Perang AS-Israel vs Iran Telah Mengungkap Kelemahan Militer Inggris

Jum'at, 17 April 2026 - 10:32 WIB
loading...
A A A
Kapal selam kelas Vanguard akan digantikan oleh kelas Dreadnought pada awal tahun 2030-an.

Angkatan Udara


Angkatan Udara Kerajaan (RAF) memiliki lebih dari 150 jet tempur yang beroperasi, dua pertiga di antaranya adalah Eurofighter Typhoon dan sisanya Lockheed Martin F-35. RAF memiliki staf tetap sekitar 31.000 orang.

Pada tahun 1991, RAF memiliki sekitar 700 pesawat tempur jet cepat dan sekitar 88.000 orang. Selama Perang Teluk 1990-1991, RAF mengerahkan 157 pesawat ke wilayah tersebut, termasuk lebih dari 80 jet tempur.

Sebelum dimulainya perang Iran, Inggris mengirim enam pesawat F-35 ke Siprus dan empat pesawat Typhoon dari Skuadron 12, unit gabungan RAF dan Qatar, ke Qatar. Kemudian, Inggris mengirim empat pesawat Typhoon tambahan ke Qatar pada awal Maret setelah serangan AS dan Israel terhadap Iran dimulai.

Tidak seperti Perang Teluk, ketika Inggris menjadi anggota aktif koalisi pimpinan AS yang memerangi Irak pimpinan Saddam Hussein, Inggris tidak terlibat langsung dalam konflik saat ini dengan Iran, meskipun Starmer telah mengizinkan apa yang disebutnya misi defensif yang bertujuan untuk melindungi penduduk di wilayah tersebut, termasuk warga negara Inggris.

Angkatan Darat


Kekuatan Angkatan Darat Inggris saat ini adalah 74.000 personel penuh waktu, turun dari 148.000 personel pada tahun 1991.

Jumlah tank tempur utama telah menurun dari sekitar 1.200 unit pada akhir Perang Dingin menjadi sekitar 150 unit yang saat ini beroperasi.
(mas)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
AS Berambisi Caplok...
AS Berambisi Caplok 3 Pulau Terluar Iran, Bunuh Diri atau Raih Kemenangan Taktis?
Mantan PM Yordania Sebut...
Mantan PM Yordania Sebut Perang Iran dan AS Tak Ada Gunanya
Kirim Video ke Agen...
Kirim Video ke Agen Intelijen Iran, Tentara Israel Ini Dipenjara selama 5 Tahun
Mantan Pasukan Khusus...
Mantan Pasukan Khusus AS Bawa Paspor China Ini Ditangkap di Perbatasan Nepal dan India, Siapa Jordan Brown?
Inggris Akan Larang...
Inggris Akan Larang Penggunaan Media Sosial saat Malam Hari
Perang Iran Terus Berkobar,...
Perang Iran Terus Berkobar, China Tuding AS Bawa Timur Tengah ke Jurang Maut
Jalur Ini Lebih Berbahaya...
Jalur Ini Lebih Berbahaya jika Ditutup Iran, Harga Minyak Bisa Tembus USD200 per Barel
China Segera Terapkan...
China Segera Terapkan UU Etnis Kontroversial, Bisa Incar Aktivis di Luar Negeri
Gawat! Iran Beri Sinyal...
Gawat! Iran Beri Sinyal Tutup Bab Al Mandab, Jalur Pasokan Energi Dunia
Rekomendasi
Menteri PU Jawab Isu...
Menteri PU Jawab Isu Keponakan Jadi Komisaris: Lu Bisa Buktikan, Gue Kasih Umrah
Rismon: Jokowi Tak Ingin...
Rismon: Jokowi Tak Ingin Hukum Roy Suryo dan Dokter Tifa, hanya Ingin Polemik Ijazah Tuntas
UNJ Dorong Pendidikan...
UNJ Dorong Pendidikan Inklusif melalui Penguatan Kapasitas Guru di PKBM Ghaisan Cendekia
Berita Terkini
AS Berambisi Caplok...
AS Berambisi Caplok 3 Pulau Terluar Iran, Bunuh Diri atau Raih Kemenangan Taktis?
Wakil PM Italia Sebut...
Wakil PM Italia Sebut Rusia Bukan Ancaman Utama bagi Eropa, tapi Siapa?
10 Negara Eropa Ini...
10 Negara Eropa Ini Bersatu Bangun Perisai Rudal Balistik, Apakah Efekif Hadapi Misil Rusia?
Deretan 25 Pemimpin...
Deretan 25 Pemimpin Dunia yang Sampaikan Belasungkawa atas Kematian Sheikh Hamad
Mantan PM Yordania Sebut...
Mantan PM Yordania Sebut Perang Iran dan AS Tak Ada Gunanya
Kirim Video ke Agen...
Kirim Video ke Agen Intelijen Iran, Tentara Israel Ini Dipenjara selama 5 Tahun
Infografis
True Promise 4 Mengamuk!...
True Promise 4 Mengamuk! Pangkalan Militer AS di Timur Tengah Jadi Rongsokan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved