Kesaksian Tentara AS soal Serangan Iran Tewaskan 6 Prajurit di Kuwait: 'Semua Bergetar, Seperti di Film'

Minggu, 12 April 2026 - 08:55 WIB
loading...
Kesaksian Tentara AS...
Para tentara AS menggambarkan serangan Iran yang tewaskan 6 prajurit Amerika di Kuwait seperti adegan film. Foto/via Palestine Chronicle
A A A
KUWAIT CITY - Pada 1 Maret, serangan drone Iran di Pelabuhan Shuaiba, Kuwait, menewaskan enam anggota Cadangan Angkatan Darat Amerika Serikat (AS) dan melukai lebih dari 20 lainnya. Insiden tersebut menandai korban jiwa tempur AS pertama dalam konflik tersebut.

Menteri Perang AS Pete Hegseth mengatakan bahwa sebuah drone "penyemprot" Iran telah melewati pertahanan udara dan menerobos masuk. Dia mengatakan bahwa pusat operasi taktis yang dihantam drone tersebut "dibentengi".

Baca Juga: Trump Peringatkan China Akan Hadapi Masalah Besar Jika Kirim Senjata ke Iran

Namun, dalam pernyataan publik pertama mereka, tentara dari Komando Dukungan ke-103 Angkatan Darat AS mengatakan bahwa insiden mengerikan itu merupakan serangan langsung terhadap fasilitas yang perlindungannya lemah, bertentangan dengan komentar Hegseth.

"Menggambarkan bahwa 'satu drone berhasil menerobos' adalah kebohongan," kata seorang tentara AS yang terluka kepada CBS News, Sabtu (11/4/2026).

"Saya ingin orang-orang tahu bahwa unit tersebut...tidak siap untuk memberikan pertahanan apa pun untuk dirinya sendiri. Itu bukan posisi yang dibentengi," ujarnya.

Seorang tentara mengatakan bahwa unit tersebut dipindahkan lebih dekat ke zona ancaman yang diketahui. Unit logistik Angkatan Darat dipindahkan ke pangkalan yang berada dalam jangkauan drone dan rudal Iran.

Ketika Drone Menghantam Fasilitas


Pasukan AS telah berlindung di pagi hari setelah peringatan serangan rudal, tetapi sinyal aman dikeluarkan tepat sebelum serangan terjadi. 30 menit setelah sinyal tersebut, drone Iran menghantam kompleks dan menyebabkan kerusakan yang meluas.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Trump Kecam Pemungutan...
Trump Kecam Pemungutan Suara Senat untuk Batasi Kewenangannya dalam Perang Iran
10 Mata-mata Perang...
10 Mata-mata Perang Dingin yang Tak Pernah Takut Mati
Senat AS Sahkan Resolusi...
Senat AS Sahkan Resolusi Penghentian Perang Iran, Pukulan Telak bagi Trump
Trump Ungkap Dana Iran...
Trump Ungkap Dana Iran yang Dilepaskan akan Digunakan untuk Beli Barang-barang AS
PBB Mulai Evakuasi 11.000...
PBB Mulai Evakuasi 11.000 Pelaut yang Terdampar di Selat Hormuz
Trump: Produsen Mobil...
Trump: Produsen Mobil AS Bisa Produksi Rudal
Iran Bebas Produksi,...
Iran Bebas Produksi, Jual, dan Kirim Minyak Mentah, Bayar Pakai Dolar AS
Mantan Menteri Kehakiman...
Mantan Menteri Kehakiman Korsel Divonis 25 Tahun Penjara Terkait Peran dalam Darurat Militer
Iran Beberkan Alasan...
Iran Beberkan Alasan Walk Out saat Negosiasi dengan AS, Singgung Trump
Rekomendasi
Pakar Nilai Penggeledahan...
Pakar Nilai Penggeledahan Roy Suryo dan Dokter Tifa Sudah Sesuai Aturan
60 Ribu Guru Dipanggil...
60 Ribu Guru Dipanggil PPG 2026 Tahap 2, Ini Tahapan dan Dokumen yang Wajib Disiapkan
Pascapengumuman MSCI,...
Pascapengumuman MSCI, IHSG Sesi Siang Ambruk 1,62% ke Level 6.002
Berita Terkini
Israel Anggap Turki...
Israel Anggap Turki Lebih Berbahaya Dibandingkan Iran
Trump Kecam Pemungutan...
Trump Kecam Pemungutan Suara Senat untuk Batasi Kewenangannya dalam Perang Iran
10 Mata-mata Perang...
10 Mata-mata Perang Dingin yang Tak Pernah Takut Mati
Senat AS Sahkan Resolusi...
Senat AS Sahkan Resolusi Penghentian Perang Iran, Pukulan Telak bagi Trump
Trump Ungkap Dana Iran...
Trump Ungkap Dana Iran yang Dilepaskan akan Digunakan untuk Beli Barang-barang AS
Pertama Kali, Dokter...
Pertama Kali, Dokter Belanda Suntik Mati Seorang Anak di Bawah Usia 12 Tahun
Infografis
6 Jenderal Bintang 4...
6 Jenderal Bintang 4 AS Ini Pernah Peringatkan Trump soal Risiko Perang Melawan Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved