Perundingan Gagal, AS-Israel dan Iran Akan Perang Lagi?
Minggu, 12 April 2026 - 12:17 WIB
loading...
A
A
A
Pada Minggu pagi, Wakil Presiden AS JD Vance mengatakan tidak ada kemajuan yang dicapai meskipun telah dilakukan pembicaraan selama 21 jam antara kedua pihak. Dia mengatakan berita ini buruk, tetapi lebih buruk bagi Iran daripada AS.
Vance mengatakan AS memasuki pembicaraan dengan itikad baik dan fleksibel, tetapi tidak dapat memperoleh komitmen yang jelas dan tegas dari Iran bahwa mereka tidak akan mencari atau mengembangkan senjata nuklir di masa depan, yang ia gambarkan sebagai tuntutan inti AS.
Teheran menyalahkan kegagalan perundingan tersebut pada tuntutan AS yang "tidak masuk akal". Stasiun televisi pemerintah Iran, IRIB, mengatakan delegasi Iran mengajukan berbagai inisiatif tetapi kemajuan terhambat oleh pihak AS, memaksa pembicaraan berakhir tanpa hasil.
Menjadi tuan rumah pembicaraan yang berlangsung di tengah gencatan senjata yang rapuh di wilayah Teluk, Pakistan menegaskan bahwa kedua belah pihak harus menjunjung tinggi perjanjian gencatan senjata.
Menteri Luar Negeri Ishaq Dar mengatakan, "Pakistan telah dan akan terus memainkan perannya untuk memfasilitasi keterlibatan dan dialog antara Republik Islam Iran dan Amerika Serikat di hari-hari mendatang."
Vance mengatakan AS memasuki pembicaraan dengan itikad baik dan fleksibel, tetapi tidak dapat memperoleh komitmen yang jelas dan tegas dari Iran bahwa mereka tidak akan mencari atau mengembangkan senjata nuklir di masa depan, yang ia gambarkan sebagai tuntutan inti AS.
Teheran menyalahkan kegagalan perundingan tersebut pada tuntutan AS yang "tidak masuk akal". Stasiun televisi pemerintah Iran, IRIB, mengatakan delegasi Iran mengajukan berbagai inisiatif tetapi kemajuan terhambat oleh pihak AS, memaksa pembicaraan berakhir tanpa hasil.
Menjadi tuan rumah pembicaraan yang berlangsung di tengah gencatan senjata yang rapuh di wilayah Teluk, Pakistan menegaskan bahwa kedua belah pihak harus menjunjung tinggi perjanjian gencatan senjata.
Menteri Luar Negeri Ishaq Dar mengatakan, "Pakistan telah dan akan terus memainkan perannya untuk memfasilitasi keterlibatan dan dialog antara Republik Islam Iran dan Amerika Serikat di hari-hari mendatang."
Lihat Juga :