Perang AS-Israel vs Iran Telah Mengungkap Kelemahan Militer Inggris

Jum'at, 17 April 2026 - 10:32 WIB
loading...
A A A
Jumlah personel ini telah menyusut dari sekitar 62.000 orang, tiga kapal induk, dan sekitar 50 kapal perusak dan fregat pada tahun 1991.

Keterlambatan pengiriman kapal perang ke Siprus memicu kritik terhadap armada kapal permukaan Angkatan Laut yang tersedia.

HMS Dragon, kapal perusak pertahanan udara Tipe 45, tiba di Mediterania timur pada 23 Maret, sementara Angkatan Laut Kerajaan telah menyatakan sejak pecahnya perang Iran bahwa mereka sedang men-upgradekapal dok pendaratan amfibi RFA Lime Bay untuk meningkatkan kemampuan pencarian ranjau dan teknologi otonomnya.

Pengerahan tersebut dibandingkan dengan Perang Teluk pada tahun 1990-1991, ketika Angkatan Laut Kerajaan mengirimkan 21 kapal permukaan dan dua kapal selam ditambah 11 kapal Royal Fleet Auxiliary ke wilayah tersebut.

Armada yang lebih kecil ini muncul setelah pemotongan anggaran pertahanan selama beberapa dekade sejak awal tahun 1990-an, ketika sekitar 3,8% dari produk domestik bruto dihabiskan untuk militer dibandingkan dengan 2,3% yang dihabiskan pada tahun 2024.

Hingga Desember 2025, Inggris memiliki kapal perang yang hadir di Timur Tengah selama beberapa dekade, tetapi hal itu berakhir ketika HMS Lancaster dinonaktifkan di Bahrain hanya beberapa minggu sebelum dimulainya perang Iran.

Fregat-fregat Angkatan Laut Kerajaan yang sudah tua perlu dipensiunkan sebelum penggantinya tersedia, sementara kapal perusaknya sedang menjalani pekerjaan pemeliharaan. Armada yang terdiri dari 13 fregat Tipe 26 dan Tipe 31 baru dijadwalkan akan mulai beroperasi dalam beberapa tahun mendatang.

Angkatan Laut Kerajaan juga terbebani oleh ancaman Rusia yang lebih dekat ke dalam negeri, dengan kapal perang Inggris baru-baru ini menghabiskan waktu sebulan di Atlantik Utara untuk melacak kapal selam Rusia.

Sekitar seperlima dari anggaran pertahanan Inggris tersebut digunakan untuk kapal selam nuklir. Ini termasuk penangkal nuklir Trident, yang terdiri dari empat kapal selam kelas Vanguard. Di bawah kebijakan Pencegahan Berkelanjutan di Laut, setidaknya satu dari kapal selam tersebut berpatroli di laut setiap saat.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Tuduh AS Biang Kisruh,...
Tuduh AS Biang Kisruh, Kim Jong-un: Korut Akan Jalankan Posisinya sebagai Negara Nuklir
5 Poin Penting Perundingan...
5 Poin Penting Perundingan Damai Iran-AS Putaran Pertama, dari Pencairan Aset hingga Lebanon
Menteri Zionis Tolak...
Menteri Zionis Tolak Gencatan Senjata: Lebanon Seharusnya Jadi Arena Bermain Israel
Iran Dapat Rp5.360 Triliun...
Iran Dapat Rp5.360 Triliun Jadi Inti Kesepakatan dengan AS, tapi Siapa yang Bayar?
6 PM dalam 10 Tahun...
6 PM dalam 10 Tahun 44 Hari, Seperti Apa Politik Antrean di Inggris?
4 Pemicu PM Inggris...
4 Pemicu PM Inggris Keir Starmer Mundur, dari Pemberontakan Internal hingga Terlalu Banyak Janji
Timnas Iran Tinggalkan...
Timnas Iran Tinggalkan Surat Tulisan Tangan di Ruang Ganti Piala Dunia 2026
Delegasi Iran Berangkat...
Delegasi Iran Berangkat ke Swiss Negosiasi dengan AS, Perang Bakal Berakhir?
Kisah Anjing Lucu Curi...
Kisah Anjing Lucu Curi Perhatian selama Piala Dunia 2026, Punya Arti Spesial buat Pemiliknya
Rekomendasi
Gunduli Irak, Prancis...
Gunduli Irak, Prancis Segel Tiket 32 Besar Piala Dunia 2026
Pecahkan Rekor Piala...
Pecahkan Rekor Piala Dunia, Gol Bersejarah Lionel Messi Tuai Perdebatan
Adhyaksa FC Pindah Homebase...
Adhyaksa FC Pindah Homebase ke Kalimantan Tengah, Buka Peluang Ganti Nama Jadi Kalteng FC
Berita Terkini
Tuduh AS Biang Kisruh,...
Tuduh AS Biang Kisruh, Kim Jong-un: Korut Akan Jalankan Posisinya sebagai Negara Nuklir
5 Poin Penting Perundingan...
5 Poin Penting Perundingan Damai Iran-AS Putaran Pertama, dari Pencairan Aset hingga Lebanon
Menteri Zionis Tolak...
Menteri Zionis Tolak Gencatan Senjata: Lebanon Seharusnya Jadi Arena Bermain Israel
Penembakan Guncang Lingkungan...
Penembakan Guncang Lingkungan Yahudi Montreal, 3 Orang Tewas, Termasuk Pelaku
Iran Dapat Rp5.360 Triliun...
Iran Dapat Rp5.360 Triliun Jadi Inti Kesepakatan dengan AS, tapi Siapa yang Bayar?
Hongaria Bersihkan Jaringan...
Hongaria Bersihkan Jaringan Viktor Orban, Ini 3 Alasan Rusia Akan Kehilangan Aliansi Utama
Infografis
Bakar Uang Demi Perang:...
Bakar Uang Demi Perang: Jejak Kelam Ekonomi Militer AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved