Apakah Turki Target Israel Berikutnya setelah Iran?

Minggu, 19 April 2026 - 12:14 WIB
loading...
Apakah Turki Target...
Turki disebut-sebut akan menjadi target Israel berikutnya setelah Iran. Foto/Trends Research
A A A
TEL AVIV - Mantan Perdana Menteri (PM) Israel Naftali Bennett telah melontarkan ancaman terselubung terhadap Turki, yang seolah-olah mengisyaratkan negara yang dipimpin Presiden Recep Tayyip Erdogan itu bisa menjadi target berikutnya rezim Zionis setelah Iran.

Utusan Amerika Serikat (AS) Tom Barrack telah meremehkan gagasan berbahaya seperti itu. Sebaliknya, dia mendorong kerja sama regional antara kedua negara dalam proyek keamanan dan energi.

Baca Juga: 3 Kapal Induk AS Bersiap Kepung Iran, Salah Satunya Kapal Terbesar di Dunia

Berbicara dalam sebuah panel di Forum Diplomasi Antalya, Barrack menolak komentar dari beberapa pejabat di kedua negara yang menyatakan bahwa mereka dapat berkonflik dalam waktu dekat. "Saya pikir Turki bukanlah negara yang bisa dianggap remeh," kata Barrack, seperti dikutip dari Middle East Eye, Minggu (19/4/2026).

Barrack mengatakan bahwa kedua negara melihat citra yang menyimpang satu sama lain sebagai akibat dari pemberitaan media yang sensasional yang menggambarkan keduanya sebagai negara ekspansionis.

"Jadi, jika Anda bangun di Tel Aviv, Anda membaca koran, apa yang Anda lihat? Anda melihat diagram di koran tentang Kekaisaran Ottoman 2.0, yang merupakan Wina hingga Maladewa, bukan?" katanya.

"Anda bangun di Istanbul dan membaca koran dan itu adalah Israel Raya," ujarnya.

Turki adalah negara mayoritas Muslim pertama yang mengakui negara Israel pada tahun 1949, dan telah menikmati hubungan keamanan dan perdagangan yang sebagian besar ramah sepanjang sebagian besar sejarah modern mereka.

Namun, sejak serangan tahun 2010 terhadap armada Mavi Marmara, ketika pasukan Israel menyerbu kapal Turki yang mengirimkan bantuan ke Gaza dan menewaskan 10 orang di dalamnya, ketegangan telah meningkat dan pemerintah semakin mengecam perlakuan Israel terhadap Palestina.

Upaya terbaru untuk memulihkan hubungan pada September 2023—yang menyaksikan Presiden Erdogan dan PM Israel Benjamin Netanyahu bertemu dan berjabat tangan untuk pertama kalinya di New York—runtuh bulan berikutnya setelah serangan yang dipimpin Hamas pada 7 Oktober terhadap Israel dan genosida berikutnya di Gaza.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
4 Alasan Mojataba Ingin...
4 Alasan Mojataba Ingin Balas Dendam Kematian Ayahnya, Ingin Mewujudkan Kemenangan Total
Mojtaba Janji Balas...
Mojtaba Janji Balas Dendam atas Darah Tak Bersalah Ayahnya
Mengapa Turki Jual Sistem...
Mengapa Turki Jual Sistem Pertahanan Udara S-400 ke UEA? Ini Alasan Utamanya
Iran Akui Melakukan...
Iran Akui Melakukan Kesalahan Menembaki Kapal Tanker di Selat Hormuz
Ini Reaksi 9 Pemimpin...
Ini Reaksi 9 Pemimpin Negara NATO setelah Menerima Hadiah Pistol dari Erdogan
Bagaimana Rencana Baru...
Bagaimana Rencana Baru Iran Bunuh Trump Terungkap?
Sugiono Bertemu Menlu...
Sugiono Bertemu Menlu Iran saat Hadiri Pemakaman Ali Khamenei
Dibombardir AS, Asap...
Dibombardir AS, Asap Membubung di Pelabuhan Iran
Kesaksian Pilot Jet...
Kesaksian Pilot Jet Tempur F-15 AS: Drone-Drone Iran seperti Ranjau Darat
Rekomendasi
Jayden Adams Tutup Usia,...
Jayden Adams Tutup Usia, Panggung Piala Dunia 2026 Jadi Penampilan Terakhir
BMKG Prediksi Curah...
BMKG Prediksi Curah Hujan Tetap Rendah di Wilayah Indonesia pada Pertengahan Juli 2026
Perkuat Sinergi Polri...
Perkuat Sinergi Polri dan Media lewat Padel Bhayangkara Cup 2026
Berita Terkini
10 Negara dengan Jalan...
10 Negara dengan Jalan Terbaik di Dunia, Juaranya Tetangga Indonesia
4 Alasan Mojataba Ingin...
4 Alasan Mojataba Ingin Balas Dendam Kematian Ayahnya, Ingin Mewujudkan Kemenangan Total
Ukraina Tidak Akan Produksi...
Ukraina Tidak Akan Produksi Rudal Patriot meski Trump Beri Lisensi, Ini 3 Alasannya
8 Fakta Menarik tentang...
8 Fakta Menarik tentang Norwegia, Negara Paling Bahagia dan Matahari Tak Terbenam di Musim Panas
Deretan 66 Negara yang...
Deretan 66 Negara yang Memiliki UU Melarang LGBT
Mojtaba Janji Balas...
Mojtaba Janji Balas Dendam atas Darah Tak Bersalah Ayahnya
Infografis
4 Alasan Selat Hormuz...
4 Alasan Selat Hormuz Jadi Medan Perang Mematikan Antara Iran dan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved