Terungkap, Iran Gunakan Satelit China di Orbit untuk Targetkan Pangkalan AS di Timur Tengah

Kamis, 16 April 2026 - 07:27 WIB
loading...
Terungkap, Iran Gunakan...
China dilaporkan gunakan satelit China yang sudah berada di orbit untuk targetkan pangkalan-pangkalan AS di seluruh Timur Tengah selama perang baru-baru ini. Foto/The Week
A A A
TEHERAN - Sebuah laporan dari Financial Times mengungkap bahwa Iran mengandalkan satelit buatan China yang dibelinya secara diam-diam tahun lalu untuk menargetkan pangkalan-pangkalan militer Amerika Serikat (AS) di seluruh Timur Tengah selama perang baru-baru ini.

Satelit tersebut, yang dikenal sebagai TEE-01B, dikembangkan dan diluncurkan oleh perusahaan China; Earth Eye Company. Satelit itu kemudian dibeli dan diambil alih oleh Angkatan Udara Korps Garda Revolusi Islam (IRGC) Iran.

Baca Juga: Trump Peringatkan China Akan Hadapi Masalah Besar Jika Kirim Senjata ke Iran

Earth Eye Company beroperasi di bawah model ekspor yang relatif tidak umum yang dikenal sebagai "pengiriman di orbit", di mana pesawat ruang angkasa yang diluncurkan di China ditransfer ke pembeli luar negeri hanya setelah berhasil mencapai orbit.

Menurut laporan tersebut, komandan Iran menugaskannya untuk mengawasi pangkalan-pangkalan utama militer Amerika di seluruh Timur Tengah.

Sebagai bagian dari kesepakatan tersebut, IRGC juga diberikan akses ke jaringan stasiun bumi komersial yang dijalankan oleh Emposat, penyedia layanan satelit yang berbasis di Beijing dengan operasi yang mencakup Asia, Amerika Latin, dan sekitarnya.

Pangkalan AS Dilacak Satelit Mata-mata


Satelit tersebut dilaporkan telah menangkap citra Pangkalan Udara Prince Sultan Arab Saudi pada 13, 14, dan 15 Maret. Sehari kemudian, pada 14 Maret, Presiden AS Donald Trump mengakui bahwa pesawat Amerika yang ditempatkan di sana telah rusak akibat serangan Iran.

Laporan tersebut menambahkan bahwa TEE-01B juga melacak aktivitas di sekitar Pangkalan Udara Muwaffaq Salti Yordania, lokasi di dekat markas Armada Kelima AS di Manama, Bahrain, dan Bandara Erbil di Irak sekitar periode yang sama ketika IRGC mengeklaim serangan di daerah-daerah tersebut.

Jejak pengawasannya meluas lebih jauh, mencakup fasilitas yang terkait dengan AS seperti Camp Buehring dan Pangkalan Udara Ali Al Salem di Kuwait, Camp Lemonnier di Djibouti, dan Bandara Internasional Duqm di Oman.

Mereka juga memantau infrastruktur sipil di seluruh Teluk, termasuk pelabuhan kontainer Khor Fakkan dan kompleks pembangkit listrik dan desalinasi Qidfa di Uni Emirat Arab, serta pabrik aluminium Alba di Bahrain, salah satu yang terbesar di dunia.

"Tidak mungkin perusahaan China mana pun dapat melakukan sesuatu seperti meluncurkan satelit tanpa persetujuan dari seseorang di pemerintahan," kata seorang mantan pejabat intelijen senior Barat kepada Financial Times, yang dilansir Kamis (16/4/2026).

"Saya pikir sudah sangat jelas sejak lama bahwa China telah membantu Iran dengan intelijen, tetapi mencoba untuk menyembunyikan campur tangan pemerintah."

Penggunaan satelit buatan China oleh IRGC, khususnya selama konflik di mana Iran berulang kali meluncurkan rudal dan drone ke negara-negara tetangga, kemungkinan akan menimbulkan kekhawatiran di seluruh Teluk. Sensitivitas meningkat karena hubungan ekonomi China yang erat di kawasan tersebut, di mana China merupakan mitra dagang utama dan pembeli minyak terbesar.

Secara terpisah, laporan media AS sebelumnya menunjukkan bahwa Iran juga memperoleh akses ke intelijen satelit Rusia tentang target AS dan Israel setelah kampanye pengeboman AS-Israel di Iran dimulai pada 28 Februari.

Kementerian Luar Negeri China telah berulang kali membantah dalam beberapa hari terakhir bahwa Beijing memberikan dukungan militer dalam bentuk apa pun kepada Iran.

China telah lama mendukung program rudal balistik Iran dan mendukungnya dengan komponen industri dwiguna yang dapat digunakan untuk produksi rudal, menurut pemerintah AS.
(mas)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Venezuela Umumkan Keadaan...
Venezuela Umumkan Keadaan Darurat setelah Diguncang 2 Gempa Dahsyat, 32 Orang Tewas
Mengapa Negara-negara...
Mengapa Negara-negara Arab Khawatir Kesepakatan Iran Jadi Titik Balik yang Membawa Bencana?
Rugi Besar Akibat Kalah...
Rugi Besar Akibat Kalah Perang, Trump Minta Tambahan Dana Rp1.572 Triliun
Demi Lindungi Negara-negara...
Demi Lindungi Negara-negara Arab, AS Janjikan Perdamaian Abadi dengan Iran
Badan Intelijen AS Kehilangan...
Badan Intelijen AS Kehilangan Akses ke Alat AI Mythos 5, Apa Pemicunya?
LineShine Jadi Superkomputer...
LineShine Jadi Superkomputer Tercepat di Dunia, China Mampu Kalahkan AS
Iran Murka, Mehdi Taremi...
Iran Murka, Mehdi Taremi dan Asisten Pelatih Ditahan AS
Sebulan Ditahan di Libya,...
Sebulan Ditahan di Libya, Tiga Aktivis Pro Palestina Akhirnya Bebas
Status Triliuner Elon...
Status Triliuner Elon Musk Hilang usai Saham SpaceX dan Tesla Anjlok
Rekomendasi
Menkes Kaji Insentif...
Menkes Kaji Insentif untuk Dokter Umum dan Gigi di Daerah Tertinggal
3 Fakta Terbaru Kasus...
3 Fakta Terbaru Kasus Ijazah Jokowi, Dokter Tifa Batal Ajukan Gugatan Praperadilan
Jaksa Ungkap Nama Samaran...
Jaksa Ungkap Nama Samaran Hery Susanto, Ada John Lennon 07 hingga Komandante
Berita Terkini
Venezuela Umumkan Keadaan...
Venezuela Umumkan Keadaan Darurat setelah Diguncang 2 Gempa Dahsyat, 32 Orang Tewas
Mengapa Negara-negara...
Mengapa Negara-negara Arab Khawatir Kesepakatan Iran Jadi Titik Balik yang Membawa Bencana?
Ketika Paris Lebih Panas...
Ketika Paris Lebih Panas dari Makkah, Apa yang Sebenarnya Terjadi?
Rugi Besar Akibat Kalah...
Rugi Besar Akibat Kalah Perang, Trump Minta Tambahan Dana Rp1.572 Triliun
Demi Lindungi Negara-negara...
Demi Lindungi Negara-negara Arab, AS Janjikan Perdamaian Abadi dengan Iran
Seluruh WNI di Venezuela...
Seluruh WNI di Venezuela Aman, Gedung KBRI di Caracas Tidak Rusak
Infografis
3 Syarat Iran di Selat...
3 Syarat Iran di Selat Hormuz: Aturan Ketat untuk Kapal yang Melintas
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved