Rusia Marah dan Warning Keras 4 Negara NATO karena Bantu Serangan Ukraina

Jum'at, 17 April 2026 - 08:20 WIB
loading...
Rusia Marah dan Warning...
Rusia marah kepada empat negara NATO karena diduga izinkan drone-drone Ukraina lewati wilayah udara mereka dalam serangan terhadap Rusia. Foto/Daily Mare
A A A
MOSKOW - Moskow marah dan mengeluarkan peringatan keras kepada empat negara NATO karena dianggap telah membantu serangan drone Ukraina. Menurut Moskow, empat negara aliansi itu diduga sengaja mengizinkan drone-drone Kyiv melewati wilayah udara mereka dalam serangan terhadap Rusia.

Sekretaris Dewan Keamanan Rusia Sergey Shoigu mengatakan empat negara NATO itu adalah Finlandia serta trio Baltik; Lithuania, Latvia, dan Estonia. Dia memperingatkan bahwa Moskow berhak untuk membalas jika keempat negara itu benar-benar sengaja mengizinkan drone-drone Ukraina melewati wilayah udara mereka.

Baca Juga: Rusia Ogah Culik atau Habisi Zelensky seperti Cara AS, Ini Alasannya

“Baru-baru ini, terjadi peningkatan serangan drone Ukraina terhadap Rusia melalui Finlandia, Lithuania, Latvia, dan Estonia,” kata Shoigu, seperti dikutip dari Russia Today, Jumat (17/4/2026).

"Akibatnya, warga sipil menderita dan kerusakan signifikan terjadi pada infrastruktur sipil," paparnya.

"Entah pertahanan udara Barat terbukti tidak efektif, atau keempat negara ini dengan sengaja menyediakan wilayah udara mereka, sehingga menjadi kaki tangan terbuka dalam agresi terhadap Rusia," imbuh dia.

Dalam kasus terakhir, kata Shoigu, Moskow memiliki hak untuk membela diri sebagai respons terhadap serangan bersenjata berdasarkan Pasal 51 Piagam PBB.

Moskow mengeklaim bahwa dalam beberapa pekan terakhir, Kyiv telah mengintensifkan serangan drone terhadap Rusia dalam apa yang disebutnya sebagai "serangan teroris", di mana militer Rusia secara teratur melaporkan ratusan UAV ditembak jatuh dalam satu malam.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Juni Jadi Bulan Paling...
Juni Jadi Bulan Paling Mematikan bagi Ukraina sejak 2022, Apa Pemicunya?
Jerman akan Beli 50.000...
Jerman akan Beli 50.000 Drone Serang untuk Ukraina
Pesawat Kiamat Rusia...
Pesawat Kiamat Rusia Mendarat di Teheran saat Iran-AS Perang, Apa Misinya?
Gagalkan Rencana Intelijen...
Gagalkan Rencana Intelijen Ukraina, Rusia Tangkap Dalang Serangan Drone Berbasis AI
Bak Film Spionase, Mata-mata...
Bak Film Spionase, Mata-mata Italia Berkhianat dan Jual Rahasia NATO kepada Rusia
Ukraina Ngamuk, Serang...
Ukraina Ngamuk, Serang 21 Kapal Tanker Minyak Rusia
UE Putar Haluan Kembali...
UE Putar Haluan Kembali ke Pelukan Rusia, Rogoh Dana Raksasa Rp123 Triliun demi LNG
Iran Retas Jaringan...
Iran Retas Jaringan Seluler Timur Tengah Lacak Militer AS
Jadi Target Pembunuhan,...
Jadi Target Pembunuhan, Trump Bersumpah Musnahkan Iran
Rekomendasi
BCA Perkuat Platform...
BCA Perkuat Platform Digital, Transaksi Nasabah Melalui Kanal Digital Tembus 99,8%
Program Mandatori B50...
Program Mandatori B50 Wujudkan Swasembada Energi
Roy Suryo Bakal Ajukan...
Roy Suryo Bakal Ajukan Praperadilan Jilid III soal Penerapan Pasal 35 UU ITE
Berita Terkini
Deretan 25 Pemimpin...
Deretan 25 Pemimpin Dunia yang Sampaikan Belasungkawa atas Kematian Sheikh Hamad
Mantan PM Yordania Sebut...
Mantan PM Yordania Sebut Perang Iran dan AS Tak Ada Gunanya
Kirim Video ke Agen...
Kirim Video ke Agen Intelijen Iran, Tentara Israel Ini Dipenjara selama 5 Tahun
Juni Jadi Bulan Paling...
Juni Jadi Bulan Paling Mematikan bagi Ukraina sejak 2022, Apa Pemicunya?
Mantan Pasukan Khusus...
Mantan Pasukan Khusus AS Bawa Paspor China Ini Ditangkap di Perbatasan Nepal dan India, Siapa Jordan Brown?
Inggris Akan Larang...
Inggris Akan Larang Penggunaan Media Sosial saat Malam Hari
Infografis
Negara NATO Ini Klaim...
Negara NATO Ini Klaim akan Diinvasi Rusia dalam Beberapa Tahun
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved