26 Juta Warga Iran Daftar Sukarelawan Bela Negara, Termasuk Para Tokoh Publik

Kamis, 16 April 2026 - 20:21 WIB
loading...
26 Juta Warga Iran Daftar...
Warga Iran berkumpul di Lapangan Enqelab untuk memprotes Amerika Serikat dan Israel di Teheran, Iran, pada 12 April 2026. Foto/Fatemeh Bahrami/Anadolu Agency
A A A
TEHERAN - Lebih dari 26 juta orang di Iran telah mendaftar sebagai sukarelawan untuk dinas militer, menurut lembaga penyiaran negara (IRIB). IRIB mengatakan peningkatan jumlah sukarelawan ini merupakan bagian dari kampanye berjudul “Korbankan Hidupmu”.

IRIB mencatat para sukarelawan diharapkan akan dikerahkan bersama Garda Revolusi dan tentara reguler. Rencana juga mencakup pembentukan rantai manusia untuk melindungi target potensial.

Menurut lembaga penyiaran tersebut, daftar sukarelawan termasuk Presiden Masoud Pezeshkian, sebagian besar menterinya, serta sejumlah besar pejabat, atlet, dan seniman.

Ketua Parlemen Mohammad Bagher Ghalibaf juga telah mendaftarkan namanya di antara para sukarelawan.

Sementara itu, Kementerian Luar Negeri Pakistan mengatakan Amerika Serikat (AS) dan Iran bersedia mengadakan putaran kedua pembicaraan tetapi belum ada tempat atau tanggal yang dipilih. Ditambahkan bahwa Lebanon tetap menjadi bagian dari gencatan senjata dua minggu yang saat ini berlaku.

Eropa mungkin hanya memiliki persediaan bahan bakar jet sekitar enam minggu lagi, kata Fatih Birol, kepala Badan Energi Internasional, seraya memperingatkan kemungkinan pembatalan penerbangan "segera" jika pasokan minyak tetap terblokir oleh perang.

Militer Israel telah menghancurkan Jembatan Qasmiyeh, jembatan penting di Lebanon selatan yang menghubungkan wilayah Tyre dan Sidon.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
AS Berencana Bangun...
AS Berencana Bangun Persediaan Senjata Siap Tempur di Australia
Pemimpin Hizbullah:...
Pemimpin Hizbullah: Perlawanan Gagalkan Proyek Israel Raya, Perlucutan Senjata Tak akan Disetujui
AS Siap Mulai Lagi Perang...
AS Siap Mulai Lagi Perang dan Terapkan Kembali Blokade Jika Iran Tidak Patuh
Trump Bela Kesepakatan...
Trump Bela Kesepakatan Iran: Orang-orang Dungu Itu Iri, Orang Jahat, atau Bodoh
Ketua Parlemen Tegaskan...
Ketua Parlemen Tegaskan Iran akan Pungut Biaya dari Kapal untuk Layanan di Selat Hormuz
AS Ternyata Gunakan...
AS Ternyata Gunakan AI Grok Elon Musk untuk Tembakkan 2.000 Rudal ke Iran
FIFA Gencar Berantas...
FIFA Gencar Berantas Ujaran Kebencian di Piala Dunia 2026
Pembom B-52 Stratofortress...
Pembom B-52 Stratofortress AS Jatuh di Pangkalan Gurun Mojave, Tewaskan 8 Orang
Acuhkan Trump, Israel...
Acuhkan Trump, Israel Tolak Tinggalkan Lebanon meski AS-Iran Berdamai
Rekomendasi
Sony Sanjaya Beberkan...
Sony Sanjaya Beberkan Ada Pengadaan Fiktif CCTV dan Sidik Jari Rp300 Miliar di Program MBG
Lanjutkan Dedolarisasi,...
Lanjutkan Dedolarisasi, China dan Indonesia Buang Dolar Rp229,6 Triliun dalam 4 Bulan
APKB Dorong Penyempurnaan...
APKB Dorong Penyempurnaan Regulasi Kawasan Berikat: Menjaga Daya Saing Industri dan Investasi
Berita Terkini
AS Berencana Bangun...
AS Berencana Bangun Persediaan Senjata Siap Tempur di Australia
Pemimpin Hizbullah:...
Pemimpin Hizbullah: Perlawanan Gagalkan Proyek Israel Raya, Perlucutan Senjata Tak akan Disetujui
AS Siap Mulai Lagi Perang...
AS Siap Mulai Lagi Perang dan Terapkan Kembali Blokade Jika Iran Tidak Patuh
Trump Bela Kesepakatan...
Trump Bela Kesepakatan Iran: Orang-orang Dungu Itu Iri, Orang Jahat, atau Bodoh
Ketua Parlemen Tegaskan...
Ketua Parlemen Tegaskan Iran akan Pungut Biaya dari Kapal untuk Layanan di Selat Hormuz
AS Ternyata Gunakan...
AS Ternyata Gunakan AI Grok Elon Musk untuk Tembakkan 2.000 Rudal ke Iran
Infografis
Termasuk Indonesia,...
Termasuk Indonesia, Arab Saudi Cegah Masuk Warga Asing dari 20 Negara
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved