Apakah Turki Target Israel Berikutnya setelah Iran?

Minggu, 19 April 2026 - 12:14 WIB
loading...
A A A
Sejak saat itu, retorika telah meningkat dari para politisi di kedua negara, dengan mantan PM Bennett menggambarkan Turki sebagai berpotensi menjadi "Iran berikutnya".

Pemerintah AS telah dengan tegas mendukung aksi militer Israel di seluruh wilayah Timur Tengah, termasuk bergabung dalam perang melawan Iran. Namun, status Turki sebagai anggota NATO dan kekaguman Presiden AS Donald Trump terhadap Erdogan telah mendorong para pejabat Amerika untuk berupaya memulihkan hubungan antara kedua negara.

Barrack mengatakan kepada forum di Antalya bahwa guncangan harga energi akibat perang Iran telah membuktikan pentingnya kerja sama regional untuk menjaga keamanan energi.

"Semuanya berasal dari Turki. Ini seperti serat optik. Kita berbicara tentang Azerbaijan dan Armenia, yang mengalirkan minyak, gas, informasi, data, dan material. Ke mana perginya? Bagaimana cara kerjanya?" katanya.

"Jadi Israel bersekutu dengan Turki, seperti Israel bersekutu dengan Abu Dhabi. Arab Saudi dapat bersekutu dengan Israel dan, demi kemakmuran rakyat Israel, menurut saya itulah jawabannya," imbuh dia.

Barrack menambahkan bahwa Israel harus melangkah lebih jauh, dan mencoba melibatkan Turki sebagai bagian dari Pasukan Stabilisasi Internasional (ISF) yang dibentuk untuk Gaza sebagai bagian dari kesepakatan gencatan senjata yang ditandatangani pada bulan September.

"Hal paling cerdas yang dapat dilakukan Israel adalah membujuk dan merangkul Turki untuk bergabung dengan pasukan tersebut," katanya.

Barrack mengatakan bahwa interaksi Erdogan dengan kelompok Hamas sangat penting untuk mencapai kesepakatan pembebasan sandera Israel, dan itu terjadi karena Ankara tidak menetapkan kelompok tersebut sebagai target.

Menteri Luar Negeri Turki Hakan Fidan juga bertemu dengan Barrack pada Senin lalu untuk pertemuan yang menurut mereka "produktif".
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
4 Alasan Mojataba Ingin...
4 Alasan Mojataba Ingin Balas Dendam Kematian Ayahnya, Ingin Mewujudkan Kemenangan Total
Mojtaba Janji Balas...
Mojtaba Janji Balas Dendam atas Darah Tak Bersalah Ayahnya
Mengapa Turki Jual Sistem...
Mengapa Turki Jual Sistem Pertahanan Udara S-400 ke UEA? Ini Alasan Utamanya
Iran Akui Melakukan...
Iran Akui Melakukan Kesalahan Menembaki Kapal Tanker di Selat Hormuz
Ini Reaksi 9 Pemimpin...
Ini Reaksi 9 Pemimpin Negara NATO setelah Menerima Hadiah Pistol dari Erdogan
Bagaimana Rencana Baru...
Bagaimana Rencana Baru Iran Bunuh Trump Terungkap?
Sugiono Bertemu Menlu...
Sugiono Bertemu Menlu Iran saat Hadiri Pemakaman Ali Khamenei
Korban Tewas Gempa Venezuela...
Korban Tewas Gempa Venezuela Tembus 3.535 Jiwa, Ancaman Krisis Kesehatan Mengintai
Israel Siapkan Serangan...
Israel Siapkan Serangan Besar ke Iran, Kepala Staf IDF: Bersiaplah!
Rekomendasi
Setkab Dokumentasikan...
Setkab Dokumentasikan Pengembangan Kampung Nelayan Merah Putih di Sinjai
Inggris vs Norwegia:...
Inggris vs Norwegia: Cuaca Jadi Musuh Utama
Prabowo Panggil Menhan,...
Prabowo Panggil Menhan, Kapolri, hingga Jaksa Agung di Istana Malam Ini, Ada Apa?
Berita Terkini
Ukraina Ngamuk, Serang...
Ukraina Ngamuk, Serang 21 Kapal Tanker Minyak Rusia
10 Negara dengan Jalan...
10 Negara dengan Jalan Terbaik di Dunia, Juaranya Tetangga Indonesia
4 Alasan Mojataba Ingin...
4 Alasan Mojataba Ingin Balas Dendam Kematian Ayahnya, Ingin Mewujudkan Kemenangan Total
Ukraina Tidak Akan Produksi...
Ukraina Tidak Akan Produksi Rudal Patriot meski Trump Beri Lisensi, Ini 3 Alasannya
8 Fakta Menarik tentang...
8 Fakta Menarik tentang Norwegia, Negara Paling Bahagia dan Matahari Tak Terbenam di Musim Panas
Deretan 66 Negara yang...
Deretan 66 Negara yang Memiliki UU Melarang LGBT
Infografis
Sejarah Panjang Persia...
Sejarah Panjang Persia Menjadi Iran yang Mengubah Timur Tengah
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved