Mantan Menteri Gaddafi: Iran Tak Boleh Ulangi Kesalahan Libya dengan Mempercayai AS

Sabtu, 11 April 2026 - 21:40 WIB
loading...
A A A
“Saya percaya Iran tulus dalam upaya mereka untuk menemukan solusi… Bagi Amerika, ini bukan diplomasi perdamaian atau penyelesaian konflik, melainkan pengendalian eskalasi,” katanya.

Bagi Washington, "sebenarnya sangat menguntungkan untuk terus menimbulkan kekacauan di kawasan ini untuk memastikan bahwa setiap kekuatan regional yang sedang bangkit berada di bawah kendali... bahwa kawasan ini tidak pernah bersatu," tegas mantan menteri yang sekarang menjabat sebagai sekretaris eksekutif African Legacy Foundation.

"Amerika datang ke negosiasi ini dengan harapan menemukan cara untuk mempertahankan konflik, tetapi tidak separah beberapa minggu terakhir, sehingga mereka dapat menjaga citra mereka dan menemukan cara lain – ekonomi, politik, diplomatik – untuk menghukum Iran dan teman-teman mereka di kawasan itu," tambahnya.

Ibrahim menasihati pihak berwenang di Teheran "untuk sangat berhati-hati, tidak mempercayai rencana Amerika untuk perdamaian dan tidak pernah melepaskan kedaulatan dan pencegahan" selama pembicaraan.

"Libya memang negara Afrika yang sangat kuat, sangat stabil, tetapi karena kita percaya untuk sekali ini bahwa mungkin kita dapat memiliki beberapa hubungan persahabatan dengan Barat… kita membayar harga yang sangat mahal," katanya, mendesak Iran untuk mengambil pelajaran dari ini.
(ahm)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
10 Juta Rakyat Iran...
10 Juta Rakyat Iran Hadiri Pemakaman Khamenei, Bendera Merah Dikibarkan
Siapa Charles Q. Brown...
Siapa Charles Q. Brown Jr? Jenderal AS yang Dipecat Trump Kritik Pemanfaatan Militer untuk Misi Politik
5 Alasan Pemakaman Ayatollah...
5 Alasan Pemakaman Ayatollah Khamenei Ditunda 4 Bulan, Memperkuat Persatuan dan Revolusioner Iran
Lebih dari 5.000 Sekolah...
Lebih dari 5.000 Sekolah Buka Pintu bagi Para Peziarah Pemakaman Khamenei
Militer Israel Akhiri...
Militer Israel Akhiri Misi Brigade Givati di Lebanon Selatan setelah 8 Bulan
Trump Sebut Iran Ingin...
Trump Sebut Iran Ingin Selesaikan Masalah, AS Beri Waktu untuk Pemakaman Khamenei
Kemlu: Dubes RI untuk...
Kemlu: Dubes RI untuk Iran Hadiri Pemakaman Ali Khamenei
Gempa Venezuela: Korban...
Gempa Venezuela: Korban Tewas Bertambah Jadi 1.719 Orang, Ribuan Masih Hilang
Trump Klaim Bikin Iran...
Trump Klaim Bikin Iran Tak Berkutik: Kita Hancurkan Rudal Iran
Rekomendasi
BTS Jadi Tamu Kehormatan...
BTS Jadi Tamu Kehormatan Argentina Jelang Konser Oktober Mendatang
Makna Basmalah dan Tafsirnya...
Makna Basmalah dan Tafsirnya dalam Islam, Ini Arti Bismillahirrahmanirrahim
AHY Serahkan Penentuan...
AHY Serahkan Penentuan Logo HUT ke-25 Partai Demokrat ke Publik, Ini Alasannya
Berita Terkini
Gelombang Panas Ganggu...
Gelombang Panas Ganggu Perayaan Kemerdekaan AS ke-250
10 Juta Rakyat Iran...
10 Juta Rakyat Iran Hadiri Pemakaman Khamenei, Bendera Merah Dikibarkan
Houthi Ancam Saudi,...
Houthi Ancam Saudi, Riyadh Janji Beri Respons Keras!
Siapa Charles Q. Brown...
Siapa Charles Q. Brown Jr? Jenderal AS yang Dipecat Trump Kritik Pemanfaatan Militer untuk Misi Politik
5 Alasan Pemakaman Ayatollah...
5 Alasan Pemakaman Ayatollah Khamenei Ditunda 4 Bulan, Memperkuat Persatuan dan Revolusioner Iran
Lebih dari 5.000 Sekolah...
Lebih dari 5.000 Sekolah Buka Pintu bagi Para Peziarah Pemakaman Khamenei
Infografis
7 Alasan Dunia Tak Menghukum...
7 Alasan Dunia Tak Menghukum Trump dan Netanyahu meski AS-Israel Bom Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved