Terungkap, Iran Gunakan Satelit China di Orbit untuk Targetkan Pangkalan AS di Timur Tengah
Kamis, 16 April 2026 - 07:27 WIB
loading...
A
A
A
Pangkalan AS Dilacak Satelit Mata-mata
Satelit tersebut dilaporkan telah menangkap citra Pangkalan Udara Prince Sultan Arab Saudi pada 13, 14, dan 15 Maret. Sehari kemudian, pada 14 Maret, Presiden AS Donald Trump mengakui bahwa pesawat Amerika yang ditempatkan di sana telah rusak akibat serangan Iran.
Laporan tersebut menambahkan bahwa TEE-01B juga melacak aktivitas di sekitar Pangkalan Udara Muwaffaq Salti Yordania, lokasi di dekat markas Armada Kelima AS di Manama, Bahrain, dan Bandara Erbil di Irak sekitar periode yang sama ketika IRGC mengeklaim serangan di daerah-daerah tersebut.
Jejak pengawasannya meluas lebih jauh, mencakup fasilitas yang terkait dengan AS seperti Camp Buehring dan Pangkalan Udara Ali Al Salem di Kuwait, Camp Lemonnier di Djibouti, dan Bandara Internasional Duqm di Oman.
Mereka juga memantau infrastruktur sipil di seluruh Teluk, termasuk pelabuhan kontainer Khor Fakkan dan kompleks pembangkit listrik dan desalinasi Qidfa di Uni Emirat Arab, serta pabrik aluminium Alba di Bahrain, salah satu yang terbesar di dunia.
"Tidak mungkin perusahaan China mana pun dapat melakukan sesuatu seperti meluncurkan satelit tanpa persetujuan dari seseorang di pemerintahan," kata seorang mantan pejabat intelijen senior Barat kepada Financial Times, yang dilansir Kamis (16/4/2026).
Lihat Juga :