Iran Tuntut Ganti Rugi Perang dari Negara-Negara Arab

Rabu, 15 April 2026 - 16:17 WIB
loading...
Iran Tuntut Ganti Rugi...
Gedung kantor Al Araby TV hancur akibat serangan AS-Israel di Teheran, Iran. Foto/anadolu
A A A
TEHERAN - Iran menuntut agar lima negara Arab yang menjadi tuan rumah pangkalan militer Amerika Serikat (AS) membayar ganti rugi atas serangan udara Amerika dan Israel di wilayahnya. Dalam surat kepada Sekretaris Jenderal PBB Antonio Guterres pada hari Senin, utusan Iran Amir Saeid Iravani berpendapat Arab Saudi, Bahrain, Qatar, Uni Emirat Arab (UEA), dan Yordania telah mengizinkan AS menggunakan wilayah mereka untuk menyerang Iran dan, dalam beberapa kasus, terlibat langsung dalam "serangan bersenjata ilegal yang menargetkan objek sipil."

Iravani menambahkan negara-negara Arab "harus memberikan ganti rugi penuh kepada Republik Islam Iran, termasuk kompensasi atas semua kerusakan materiil dan moral yang diderita sebagai akibat dari tindakan mereka yang melanggar hukum internasional."

Negara-negara Teluk sebelumnya menuntut agar Iran bertanggung jawab atas kerusakan perang, klaim yang ditolak Iravani sebagai "tidak dapat dipertahankan secara hukum dan pada dasarnya terlepas dari realitas faktual dan hukum."

AS dan Israel melancarkan serangan terhadap Iran pada 28 Februari, dengan menyatakan tujuannya adalah untuk membongkar program nuklir dan rudal balistik Iran.

Serangan tersebut menewaskan puluhan pejabat senior, termasuk pemimpin tertinggi Iran yang telah lama berkuasa, Ali Khamenei, serta lebih dari 1.300 warga sipil.

Selain situs militer, AS dan Israel menargetkan infrastruktur energi, jembatan, universitas, dan sekolah.

Iran merespons dengan menyerang pangkalan AS di wilayah tersebut dan infrastruktur sipil di negara-negara Teluk, termasuk fasilitas minyak dan gas, bandara, dan pelabuhan. Teheran mengatakan serangan tersebut merupakan pelaksanaan haknya untuk membela diri.

Baca juga: Blokade Hormuz untuk Menekan Iran, tapi Banyak Negara Justru Lebih Menderita
(sya)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
IRGC Seharusnya Jadi...
IRGC Seharusnya Jadi Teladan bagi Negara Muslim di Seluruh Dunia
Pasokan Senjata Rapuh,...
Pasokan Senjata Rapuh, Presiden Trump Dorong Produksi Massal
AS dan Iran Berdamai,...
AS dan Iran Berdamai, MBS: Semua untuk Kepentingan Bersama
Ini Teks Resmi 14 Poin...
Ini Teks Resmi 14 Poin Kesepakatan Damai AS dan Iran
Kesepakatan Iran Mencakup...
Kesepakatan Iran Mencakup Dana Rp5.327 Triliun, Setengahnya Sudah Jadi Komitmen
PM Kanada Akui G7 Tidak...
PM Kanada Akui G7 Tidak Lagi Kendalikan Dunia
Dokumen Rahasia Bocor!...
Dokumen Rahasia Bocor! Qatar Diam-diam Tawarkan Kesepakatan Gelap ke Iran
Iran-AS Capai Kesepakatan...
Iran-AS Capai Kesepakatan Damai, Israel Tolak Tarik Pasukan dari Lebanon
Menteri Radikal Israel...
Menteri Radikal Israel Ben Gvir Batal ke AS, Dipersulit Dapat Visa?
Rekomendasi
Biaya Haji Tahun 2027...
Biaya Haji Tahun 2027 Turun? Begini Penjelasan Kemenhaj
Timwas Sebut Presiden...
Timwas Sebut Presiden Prabowo Ingin Antrean Haji Dipangkas Lagi
Dua Kali Berturut PINTU...
Dua Kali Berturut PINTU Raih Penghargaan Kepatuhan Hukum
Berita Terkini
IRGC Seharusnya Jadi...
IRGC Seharusnya Jadi Teladan bagi Negara Muslim di Seluruh Dunia
G7 Kini Fokus Memusuhi...
G7 Kini Fokus Memusuhi Rusia, Trump: Ini Perang yang Mudah Diselesaikan
Pasokan Senjata Rapuh,...
Pasokan Senjata Rapuh, Presiden Trump Dorong Produksi Massal
Fregat Rusia Tembaki...
Fregat Rusia Tembaki Kapal Pesiar Inggris, Starmer: Tindakan Sembrono
2 Pesawat Pengebom Nuklir...
2 Pesawat Pengebom Nuklir dari 2 Negara Adikuasa yang Bermusuhan Jatuh di Hari yang Sama
AS dan Iran Berdamai,...
AS dan Iran Berdamai, MBS: Semua untuk Kepentingan Bersama
Infografis
37 Pesawat AS Hancur...
37 Pesawat AS Hancur dan Rusak dalam Perang Iran, Kerugian Rp28 Triliun
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved