Ini Kecanggihan 2 Kapal Perusak AS yang Diusir Iran dari Selat Hormuz

Selasa, 14 April 2026 - 12:20 WIB
loading...
Ini Kecanggihan 2 Kapal...
USS Michael Murphy merupakan salah satu kapal perusak AS yang diusir Iran dari Selat Hormuz. Foto/X/@MenchOsint
A A A
TEHERAN - Dua kapal yang mencoba melintasi selat tersebut adalah USS Michael Murphy dan USS Frank E. Petersen Jr., keduanya merupakan kapal perusak rudal berpemandu kelas Arleigh Burke Flight IIA, tetapi dengan perbedaan generasi yang mencolok. Kedua kapal itu mengalami insiden memalukan setelah diusir oleh militer Iran setelah memasuki Selat Hormuz.

Ini Kecanggihan 2 Kapal Perusak AS yang Diusir Iran dari Selat Hormuz

1. USS Michael Murphy

Michael Murphy, yang dibangun oleh Bath Iron Works dan dioperasikan pada tahun 2012, adalah kapal terakhir dari desain Flight IIA asli, dengan bobot 9.200 ton, panjang 510 kaki, dan awak 323 pelaut.

USS Michael Murph dapat membawa lebih dari sembilan puluh rudal Tomahawk dan dipersenjatai dengan pencegat permukaan-ke-udara Standard Missile 3 dan Standard Missile 6.

Kapal ini dilengkapi dengan Sistem Senjata Aegis terintegrasi, termasuk sembilan puluh enam sel Peluncuran Vertikal Mark 41 yang mampu menghancurkan rudal balistik, ancaman udara, dan target bawah laut.

Dua helikopter MH-60R Seahawk memberikan dukungan di atas kapal perusak selama upaya transit.



Namun, tidak satu pun dari teknologi canggih ini terbukti berguna ketika kapal tersebut berada di perairan Iran, dikelilingi oleh personel dan kapal angkatan laut Iran.

Subkelas Flight IIA dikonfigurasi ulang agar lebih mampu beradaptasi dengan pertempuran di perairan dangkal, tetapi di Selat Hormuz—di mana jalur pelayaran menyempit hingga hanya dua mil—bahkan kapal perusak tercanggih pun menjadi sasaran empuk.

2. USS Frank E. Petersen Jr

Frank E. Petersen Jr., sebaliknya, mewakili varian Teknologi Penyisipan yang lebih canggih dari desain Flight IIA.

Dibangun oleh Ingalls Shipbuilding dan dioperasikan pada Mei 2022—hampir satu dekade setelah Michael Murphy—Petersen menggabungkan fitur siluman yang lebih baik melalui penggunaan material komposit pada struktur atasnya dan sistem radar serta peperangan elektronik yang ditingkatkan.

Kapal ini memiliki bobot perpindahan yang sedikit lebih besar yaitu 9.217 ton, lambung yang sedikit lebih panjang yaitu 513 kaki, dan jumlah awak yang lebih banyak yaitu 380 orang.
(ahm)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
JD Vance: Iran dan AS...
JD Vance: Iran dan AS Bekerja Sama Mewujudkan Perdamaian dan Kemakmuran di Timur Tengah
Iran Gunakan Senjata...
Iran Gunakan Senjata Ampuh dalam Negosiasi di Swiss, Apa Itu?
Selain Ingin Perang...
Selain Ingin Perang di Lebanon Berakhir, Iran Klaim Tak Ingin Kembangkan Senjata Nuklir
Demi Wujudkan Perdamaian...
Demi Wujudkan Perdamaian dengan Iran, AS Terus Tekan Israel
Meski Menang dalam Negosiasi...
Meski Menang dalam Negosiasi dan Perang, Iran: Kita Selalu Hati-hati
Meski IRGC Tutup Selat...
Meski IRGC Tutup Selat Hormuz, Perundingan Damai AS dan Iran Digelar di Swiss
Belajar dari Iran: Tiga...
Belajar dari Iran: Tiga Pelajaran Strategis bagi Indonesia
CDC: Wabah Ebola di...
CDC: Wabah Ebola di RD Kongo Bisa Menjadi yang Terburuk dalam Sejarah
Pesawat Air Force One...
Pesawat Air Force One Hadiah dari Qatar untuk Trump Diuji Terbang
Rekomendasi
Marc Marquez Juara MotoGP...
Marc Marquez Juara MotoGP Republik Ceko 2026
Profil Eloy Room, Kiper...
Profil Eloy Room, Kiper Moncer Timnas Curacao yang Cetak Sejarah di Piala Dunia 2026
Kadishub DKI Sangkal...
Kadishub DKI Sangkal Anak Buahnya Minta Duit Rp250 Ribu ke Ojol yang Motornya Diangkut
Berita Terkini
JD Vance: Iran dan AS...
JD Vance: Iran dan AS Bekerja Sama Mewujudkan Perdamaian dan Kemakmuran di Timur Tengah
Iran Gunakan Senjata...
Iran Gunakan Senjata Ampuh dalam Negosiasi di Swiss, Apa Itu?
Selain Ingin Perang...
Selain Ingin Perang di Lebanon Berakhir, Iran Klaim Tak Ingin Kembangkan Senjata Nuklir
Demi Wujudkan Perdamaian...
Demi Wujudkan Perdamaian dengan Iran, AS Terus Tekan Israel
Meski Menang dalam Negosiasi...
Meski Menang dalam Negosiasi dan Perang, Iran: Kita Selalu Hati-hati
Studi: Surplus Ekspor...
Studi: Surplus Ekspor China Kian Tekan Peluang Industri Negara Berkembang
Infografis
Sejarah Panjang Persia...
Sejarah Panjang Persia Menjadi Iran yang Mengubah Timur Tengah
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved