5 Alasan Donald Trump Menutup Selat Hormuz, Salah Satunya Persiapan Menyerang Iran Lagi

Selasa, 14 April 2026 - 10:25 WIB
loading...
A A A
Dengan menutup selat bagi kapal-kapal yang membawa minyak Iran, Trump dapat memutus salah satu sumber pendanaan utama rezim tersebut – tetapi hal itu juga dapat berdampak negatif jangka pendek pada harga global.

Sekitar 100 kapal tanker telah melintasi selat tersebut sejak AS dan Israel mulai membombardir Iran, sebagian besar membawa produk minyak Iran yang ditujukan untuk China dan India. AS telah mengizinkan Iran untuk melanjutkan ekspor ini – dan bahkan mencabut sanksi terhadap minyak Iran di laut – sebagai langkah untuk mempermudah pasokan. Harapannya adalah pasokan minyak Iran yang berkelanjutan dapat membantu menjaga harga tetap terkendali, meskipun keuntungan tersebut langsung masuk ke rezim Iran. Membatasi pasokan tersebut dapat membuat harga semakin tinggi.

Setelah pengumuman Trump, harga minyak mentah AS naik 8% menjadi USD104,24 per barel dan minyak mentah Brent naik 7% menjadi USD102,29. Minyak mentah Brent, standar internasional, telah naik dari sekitar USD70 per barel sebelum perang pada akhir Februari hingga setinggi USD119 selama konflik berlangsung.


5. Upaya untuk Menyerang Iran Lagi

Garda Revolusi Iran mengatakan bahwa kapal perang apa pun yang mendekati selat untuk menegakkan blokade akan dianggap melanggar gencatan senjata saat ini dan akan ditindak tegas. Mereka bersikeras bahwa selat tersebut tetap berada di bawah kendali Iran.

Trump pada hari Minggu mengemukakan kemungkinan dimulainya kembali serangan AS di dalam Iran, dengan menyebut pabrik rudal sebagai salah satu target yang mungkin. Wall Street Journal melaporkan bahwa pemerintahannya sedang mempertimbangkan untuk melanjutkan pemogokan sebagai cara untuk memecah kebuntuan dalam perundingan perdamaian.
(ahm)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Iran Desak Warga di...
Iran Desak Warga di Negara-negara Teluk Jaga Jarak 500 Meter dari Akomodasi Rahasia Pasukan AS
Pasukan Koalisi Pimpinan...
Pasukan Koalisi Pimpinan Arab Saudi Serang Wilayah Houthi Yaman
Baku Tembak Pecah di...
Baku Tembak Pecah di Tepi Barat, 1 Ekstremis Israel Tewas, 4 Warga Palestina Meninggal
Dituding Dukung Militer...
Dituding Dukung Militer AS, Iran Serang Pusat Data Amazon di Bahrain
AS Gencarkan Serangan...
AS Gencarkan Serangan di Iran, Houthi Izinkan Kapal-kapal China lewat Selat Bab al-Mandeb
Minyak Mentah Brent...
Minyak Mentah Brent Tembus USD100 setelah Kapal Tanker Diserang di Laut Merah
Pasokan Minyak Global...
Pasokan Minyak Global Semakin Ketat, India dan China Berebut Diskon dari Rusia
AS Resmi Jalin Kerja...
AS Resmi Jalin Kerja Sama Nuklir dengan Arab Saudi di Tengah Konflik Iran
Fasilitas Baru Arab...
Fasilitas Baru Arab Saudi, Umrah Berkali-kali dalam Setahun Cukup Ajukan Visa 1 Kali
Rekomendasi
Mudah Emosi dan Defensif?...
Mudah Emosi dan Defensif? Ternyata Kurang Tidur Bisa Jadi Penyebab Utamanya
Ditahan di Rutan KPK,...
Ditahan di Rutan KPK, Febrie Adriansyah: Alat Bukti Masih Didalami, Belum Cukup Dilakukan Penahanan
Smartwatch AI, Kala...
Smartwatch AI, Kala Algoritma Mulai Membentuk Cara Kita Menilai Diri
Berita Terkini
Iran Desak Warga di...
Iran Desak Warga di Negara-negara Teluk Jaga Jarak 500 Meter dari Akomodasi Rahasia Pasukan AS
Pasukan Koalisi Pimpinan...
Pasukan Koalisi Pimpinan Arab Saudi Serang Wilayah Houthi Yaman
Serangan Ekstremis Yahudi...
Serangan Ekstremis Yahudi Meningkat di Tepi Barat, Fatah Salahkan Pemerintah Israel
Baku Tembak Pecah di...
Baku Tembak Pecah di Tepi Barat, 1 Ekstremis Israel Tewas, 4 Warga Palestina Meninggal
Wali Kota Sadiq Khan...
Wali Kota Sadiq Khan Sebut Netanyahu Pelaku Genosida dan Tidak Diterima di London
Dituding Dukung Militer...
Dituding Dukung Militer AS, Iran Serang Pusat Data Amazon di Bahrain
Infografis
5 Alasan Perdamaian...
5 Alasan Perdamaian Amerika Serikat dan Iran Sulit Terwujud
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved