Lagi, Jenderal Uganda Janji Kerahkan 100.000 Tentara Bela Israel dan 500.000 Pemuda untuk Rebut Teheran

Minggu, 12 April 2026 - 07:54 WIB
loading...
Lagi, Jenderal Uganda...
Kepala militer Uganda, Jenderal Muhoozi Kainerugaba, berjanji akan mengerahkan 100.000 tentara untuk membela Israel dan 500.000 pemuda haus perang untuk merebut Teheran. Foto/via Roya News
A A A
KAMPALA - Kepala militer Uganda, Jenderal Muhoozi Kainerugaba, sekali lagi mengumbar janji untuk membela Israel dalam perang melawan Iran. Kali ini, dia berjanji akan mengerahkan 100.000 tentara untuk membela Zionis Israel dan 500.000 pemuda haus perang untuk merebut Teheran.

Dalam unggahan pertama di X pada hari Sabtu, Jenderal Kainerugaba menulis di akun pribadinya yang terverifikasi; @mkainerugaba: “Saya siap mengerahkan 100.000 tentara Uganda di Israel. Di bawah komando saya. Untuk melindungi Tanah Suci. Tanah Yesus Kristus, Tuhan kita!”

Baca Juga: Pro-Zionis, Jenderal Tertinggi Uganda Sesumbar Gabung Perang Jika Israel Dikalahkan Iran

Beberapa jam kemudian, jenderal itu menulis klaim yang lebih provokatif, yakni mengerahkan banyak pemuda untuk merebut Teheran. “Saya memiliki sekitar 500.000 pemuda yang haus perang. Yang mereka inginkan hanyalah uang. Mereka akan menelan Teheran secara cuma-cuma," tulis Kainerugaba, seperti dikutip dari Roya News, Minggu (12/4/2026).

Sebelumnya, pada Maret lalu, Kainerugaba secara terbuka memihak Zionis Israel dalam perang melawan Iran. Dia bahkan sesumbar negaranya akan bergabung dalam perang jika Zionis dikalahkan oleh Teheran.

"Kami ingin perang di Timur Tengah berakhir sekarang. Dunia sudah lelah dengan itu," tulisnya di X saat itu. "Tetapi setiap pembicaraan tentang menghancurkan atau mengalahkan Israel akan membawa kami ke dalam perang. Di pihak Israel!" lanjut jenderal tertinggi Uganda tersebut.

Meskipun kepala militer tersebut menyatakan bahwa pandangannya yang diungkapkan di platform media sosial tidak selalu mencerminkan pandangan negara, para analis sering menafsirkan komentar tersebut sebagai sinyal kebijakan pemerintah Uganda. Terlebih, dia adalah putra Presiden Uganda Yoweri Museveni

Dalam hal ini, sikap Kainerugaba terhadap perang AS-Israel melawan Iran tampak tegas. "Jika Israel membutuhkan bantuan, mereka hanya perlu meminta. Saudara-saudara mereka di Uganda siap membantu," katanya.

Petinggi militer Uganda tersebut secara langsung mengancam pemerintah Iran. "Jika Teheran menyerang kami dengan rudal, kami akan membalas dengan rudal kami sendiri," ujarnya.

Dalam unggahan sebelumnya, yang kini telah dihapus, Kainerugaba mengisyaratkan kemungkinan bahwa angkatan bersenjata negara tersebut, yang dikenal sebagai Pasukan Pertahanan Rakyat Uganda (UPDF), dapat terlibat langsung dalam perang regional sambil meremehkan kemampuan militer Iran.

"Saya dengar teman-teman kami di Israel sedang mencari satu divisi untuk merebut Teheran. Secara pribadi, saya pikir satu divisi terlalu banyak. Satu Brigade UPDF (Angkatan Pertahanan Rakyat Uganda) akan menyelesaikan pekerjaan itu dengan cepat," katanya.

Pernyataan provokatif terbaru jenderal Uganda muncul ketika Iran sedang terlibat negosiasi damai dengan Amerika Serikat di Islamabad, Iran. Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengatakan kedua pihak sedang bernegosiasi sangat dalam.

"Mereka telah bertemu selama berjam-jam...Kita akan lihat apa yang terjadi. Terlepas dari itu, kita menang...Mungkin mereka membuat kesepakatan; mungkin tidak. Itu tidak masalah. Dari sudut pandang Amerika, kita menang... Kapal-kapal berlayar dan menuju ke negara kita. Kita sedang memuat tanker-tanker besar dengan minyak dan gas...," kata Trump.
(mas)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Ini Detail Cekcok Trump...
Ini Detail Cekcok Trump dan Mohammed bin Salman Gara-gara Perang Iran
Eks Jenderal Zionis:...
Eks Jenderal Zionis: Netanyahu Mengarang Iran Miliki Bom Nuklir untuk Menakuti Publik Israel
AS Pertimbangkan Tarik...
AS Pertimbangkan Tarik Pasukan dari Arab Saudi, Berseteru Gara-gara Perang Iran
Israel Ancam Serang...
Israel Ancam Serang Iran Ketiga Kalinya Meski Sedang Negosiasi dengan AS
Helikopter Angkatan...
Helikopter Angkatan Laut AS Jatuh di Laut Arab, 1 Awak Hilang, Ditembak Iran?
Israel Sebut Mojtaba...
Israel Sebut Mojtaba Jadi Target Pembunuhan, Iran Marah Besar!
Pasokan Minyak Iran...
Pasokan Minyak Iran Kembali Banjiri Pasar Asia, Harga Minyak Dunia Anjlok 4%
Dipicu Kudeta 2021,...
Dipicu Kudeta 2021, Perang Saudara Myanmar Renggut Lebih dari 100 Ribu Jiwa
Menang atas Ekuador...
Menang atas Ekuador di Piala Dunia, Suporter Meksiko Ricuh Tewaskan 4 Orang
Rekomendasi
Sidang Ijazah Jokowi,...
Sidang Ijazah Jokowi, Dokter Tifa Didakwa Pasal Berlapis Pencemaran Nama Baik dan UU ITE
Rekonstruksi Kasus Penganiayaan...
Rekonstruksi Kasus Penganiayaan Sadis Taufik Hidayat di Polda Jabar Digelar Tertutup
Penampakan Taufik Hidayat...
Penampakan Taufik Hidayat Jelang Rekonstruksi Kasus Penyekapan dan Penganiayaan YTR di Bandung
Berita Terkini
Usai Tewaskan 1.300...
Usai Tewaskan 1.300 Orang di Eropa, Gelombang Panas Ekstrem Kini Melanda AS
Gempa Kembar Venezuela...
Gempa Kembar Venezuela Tewaskan 2.295 Orang: Mirip Zona Perang, Bau Mayat Menyengat
Ini Detail Cekcok Trump...
Ini Detail Cekcok Trump dan Mohammed bin Salman Gara-gara Perang Iran
Eks Jenderal Zionis:...
Eks Jenderal Zionis: Netanyahu Mengarang Iran Miliki Bom Nuklir untuk Menakuti Publik Israel
Demi Cinta Bertaruh...
Demi Cinta Bertaruh Nyawa, Pasangan Ini Lamaran di Puncak Gedung Empire State 443 Meter
AS Pertimbangkan Tarik...
AS Pertimbangkan Tarik Pasukan dari Arab Saudi, Berseteru Gara-gara Perang Iran
Infografis
AS Siapkan 100 Hari...
AS Siapkan 100 Hari Lagi untuk Damaikan Rusia dan Ukraina
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved