Bos CIA Era Obama Sebut Presiden Trump Tak Waras, Desak Pemecatannya

Senin, 13 April 2026 - 10:02 WIB
loading...
Bos CIA Era Obama Sebut...
John Brennan (kanan), direktur CIA era kepresidenan Barack Obama, menyebut Presiden AS Donald Trump tak waras karena mengancam akan melenyapkan seluruh peradaban Iran. Foto/NDTV
A A A
WASHINGTON - John Brennan, yang menjabat sebagai direktur Badan Intelijen Pusat (CIA) selama masa kepresidenan Barack Obama, telah bergabung dengan seruan untuk pemecatan Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump dari jabatannya. Brennan menyatakan bahwa Amandemen ke-25 Konstitusi AS dirancang khusus untuk Trump.

Amandemen ke-25 Konstitusi AS, yang dikutip Brennan, membahas tentang suksesi dan ketidakmampuan presiden.

Baca Juga: AS Mulai Blokade Seluruh Pelabuhan Iran, Perang Bisa Berkobar Lagi

Dalam sebuah wawancara yang disiarkan di media Amerika, MS Now, pada Sabtu waktu Washington, Brennan mengatakan bahwa pernyataan Presiden Trump baru-baru ini tentang kemungkinan kehancuran peradaban Iran menunjukkan bahwa dia "jelas tidak waras" dan menimbulkan bahaya bagi terlalu banyak nyawa untuk tetap menjadi panglima tertinggi Amerika.

Brennan berpendapat bahwa kendali Trump atas persenjataan militer Amerika Serikat, termasuk senjata nuklirnya, menjadikannya beban yang tidak dapat diterima.

Intervensi mantan bos CIA ini menempatkannya di tengah perdebatan tentang keputusan Trump untuk membawa Amerika ke dalam konflik dengan Iran dan tentang nada pernyataan publik presiden yang semakin keras.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Baku Tembak Pecah di...
Baku Tembak Pecah di Tepi Barat, 1 Ekstremis Israel Tewas, 4 Warga Palestina Meninggal
Dituding Dukung Militer...
Dituding Dukung Militer AS, Iran Serang Pusat Data Amazon di Bahrain
Mesir Desak AS Percepat...
Mesir Desak AS Percepat Pengerahan Pasukan Stabilisasi Internasional di Gaza
AS Gencarkan Serangan...
AS Gencarkan Serangan di Iran, Houthi Izinkan Kapal-kapal China lewat Selat Bab al-Mandeb
Minyak Mentah Brent...
Minyak Mentah Brent Tembus USD100 setelah Kapal Tanker Diserang di Laut Merah
PBB Murka Masjid Al-Aqsa...
PBB Murka Masjid Al-Aqsa Diserbu Menteri Israel dan 4.000 Massa Yahudi
Pasar Cemas Tarif Baru...
Pasar Cemas Tarif Baru AS, Rupiah Ditutup Melemah ke Rp17.963
Jadi PM Baru, Andy Burnham...
Jadi PM Baru, Andy Burnham Izinkan AS Gunakan Pangkalan Inggris untuk Serang Iran
Wali Kota New York Mamdani...
Wali Kota New York Mamdani Diancam Bunuh gegara Bela Palestina-Kecam Israel
Rekomendasi
Petani Tebu yang Belum...
Petani Tebu yang Belum Merdeka
Hasil Piala AFF 2026:...
Hasil Piala AFF 2026: Gol Spektakuler Warnai Kemenangan Singapura atas Kamboja
Wali Kota Semarang:...
Wali Kota Semarang: Butuh Komitmen Bersama dalam Pemberantasan Korupsi
Berita Terkini
Serangan Ekstremis Yahudi...
Serangan Ekstremis Yahudi Meningkat di Tepi Barat, Fatah Salahkan Pemerintah Israel
Baku Tembak Pecah di...
Baku Tembak Pecah di Tepi Barat, 1 Ekstremis Israel Tewas, 4 Warga Palestina Meninggal
Wali Kota Sadiq Khan...
Wali Kota Sadiq Khan Sebut Netanyahu Pelaku Genosida dan Tidak Diterima di London
Dituding Dukung Militer...
Dituding Dukung Militer AS, Iran Serang Pusat Data Amazon di Bahrain
Mesir Desak AS Percepat...
Mesir Desak AS Percepat Pengerahan Pasukan Stabilisasi Internasional di Gaza
AS Gencarkan Serangan...
AS Gencarkan Serangan di Iran, Houthi Izinkan Kapal-kapal China lewat Selat Bab al-Mandeb
Infografis
Demo Menentang Presiden...
Demo Menentang Presiden AS Donald Trump Digelar di Penjuru Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved