trump memuji blokade AS terhadap Selat Hormuz, mengatakan bahwa hal itu merugikan Iran USD500 juta per hari sementara Amerika Serikat tidak kehilangan apa pun.
"Iran memutuskan untuk menembakkan peluru kemarin di Selat Hormuz—Pelanggaran Total terhadap Perjanjian Gencatan Senjata kita!" tulis Trump.
Setelah sempat membuka kembali Selat Hormuz, Iran kembali menutup jalur air ekonomi vital tersebut, dengan mengatakan akan membatasi kapal untuk melewatinya selama AS terus memblokade pelabuhan Iran.
Kepala negosiator Iran yang juga Ketua Parlemen Mohammed Bagher Qalibaf, dengan tegas berkomentar di televisi pemerintah Iran: "Tidak mungkin bagi pihak lain untuk melewati Selat Hormuz sementara kita tidak bisa."
Militer AS mengatakan di X bahwa mereka memaksa 23 kapal untuk berbalik arah sebagai bagian dari blokade pelabuhan Iran.
Sekitar 20% minyak mentah dan gas alam dunia biasanya melewati jalur air sempit tersebut, yang pada dasarnya telah ditutup Iran untuk kapal tanker internasional sejak AS dan Israel melancarkan perang terhadap negara tersebut pada akhir Februari.
(mas)
Lihat Juga :