Setelah Raih Kemenangan, Ini 5 Alasan Iran Tak Mau Berkompromi dalam Perundingan Gencatan Senjata

Minggu, 12 April 2026 - 01:10 WIB
loading...
A A A
Mengingat keunggulan Iran di medan perang, secara alami, jika agresi berlanjut, Iran akan mampu memberikan pukulan yang lebih berat kepada musuh dan meningkatkan biaya musuh, seperti yang dilakukannya dalam enam minggu terakhir dengan cara yang tidak diantisipasi oleh musuh.

Mengingat pilihan Amerika Serikat telah habis, melanjutkan perang akan berarti meningkatkan pengaruh Iran dalam negosiasi di masa depan dan mengamankan konsesi yang lebih besar.

Dengan kata lain, kegagalan di meja perundingan tidak akan menyebabkan posisi Iran melemah. Justru akan menyebabkan posisi Iran menjadi lebih kuat.

5. Memperjuangan 10 Poin Tuntutan

Melansir Press TV, saat pembicaraan akan dimulai di Islamabad, rezim Israel terus membombardir Lebanon, yang merupakan pelanggaran terang-terangan terhadap perjanjian gencatan senjata, sebagaimana diuraikan dengan jelas dalam proposal 10 poin.

Jadi, mengapa Iran tidak menyerang Israel sementara Israel terus melakukan agresi terhadap Lebanon?

Jawabannya ada dua. Pertama, prasyarat untuk memulai negosiasi adalah penghentian serangan Israel terhadap Lebanon, dan sejauh ini, karena syarat ini belum terpenuhi sepenuhnya, pembicaraan belum dimulai. Negosiasi itu sendiri telah dikondisikan pada penghentian aksi militer Israel terhadap rakyat dan perlawanan di Lebanon.

Kedua, dan lebih strategis, mengamankan penghentian serangan rezim terhadap Lebanon secara permanen memiliki nilai yang lebih besar daripada serangan rudal Iran.

Satu serangan militer, sekuat apa pun, tidak dapat menandingi bobot strategis dari gencatan senjata yang tahan lama yang melindungi Lebanon dan memperkuat posisi perlawanan.

Jadi, ketika kedua delegasi bertemu di Islamabad, penilaian Iran menawarkan gambaran yang jelas tentang bagaimana mereka memandang pembicaraan ini, di mana pihak Iran yang terkemuka dipimpin oleh Ketua Parlemen Mohammad Baqer Qalibaf dan termasuk, antara lain, Menteri Luar Negeri Abbas Araghchi.

Ini bukanlah negosiasi antara pihak yang setara yang mencari kompromi. Ini adalah negosiasi di mana satu pihak datang sebagai pemenang, berupaya untuk mengkonsolidasikan keuntungan dari perang yang dimenangkannya.

Prasyarat telah ditetapkan. Garis merah telah ditarik. Dan jika hasil perlawanan tidak diberikan di meja perundingan, perang akan berlanjut – sekali lagi dengan syarat-syarat Iran.
(ahm)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Trump Ancam Tak Tolong...
Trump Ancam Tak Tolong Negara-negara NATO karena Tolak Bantu AS Melawan Iran
Aktivis Zionis: 15 Tahun...
Aktivis Zionis: 15 Tahun Lagi, Israel Akan Perang dengan Mesir
5 Poin Penting Perundingan...
5 Poin Penting Perundingan Damai Iran-AS Putaran Pertama, dari Pencairan Aset hingga Lebanon
Menteri Zionis Tolak...
Menteri Zionis Tolak Gencatan Senjata: Lebanon Seharusnya Jadi Arena Bermain Israel
Iran Dapat Rp5.360 Triliun...
Iran Dapat Rp5.360 Triliun Jadi Inti Kesepakatan dengan AS, tapi Siapa yang Bayar?
Rusia Tuding NATO Akan...
Rusia Tuding NATO Akan Gelar Operasi Barbarossa Hitler pada 2030, Apakah Akan Berhasil?
80 Juta Barel Minyak...
80 Juta Barel Minyak Siap Tumpah ke Pasar Dunia, 40 Kapal Tanker Antre Keluar dari Selat Hormuz
Delegasi Iran Berangkat...
Delegasi Iran Berangkat ke Swiss Negosiasi dengan AS, Perang Bakal Berakhir?
Mengejutkan! 92% Warga...
Mengejutkan! 92% Warga Israel Yakin Negaranya Kalah Perang Lawan Iran
Rekomendasi
Penahanan Roy Suryo...
Penahanan Roy Suryo dan Dokter Tifa Ditangguhkan Kejaksaan, Kapolri: Kewajiban Kami Telah Selesai
Widyawati Pantau Tio...
Widyawati Pantau Tio Pakusadewo dari Grup WA, Bersyukur Kondisinya Kini Membaik
Hasil Munas Alim Ulama...
Hasil Munas Alim Ulama dan Konbes NU Disambut Positif PWNU Aceh
Berita Terkini
Wanita Ini Dihujat karena...
Wanita Ini Dihujat karena Sebut Islam Organisasi Teroris, Sekarang Malah Dapat Donasi Rp2,5 Miliar
Viral, Robot China Ini...
Viral, Robot China Ini Mengemis di Jalan untuk Bayar Listrik
Trump Ancam Tak Tolong...
Trump Ancam Tak Tolong Negara-negara NATO karena Tolak Bantu AS Melawan Iran
Keir Starmer, PM yang...
Keir Starmer, PM yang Baik, tapi Kenapa Dibenci?
Aktivis Zionis: 15 Tahun...
Aktivis Zionis: 15 Tahun Lagi, Israel Akan Perang dengan Mesir
Tuduh AS Biang Kisruh,...
Tuduh AS Biang Kisruh, Kim Jong-un: Korut Akan Jalankan Posisinya sebagai Negara Nuklir
Infografis
5 Alasan Perdamaian...
5 Alasan Perdamaian Amerika Serikat dan Iran Sulit Terwujud
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved