Viktor Orban Tumbang, Netanyahu dan Trump Kehilangan Sekutu Dekat di Eropa

Senin, 13 April 2026 - 16:20 WIB
loading...
A A A
Para ahli juga menunjukkan implikasi bagi posisi Hungaria dalam kerangka hukum internasional sebagai akibat dari kekalahan Orban.

Pemerintahnya memulai langkah-langkah pada tahun 2025 untuk menarik diri dari Mahkamah Pidana Internasional, sebuah langkah yang telah dijanjikan Magyar untuk dihentikan.

Jika Hungaria tetap menjadi anggota, negara itu akan diwajibkan untuk mematuhi surat perintah penangkapan yang dikeluarkan oleh pengadilan, termasuk satu terhadap Netanyahu, yang memengaruhi kemampuannya untuk melakukan perjalanan ke Budapest.

Di bawah Orban, Hungaria juga menentang tuduhan genosida terhadap rezim Israel terkait kekejaman mematikan Tel Aviv di Gaza, masalah lain yang dapat ditinjau kembali oleh struktur politik baru negara tersebut.

Namun, para analis telah memperingatkan bahwa, terlepas dari perkembangan ini, setiap perubahan kebijakan mungkin terbatas dibandingkan dengan posisi yang diambil oleh negara-negara seperti Spanyol atau Irlandia.

Mereka telah menunjukkan kemungkinan bahwa sikap yang diadopsi oleh negara-negara Uni Eropa yang lebih besar, termasuk Jerman dan Italia, dapat terus membatasi langkah-langkah yang lebih tegas di seluruh blok.
(ahm)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Enggan Kirim Pasukan...
Enggan Kirim Pasukan AS untuk Invasi Darat ke Iran, Trump: Orang Lain yang Akan Melakukannya
Trump Desak Netanyahu...
Trump Desak Netanyahu Tarik Pasukan Israel dari Suriah dan Lebanon
Blokade Angkatan Laut...
Blokade Angkatan Laut AS terhadap Iran Dimulai Lagi, Kerahkan Lebih Banyak Kekuatan Militer
Taktik Trump Sering...
Taktik Trump Sering Menjiplak Musuh-musuhnya, dari Blokade Laut hingga Tarif Selat Hormuz
Diejek Habis-habisan,...
Diejek Habis-habisan, Trump akan Ganti Biaya Kargo Selat Hormuz 20% dengan Kesepakatan Investasi untuk Negara-negara Teluk
AS Lancarkan Lebih Banyak...
AS Lancarkan Lebih Banyak Serangan ke Iran, Trump Kembali Blokade Selat Hormuz
Trump Minta Tarif 20%...
Trump Minta Tarif 20% Kargo di Selat Hormuz, Bisa Kantongi Rp541 Miliar per Supertanker
AS Serang Abadan dan...
AS Serang Abadan dan Mahshahr di Iran Barat, Wilayah Perbatasan Jadi Sasaran
Panas! Trump Ancam Serang...
Panas! Trump Ancam Serang Fasilitas Minyak Iran di Pulau Kharg
Rekomendasi
KPK Sita Uang-Perhiasan...
KPK Sita Uang-Perhiasan usai Geledah Rumah Dinas Bupati dan Kantor Dinas Kabupaten Sukoharjo
Seluruh Member NCT 127...
Seluruh Member NCT 127 Perpanjang Kontrak dengan SM Entertainment, Fans Lega
Rupiah Belum Menjauh...
Rupiah Belum Menjauh dari Level Rp18.068 per USD, Intip 2 Sentimen Penyebabnya
Berita Terkini
Kirim Video ke Agen...
Kirim Video ke Agen Intelijen Iran, Tentara Israel Ini Dipenjara selama 5 Tahun
Juni Jadi Bulan Paling...
Juni Jadi Bulan Paling Mematikan bagi Ukraina sejak 2022, Apa Pemicunya?
Mantan Pasukan Khusus...
Mantan Pasukan Khusus AS Bawa Paspor China Ini Ditangkap di Perbatasan Nepal dan India, Siapa Jordan Brown?
Inggris Akan Larang...
Inggris Akan Larang Penggunaan Media Sosial saat Malam Hari
Ilmuwan AS Ini Pelajari...
Ilmuwan AS Ini Pelajari Uji Coba Nuklir Korut, tapi Ditangkap China karena Melakukan Spionase
Perang Iran Terus Berkobar,...
Perang Iran Terus Berkobar, China Tuding AS Bawa Timur Tengah ke Jurang Maut
Infografis
Saat Sekutu Berhenti...
Saat Sekutu Berhenti Menuruti Donald Trump
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved