Apa yang Terjadi Jika Perundingan AS-Iran Gagal? Ini Jawaban Trump

Minggu, 12 April 2026 - 08:25 WIB
loading...
Apa yang Terjadi Jika...
Presiden Donald Trump sebut AS tak memiliki rencana cadangan jika perundingan damai dengan Iran di Islamabad gagal mencapai kesepakatan. Foto/via NDTV
A A A
ISLAMABAD - Amerika Serikat (AS) tidak memiliki rencana cadangan jika perundingan damai dengan Iran di Islamabad gagal. Demikian jawaban Presiden AS Donald Trump, saat delegasi tingkat tinggi dari kedua pihak melanjutkan perundingan hari ini (12/4/2026) untuk mengakhiri perang di Timur Tengah.

Jawaban Trump disampaikan sebagai respons atas pertanyaan apakah Washington memiliki Plan B (Rencana B) yang siap jika negosiasi AS-Iran gagal atau Teheran menolak untuk membuka kembali Selat Hormuz.

Baca Juga: Trump Peringatkan China Akan Hadapi Masalah Besar Jika Kirim Senjata ke Iran

"Anda tidak perlu rencana cadangan. Militer mereka telah dikalahkan. Kami telah mengintegrasikan semuanya. Mereka memiliki sangat sedikit rudal. Mereka memiliki sangat sedikit kemampuan manufaktur. Kami telah menyerang mereka dengan sangat keras. Militer kami luar biasa; pekerjaan yang telah mereka lakukan," kata Trump.

Laporan media-media AS menyebutkan bahwa militer Amerika telah mengerahkan lebih banyak pasukan ke Timur Tengah, bahkan ketika gencatan senjata dua minggu yang rapuh menawarkan momen perdamaian yang langka di Teluk setelah berminggu-minggu pertempuran rudal yang intens.

Perundingan dimulai sejak Sabtu. Delegasi Iran dipimpin oleh Ketua Parlemen Mohammad Bagher Ghalibaf dan mencakup Menteri Luar Negeri Seyed Abbas Araghchi.

Sedangkan delegasi AS dipimpin Wakil Presiden JD Vance, yang mencakup utusan Trump; Steve Witkoff dan Jared Kushner. Sebelum perundingan dimulai, Vance memperingatkan Teheran untuk tidak mempermainkan Washington. "Jika mereka mencoba mempermainkan kami, maka mereka akan mendapati bahwa tim negosiasi tidak begitu responsif," katanya.

AS dan Iran sebelumnya berbeda pendapat tentang syarat-syarat negosiasi, di mana pemerintahan Trump mengembangkan kerangka kerja 15 poin yang dilaporkan menyerukan Iran untuk menyerahkan uranium yang sangat diperkaya dan menerima batasan pada militernya. Sedangkan Iran mengirimkan rencana 10 poinnya sendiri yang meminta ganti rugi dan AS untuk mengakui kedaulatan Teheran di Selat Hormuz.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Netanyahu Keras Kepala,...
Netanyahu Keras Kepala, Israel Tak akan Mundur dari Lebanon Selatan
Hizbullah Peringatkan...
Hizbullah Peringatkan Israel Punya Waktu 60 hari untuk Mundur dari Lebanon
Swiss Ungkap Perundingan...
Swiss Ungkap Perundingan AS-Iran Tidak Jadi Digelar, Wapres Vance Batalkan Perjalanan
Jurnalis AS: Trump Tak...
Jurnalis AS: Trump Tak Konsultasi dengan Israel soal Iran untuk Lemahkan Posisi Netanyahu
Komite Administrasi...
Komite Administrasi Gaza Ungkap Prioritas Rekonstruksi Sudah Ditetapkan, Siap Mulai Pekerjaan
Kecaman Wapres AS ke...
Kecaman Wapres AS ke Israel Makin Pedas: Senjatamu Dibayar dengan Uang Pajak Amerika!
Mengapa Proyek Tank...
Mengapa Proyek Tank MGCS Eropa Berisiko Gagal?
Serangan Rusia Tewaskan...
Serangan Rusia Tewaskan 9 Orang di Ukraina, Katedral Bersejarah Kyiv Terbakar
Trump Teken MoU Perjanjian...
Trump Teken MoU Perjanjian Damai, Iran Tegaskan Tak Akan Serahkan Bahan Nuklir
Rekomendasi
DPR Sesalkan Anggaran...
DPR Sesalkan Anggaran Komnas HAM yang Substantif Hanya 6 Persen, Sisanya Administratif
Penampakan Roy Suryo...
Penampakan Roy Suryo usai Ditahan: Menenteng Rompi Oranye, Enggan Komentar
Gelar Unjuk Rasa di...
Gelar Unjuk Rasa di Monas, Ini Pernyataan Sikap BEM Persatuan Indonesia
Berita Terkini
Netanyahu Keras Kepala,...
Netanyahu Keras Kepala, Israel Tak akan Mundur dari Lebanon Selatan
Hizbullah Peringatkan...
Hizbullah Peringatkan Israel Punya Waktu 60 hari untuk Mundur dari Lebanon
Swiss Ungkap Perundingan...
Swiss Ungkap Perundingan AS-Iran Tidak Jadi Digelar, Wapres Vance Batalkan Perjalanan
Jurnalis AS: Trump Tak...
Jurnalis AS: Trump Tak Konsultasi dengan Israel soal Iran untuk Lemahkan Posisi Netanyahu
Taliban Larang Warga...
Taliban Larang Warga Afghanistan Gunakan Ponsel Pintar, Jika Nekat Bakal Dihancurkan
Komite Administrasi...
Komite Administrasi Gaza Ungkap Prioritas Rekonstruksi Sudah Ditetapkan, Siap Mulai Pekerjaan
Infografis
Apa Itu Dilema Malaka?...
Apa Itu Dilema Malaka? Strategi AS Cekik Minyak China, Berpotensi Seret Indonesia dalam Konflik
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved