Iran: Perundingan dengan AS Gagal karena Tuntutan Amerika Tak Masuk Akal

Minggu, 12 April 2026 - 10:04 WIB
loading...
Iran: Perundingan dengan...
Iran menyatakan perundingan damai dengan AS gagal mencapai kesepakatan karena tuntutan Amerika tidak masuk akal. Foto/Dawn
A A A
ISLAMABAD - Iran pada hari Minggu (12/4/2026) mengatakan perudingan damai dengan Amerika Serikat (AS) berakhir tanpa tercapai kesepakatan. Menurut Teheran, penyebabnya adalah tuntutan yang tidak masuk akal dari Amerika.

Perundingan ini dimaksudkan untuk mengakhiri perang AS-Israel melawan di Timur Tengah. Perundingan dimulai hari Sabtu setelah AS dan Iran sepakat gencatan senjata selama dua pekan.

Baca Juga: Wapres Vance: Perundingan AS-Iran Gagal Capai Kesepakatan!

"Delegasi Iran bernegosiasi terus menerus dan intensif selama 21 jam untuk melindungi kepentingan nasional rakyat Iran; terlepas dari berbagai inisiatif dari delegasi Iran, tuntutan yang tidak masuk akal dari pihak Amerika mencegah kemajuan negosiasi. Dengan demikian, negosiasi berakhir," tulis lembaga penyiaran negara Iran, IRIB, di Telegram.

Pernyataan tersebut muncul tak lama setelah Wakil Presiden AS JD Vance, yang memimpin delegasi Amerika, mengatakan bahwa mereka meninggalkan Islamabad dengan "tawaran terakhir dan terbaik" Amerika.

"Kita akan lihat apakah Iran menerimanya," katanya kepada wartawan setelah negosiasi.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Iran akan Bangun Saluran...
Iran akan Bangun Saluran Komunikasi Langsung Hormuz dengan AS
PM Pakistan: AS dan...
PM Pakistan: AS dan Iran akan Bahas Program Rudal Balistik dan Isu Nuklir dalam 60 Hari ke Depan
Netanyahu Ingin Israel...
Netanyahu Ingin Israel Bebaskan Diri dari Ketergantungan Persenjataan pada AS
Iran Bisa Terima Rp894...
Iran Bisa Terima Rp894 Triliun dalam Bentuk Keringanan Sanksi sesuai Kesepakatan Akhir
AS Mediasi Perundingan...
AS Mediasi Perundingan Lebanon-Israel, Bahas Kemungkinan Penarikan Zionis dari Lebanon Selatan
Iran Klaim 3 Poin Kemenangan...
Iran Klaim 3 Poin Kemenangan dalam Negosiasi dengan AS, Termasuk Aset Senilai Rp214 Triliun
80 Juta Barel Minyak...
80 Juta Barel Minyak Siap Tumpah ke Pasar Dunia, 40 Kapal Tanker Antre Keluar dari Selat Hormuz
Israel Bombardir Lebanon...
Israel Bombardir Lebanon Selatan Tewaskan 16 Orang
Hampir Setengah Warga...
Hampir Setengah Warga Israel Dukung Serangan ke Lebanon meski Harus Melawan Trump
Rekomendasi
Damessa Perluas Layanan...
Damessa Perluas Layanan lewat Cabang Baru di Cileungsi
Pengembangan Sektor...
Pengembangan Sektor Maritim di Indonesia Butuh Data yang Komprehensif
Putusan PTUN Tegaskan...
Putusan PTUN Tegaskan Keabsahan SK Menkum, Kepemimpinan Mardiono sebagai Ketum PPP Sah
Berita Terkini
Iran akan Bangun Saluran...
Iran akan Bangun Saluran Komunikasi Langsung Hormuz dengan AS
Putin: Negara-negara...
Putin: Negara-negara Barat Secara Terbuka Mengatakan Mereka Bersiap Perangi Rusia
PM Pakistan: AS dan...
PM Pakistan: AS dan Iran akan Bahas Program Rudal Balistik dan Isu Nuklir dalam 60 Hari ke Depan
Awas, AI dalam Beberapa...
Awas, AI dalam Beberapa Bulan Lagi Bisa Lumpuhkan Pemerintahan di Berbagai Negara
Netanyahu Ingin Israel...
Netanyahu Ingin Israel Bebaskan Diri dari Ketergantungan Persenjataan pada AS
Iran Bisa Terima Rp894...
Iran Bisa Terima Rp894 Triliun dalam Bentuk Keringanan Sanksi sesuai Kesepakatan Akhir
Infografis
Perang AS-Israel vs...
Perang AS-Israel vs Iran Telah Mengungkap Kelemahan Militer Inggris
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved