Bantah 7 Klaim Palsu Trump, Iran: Buka dan Tutup Selat Hormuz Ditentukan di Medan Perang!

Sabtu, 18 April 2026 - 16:15 WIB
loading...
A A A
Qalibaf menggarisbawahi bagaimana penggunaan "kebohongan" tidak mendorong AS untuk menang selama agresi tersebut, merujuk pada klaim berulang yang dibuat oleh Washington selama serangan tentang kerusakan permanen yang mereka klaim telah merusak infrastruktur pertahanan dan pembalasan Iran.

Pejabat Iran tersebut melanjutkan dengan menekankan bahwa, meskipun kampanye fabrikasi semacam itu tidak menguntungkan Washington selama agresi, hal itu "tentu saja" tidak akan berguna bagi mereka selama negosiasi.

"Perang media dan rekayasa opini publik adalah bagian utama dari perang, tetapi bangsa Iran tidak akan terpengaruh oleh taktik semacam itu. Untuk informasi yang akurat dan dapat diandalkan tentang negosiasi, lihat wawancara terbaru dengan juru bicara Kementerian Luar Negeri," diungkapkan Mohammad-Baqer Qalibaf, dilansir Press TV.

Juga pada hari Jumat, juru bicara Kementerian Luar Negeri, Esmaeil Baghaei, menggarisbawahi desakan Iran pada proposal 10 poin yang diajukan sebelum pengumuman Trump pada 7 April.

Ia menyebutkan ketentuan-ketentuan seperti realisasi pengakhiran yang pasti atas setiap tindakan agresi terhadap Republik Islam, pencabutan sanksi, dan penerimaan kompensasi sebagai bagian yang tak terpisahkan dari tuntutan negara tersebut.
(ahm)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
JD Vance: Iran dan AS...
JD Vance: Iran dan AS Bekerja Sama Mewujudkan Perdamaian dan Kemakmuran di Timur Tengah
Iran Gunakan Senjata...
Iran Gunakan Senjata Ampuh dalam Negosiasi di Swiss, Apa Itu?
Selain Ingin Perang...
Selain Ingin Perang di Lebanon Berakhir, Iran Klaim Tak Ingin Kembangkan Senjata Nuklir
Demi Wujudkan Perdamaian...
Demi Wujudkan Perdamaian dengan Iran, AS Terus Tekan Israel
Meski Menang dalam Negosiasi...
Meski Menang dalam Negosiasi dan Perang, Iran: Kita Selalu Hati-hati
Meski IRGC Tutup Selat...
Meski IRGC Tutup Selat Hormuz, Perundingan Damai AS dan Iran Digelar di Swiss
Belajar dari Iran: Tiga...
Belajar dari Iran: Tiga Pelajaran Strategis bagi Indonesia
Delegasi Iran Berangkat...
Delegasi Iran Berangkat ke Swiss Negosiasi dengan AS, Perang Bakal Berakhir?
Kisah Anjing Lucu Curi...
Kisah Anjing Lucu Curi Perhatian selama Piala Dunia 2026, Punya Arti Spesial buat Pemiliknya
Rekomendasi
Meriah! Road To Kilau...
Meriah! Road To Kilau Raya MNCTV Guncang Mojokerto dengan Penampilan Inul Daratista dan Happy Asmara
Hadiri Musprov POBSI...
Hadiri Musprov POBSI Sumut, Ketua Harian: Membangun Biliar Lebih Besar demi Hasilkan Atlet Terbaik 
Profil Eloy Room, Kiper...
Profil Eloy Room, Kiper Moncer Timnas Curacao yang Cetak Sejarah di Piala Dunia 2026
Berita Terkini
Gelar Serangan Balasan,...
Gelar Serangan Balasan, Rusia Hancurkan Fasilitas Energi di Seluruh Ukraina
JD Vance: Iran dan AS...
JD Vance: Iran dan AS Bekerja Sama Mewujudkan Perdamaian dan Kemakmuran di Timur Tengah
Iran Gunakan Senjata...
Iran Gunakan Senjata Ampuh dalam Negosiasi di Swiss, Apa Itu?
Selain Ingin Perang...
Selain Ingin Perang di Lebanon Berakhir, Iran Klaim Tak Ingin Kembangkan Senjata Nuklir
Demi Wujudkan Perdamaian...
Demi Wujudkan Perdamaian dengan Iran, AS Terus Tekan Israel
Meski Menang dalam Negosiasi...
Meski Menang dalam Negosiasi dan Perang, Iran: Kita Selalu Hati-hati
Infografis
7 Perang Besar di Selat...
7 Perang Besar di Selat Malaka, dari Jalur Rempah hingga Medan Tempur Kekuatan Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved